Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Targetkan 1.000 Desa Wisata + 1.000 Kreator di 2027
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Jateng Targetkan 1.000 Desa Wisata + 1.000 Kreator di 2027

Kalau selama ini desa cuma jadi “latar foto”, ke depan bisa jadi panggung utama. Pemprov Jateng lagi pasang target ambisius: bikin ribuan desa wisata sekaligus “mencetak” konten kreator biar promosinya nggak cuma bagus, tapi juga viral.

T. Budianto
Last updated: April 29, 2026 11:08 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
EVENT WISATA: Ribuan wisatawan menghadiri pergelaran Dieng Culture Festival (DCF) XIV Tahun 2024 di Kompleks Candi Arjuna, Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng, Desa Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jateng, Agustus tahun lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng mulai geser strategi. Pariwisata desa dan ekonomi kreatif disiapkan jadi “mesin baru” buat dorong pertumbuhan ekonomi di 2027.

Lewat Rencana Kerja Pemerintah Derah (RKPD) 2027, targetnya nggak main-main: 1.000 desa wisata dan 1.000 konten kreator lokal. Kombinasi yang diharapkan bisa bikin potensi daerah nggak cuma berkembang, tapi juga punya panggung di dunia digital.

Baca juga: Blankspot Jadi Hotspot: Internet Gratis Pemprov Jateng Bikin Desa Wisata Makin Hits

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, bilang konsepnya bukan sekadar bangun destinasi, tapi bikin ekosistem yang saling nyambung, dari desa, konten, sampai promosi.

“Kami siapkan desa wisata yang terintegrasi, dan didukung kreator lokal untuk memperkuat promosi,” ujarnya saat Musrenbang Jateng di Semarang, Selasa (28/4/2026).

Artinya, bukan cuma destinasi yang dibangun, tapi juga “orang-orang di balik layar” yang bikin tempat itu dikenal. Selain itu, arah pariwisatanya juga dibikin lebih inklusif dan ramah muslim.

Ekonomi Syariah

Jadi bukan cuma estetik buat foto, tapi juga nyaman buat semua kalangan, mulai dari perempuan, anak-anak, sampai penyandang disabilitas. Nggak berhenti di pariwisata, program ini juga disambungkan dengan penguatan ekonomi syariah. Lewat program “Kecamatan Berdaya”, pemerintah pengin layanan dan pemberdayaan masyarakat lebih dekat ke level bawah.

Dari pusat, langkah ini dapat lampu hijau. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto menilai Jateng punya modal kuat, baik dari sisi fiskal maupun inovasi. Menurutnya, Jateng sudah mulai keluar dari pola lama yang terlalu bergantung pada pusat, dan mulai serius menggarap potensi ekonomi kreatif.

Baca juga: Paket Wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening Dimatangkan

Hal senada juga disampaikan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy. Ia melihat Jateng punya posisi strategis, apalagi dengan berkembangnya kawasan industri dan KEK.

Kalau dikombinasikan dengan sektor pariwisata, Jateng bisa jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, nggak cuma regional, tapi juga nasional.  Musrenbang ini juga melibatkan banyak pihak, dari kepala daerah se-Jateng sampai forum anak dan disabilitas. Tujuannya biar rencana pembangunan nggak cuma bagus di atas kertas, tapi juga nyambung sama kebutuhan nyata di lapangan.

Targetnya sudah jelas: desa jadi destinasi, warga jadi kreator, ekonomi ikut naik. Tinggal satu yang belum pasti, apakah semua ini benar-benar bikin warga desa naik kelas, atau cuma bikin kontennya yang viral duluan. (tebe)

You Might Also Like

Daftar Korban Akibat Demonstrasi di Akhir Agustus 2025: 10 Orang Meninggal, Ribuan Luka dan Ditangkap

Batik Pegon Difabel Kebumen Tembus Panggung Dunia

Gaji Guru Cuma Rp200 Ribuan? DPR Desak Pemerintah Revisi Aturan BOS, Digitalisasi Sekolah Harus Merata!

Final Tanpa Rival: Sujarwanto Calon Tunggal Ketum KONI Jateng 2025-2029

Seru! DPR Ajak 16 Organisasi Mahasiswa Ngobrol Bareng soal Aksi Demo Agustus 2025

TAGGED:desa wisataekonomi daerahheadlinepemrpov jatengwisata jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tak Sekadar Dilestarikan, Budaya Semarang Dihidupkan untuk Masa Depan Wisata
Next Article Penumpang bersiap menaiki bus listrik armada BRT Trans Semarang. Serius Benahi Transportasi Umum, Trans Semarang Jadi Andalan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Prestasi Aman, Regenerasi Jadi Fokus

MBG di Klaten Bikin Heboh: Makan Gratis, Bonus Mual?

PSIS Siap Ganggu Mimpi PSS di Sleman

Ketua DPC Peradi SAI Semarang, Luhut Sagala (tengah) saat diskusi publik di kantor Bacaaja.co.

Peradi SAI Semarang Sorot Potensi Kericuhan Aksi May Day, Singgung Risiko Salah Tangkap

Nggak Cuma Nimbang Bayi, Posyandu Sekarang Ikut Ngurus Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Mau Haji Gratis Tapi Nggak Mau Kerja? 13 Petugas Dicoret

Januari 29, 2026
Ekonomi

Pasar Ikan Rejomulyo Come Back

Januari 26, 2026
Daerah

Hadapi Nataru, Sampah Jadi Musuh Bersama

Desember 12, 2025
Rangkaian gerbong Kereta Api (KA) Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen anjlok di Bumiayu, Senin (6/4/20206).
Unik

Kereta Anjlok di Bumiayu, Dua Rute KA dari Semarang Batal Berangkat

April 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Targetkan 1.000 Desa Wisata + 1.000 Kreator di 2027
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?