BACAAJA, SEMARANG- Kreativitas di dunia digital kembali membuktikan dampaknya. Program Festival Karakter Pelajar 2026 yang digelar Universitas STEKOM pada 22-25 Juni 2026 di Kabupaten Wonosobo dan Temanggung berhasil menghadirkan manfaat nyata bagi promosi wisata daerah setempat.
Salah satu peserta, Falsa Sya’bana Khoiri Putri, konten kreator asal Purworejo, sukses menarik perhatian publik lewat video reels yang menampilkan keindahan Waduk Wadaslintang beserta wisata perahu yang menjadi daya tarik kawasan tersebut.
Video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya itu mencatat sekitar 500 ribu tayangan dan lebih dari 10 ribu tanda suka (like). Tak berhenti di angka-angka media sosial, viralnya konten tersebut juga berdampak langsung terhadap kunjungan wisata.
Baca juga: Jateng Targetkan 1.000 Desa Wisata + 1.000 Kreator di 2027
Pengelola wisata perahu Waduk Wadaslintang, Muslihun, mengaku jumlah wisatawan meningkat setelah video Falsa ramai dibagikan warganet. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Falsa yang telah mempromosikan wisata Waduk Wadaslintang melalui media sosial,” ucap Muslihun.
Pihaknya juga berterima kasih kepada Universitas STEKOM yang melalui Festival Karakter Pelajar telah menghadirkan peserta untuk berkarya dan membantu memperkenalkan destinasi wisata kami. Setelah video tersebut viral, jumlah pengunjung wisata perahu menjadi lebih ramai dibanding sebelumnya,” ujarnya.
Rektor Universitas STEKOM, Dr Joseph Teguh Santoso, SKom, Mkom, mengatakan, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa karya digital anak muda mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kreativitas Peserta
Menurutnya, Festival Karakter Pelajar memang dirancang bukan sekadar mengasah kreativitas peserta, tetapi juga mendorong mereka menghasilkan konten yang berdampak bagi lingkungan sekitar.
“Syukurlah apabila karya peserta Festival Karakter Pelajar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami berharap konten kreatif yang dibuat para peserta tidak hanya menjadi hiburan di media sosial, tetapi juga mampu membantu memperkenalkan potensi daerah, meningkatkan kunjungan wisata, dan pada akhirnya mendorong aktivitas perekonomian masyarakat desa secara keseluruhan,” ujar Joseph.
Dirinya berharap semakin banyak generasi muda memanfaatkan media digital sebagai sarana memperkenalkan potensi lokal Indonesia.
Festival Karakter Pelajar sendiri menjadi salah satu program Universitas STEKOM yang menggabungkan pendidikan karakter, kreativitas, dan kepedulian sosial.
Baca juga: Viral Kelas Internasional! Tarian Bocah Kuansing di Ujung Perahu Disorot Klub PSG
Melalui kegiatan tersebut, para peserta didorong menghasilkan karya digital yang tak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, termasuk mempromosikan wisata dan budaya daerah.
Keberhasilan konten Falsa menjadi contoh bahwa media sosial bisa menjadi alat promosi yang efektif ketika dipadukan dengan kreativitas dan narasi yang tepat.
Bagi destinasi wisata lokal, satu unggahan yang menarik bisa membuka pintu bagi ribuan orang untuk datang, berkunjung, dan ikut menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat.
Di era media sosial, kadang satu video berdurasi 30 detik bisa bekerja lebih cepat daripada promosi berbulan-bulan. Bukan karena algoritma semata, tapi karena cerita yang dikemas dengan kreatif memang selalu menemukan jalannya sendiri menuju perhatian publik. (tebe)

