Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Fakta Ledakan Rumah di Semarang: dari Bubuk Petasan hingga Siswa SD Tewas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Fakta Ledakan Rumah di Semarang: dari Bubuk Petasan hingga Siswa SD Tewas

R. Izra
Last updated: Maret 22, 2026 10:00 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi ledakan.
Ilustrasi ledakan.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Warga Semarang digegerkan ledakan keras dari sebuah rumah di Kampung Pondok, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Jumat (20/3/2026) dini hari.

Insiden ini berujung duka: seorang bocah SD berusia 9 tahun, Gilang, meninggal dunia. Biar nggak simpang siur, ini rangkuman fakta-fakta pentingnya.

Kronologi Kejadian

Ledakan pertama kali dilaporkan lewat aplikasi layanan masyarakat. Kapolsek Gayamsari, Kompol Yuna Ahadiyah, bilang petugas langsung meluncur ke lokasi.

“Dari laporan masuk, anggota langsung ke TKP. Ternyata ledakannya cukup besar dan ada korban,” jelasnya.

Begitu sampai di lokasi, polisi menemukan kondisi rumah sudah rusak parah. Tim Inafis langsung turun untuk olah TKP dan penyelidikan awal.

Korban Jiwa & Luka

1 korban meninggal: Gilang (9), siswa SD

2 orang lainnya mengalami luka-luka

Korban ditemukan di bagian ruang tengah rumah, lalu dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, ledakan diduga berasal dari bahan petasan. Meski begitu, polisi masih terus mendalami penyebab pastinya.

Dampak Ledakan

Nggak cuma soal korban, dampaknya juga cukup parah:

  • Atap dan langit-langit rumah ambrol
  • Struktur rumah rusak berat
  • Kaca rumah di sekitar lokasi ikut pecah
  • Warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah

Situasi sempat ramai karena banyak warga mendekat ke lokasi.

Lokasi Dipasangi Garis Polisi,  Kasus Masih Didalami

Untuk proses penyelidikan, aparat langsung memasang garis polisi di area rumah. Akses warga pun dibatasi sementara.

Sampai sekarang, polisi masih menyelidiki:

  • Sumber pasti ledakan
  • Bagaimana bahan petasan bisa ada di dalam rumah
  • Apakah ada unsur kelalaian atau faktor lain

Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menyampaikan bahwa satu korban meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka ringan, serta memastikan lokasi telah diamankan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyimpan maupun merakit petasan secara mandiri karena berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Kasus ini jadi pengingat serius kalau bahan petasan itu nggak bisa dianggap remeh, risikonya real banget. (*)

You Might Also Like

Urusan Pajak, Jateng Naik Podium Nasional

Modus Nikah Siri Bermodal Rp100 Ribu, Pengasuh Ponpes Dibui

Biaya Produksi Naik, Pedagang Pilih Kurangi Keuntungan

Waroeng Semawis Comeback! Kuliner Malam Pecinan Semarang Bikin Wali Kota Ikut Jajan

PLN Group Gandeng Kejari Sleman, Perkuat Benteng Hukum Buat Bisnis Makin Aman

TAGGED:bubuk petasanheadlineledakanledakan petasanSemarangsiswa sdtewas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lebaran di Lapas Purwodadi: 157 Warga Binaan Dapat “Diskon Hukuman”, Tiga Langsung Bebas
Next Article Dikabarkan Menghilang dari Rutan Jelang Lebaran, Simak Fakta Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tren Positif Berlanjut, Gol Telat Hari Nur Selamatkan PSIS

GIIAS Semarang 2026 Kembali Digelar

Luthfi: Solar buat Melaut, Bukan Ditimbun

SIDANG TUNTUTAN--Bupati Pati Sudewo (memakai rompi tahanan) berjalan menuju mobil tahanan usai mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/9/2026). (bae)

Sudewo Gak Bisa Jadi Pejabat Lagi?KPK Tambahkan Tuntutan Pencabutan Hak Dipilih

RICUH--Massa pendukung Bupati Sudewo tampak menunjuk-nunjuk jaksa KPK usai sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/9/2026). (bae)

Pendukung Sudewo Ngamuk, Berusaha Serang Jaksa di Ruang Sidang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Hukum

BREAKING NEWS: Kader Gerindra Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK

April 11, 2026
BERTEKUK LUTUT - Kiai Ashari, yang telah memperkosa 50 santriwati, dipaksa bertekuk lutut setelah ditangkap polisi di Wonogiri, Kamis (7/5/2026). (ist)
Hukum

BREAKING NEWS: Ashari Kiai Cabul Pati Ditangkap di Wonogiri, Pelarian Sang Wali Berakhir

Mei 7, 2026
Wali Kota Solo, Respati Ardi, menerima cedera mata dari Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di Loji Gandrung, Jumat (14/1/2026).
Daerah

Sajikan Kuliner Khas Solo, Respati Jajaki Kolaborasi Kota Berseri Bareng Wakil Walkot Bogor

Januari 16, 2026
Mediator memfasilitasi pekerja dan perusahaan Suara Merdeka lewat tripartit di ruang Disnaker Kota Semarang, Senin (26/1/2026). (ist)
Info

5 Pekerja Media Tertua di Jateng Siap Tempuh PHI, Rundingan di Disnaker Semarang Gagal

Januari 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Fakta Ledakan Rumah di Semarang: dari Bubuk Petasan hingga Siswa SD Tewas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?