Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tahun Ajaran Baru, Seragam Sekolah Diburu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Tahun Ajaran Baru, Seragam Sekolah Diburu

T. Budianto
Last updated: Juli 9, 2026 2:23 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
BERBURU SERAGAM: Pembeli memilih seragam sekolah di salah satu toko grosir di kawasan Pasar Johar, Kota Semarang, Kamis (9/7/2026). Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, permintaan seragam sekolah menunjukkan peningkatan. (Foto: dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Deretan seragam sekolah berwarna putih-merah, putih-biru, hingga putih-abu mulai memenuhi rak-rak toko perlengkapan sekolah di toko Grosir Sakura yang berlokasi di kawasan Pasar Johar Kota Semarang.

Memasuki masa penerimaan peserta didik dan menjelang dimulainya tahun ajaran baru, aktivitas belanja perlengkapan sekolah memang mulai meningkat. Namun, suasana tersebut belum sepenuhnya mampu mengembalikan ramainya penjualan seperti tahun sebelumnya.

Pemilik toko, Khilmana Tasyakura (24) mengatakan, permintaan seragam mulai berdatangan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD hingga SMA/SMK. Meski demikian, jumlah pembeli masih belum sebanyak tahun lalu. “Kalau dibandingkan tahun lalu, pembelinya masih lebih banyak tahun lalu. Tahun ini ada peningkatan, tetapi omzetnya masih terasa menurun,” ujarnya. Kamis (9/7/2026).

Baca juga: Pelajar Setingkat SD-SMA di Jateng akan Belajar Koperasi, Mulai Ajaran Baru Tahun Ini

Menurut Khilmana, salah satu penyebabnya adalah kenaikan harga bahan baku tekstil yang membuat harga jual seragam ikut menyesuaikan. Kenaikan tersebut bervariasi, tergantung jenis bahan dan biaya produksinya. “Kenaikan harga itu menyesuaikan dari bahan. Karena harga tekstil naik, otomatis harga jual juga ikut naik,” katanya.

Di sisi lain, ia menilai persaingan dengan toko online juga memengaruhi pola belanja masyarakat. Banyak konsumen awalnya tergiur harga murah di marketplace, tetapi akhirnya memilih datang langsung ke toko setelah mempertimbangkan kualitas bahan.

“Banyak yang bilang di online lebih murah. Tapi setelah mereka pegang langsung bahannya, mereka jadi paham kalau kualitas premium memang berbeda. Akhirnya banyak yang tetap memilih beli langsung,” jelasnya.

Seragam OSIS dan Pramuka menjadi produk yang paling banyak dicari menjelang masuk sekolah. Selain itu, perlengkapan lain seperti baju adat Jawa juga mulai diminati karena sejumlah sekolah memiliki agenda mengenakan pakaian adat secara berkala.

“Yang paling ramai tetap seragam OSIS dan Pramuka. Selain itu sekarang mulai banyak yang cari baju adat Jawa, seperti lurik, surjan, sampai rok plisket karena dipakai untuk kegiatan sekolah,” tuturnya.

Takut Kehabisan

Salah seorang pembeli, Fitrotul Ainilail (36), mengaku sengaja berbelanja lebih awal agar tidak kehabisan stok maupun terburu-buru menjelang hari pertama sekolah. “Saya beli sekarang karena takut kehabisan, kalau belinya mepet masuk sekolah. Saya beli dua stel seragam, putih abu-abu dan Pramuka,” katanya.

Tak hanya seragam, ia juga menyiapkan perlengkapan sekolah lainnya yang sudah tidak layak digunakan. “Nanti juga beli sepatu karena sudah kekecilan, terus sabuk sama hasduk,” ujarnya.

Meski menyadari harga seragam mengalami kenaikan dibanding sebelumnya, Fitrotul mengaku tetap memilih berbelanja di toko tersebut karena kualitas barang dan pilihan produknya yang lengkap.

Baca juga: RUU Sisdiknas, Wajib Belajar Jadi 13 Tahun

“Kalau kenaikan harga pasti ada. Tapi di sini harganya masih pas, barangnya juga lengkap, jadi bisa sekalian pilih sesuai kebutuhan,” Katanya. Ia juga lebih percaya beli di toko langsung dari pada beli di online. Menurutnya beli ke toko langsung bisa memilih yang sesuai dan yang diinginkan.

Musim sekolah memang selalu punya cerita yang sama. Anak-anak sibuk menyiapkan semangat belajar, orang tua sibuk menghitung isi dompet. Di tengah gempuran diskon marketplace, ternyata banyak yang tetap percaya satu hal: seragam boleh sama, tapi soal kualitas, sentuhan tangan saat meraba masih lebih meyakinkan daripada sekadar melihat foto di layar ponsel. (dul)

You Might Also Like

Menkomdigi Beberin “Bisnis Gelap” di Balik Live Streaming Demo, Nyambung ke Judi Online!

Iran Gak Tinggal Diam, Balas Serangan Israel-AS: Serang Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

Sawah Ngebut, Lumbung Aman: Jateng 2025 Tembus Target

Jalur Utama ke Dieng via Banjarnegara Lumpuh, Putus Diterjang Longsor

Kontingen Jateng Siap Berlaga di Pornas Korpri 2025, Sekda: Main Jujur dan Sportif!

TAGGED:headlinepemkot semarangtahun ajaran baru
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article RINGANKAN BEBAN - Warga Temanggung ngobrol santai dengan Bupati Agus Gondrong di Rumah Singgah milik Pemkab Temanggung. Rumah Singgah Pemkab Temanggung di Semarang dan Jogja jadi jujugan warga yang sedang berobat di dua kota tersebut. Setahun Rumah Singgah Temanggung, Jadi Andalan Pasien saat Berobat ke Semarang dan Jogja
Next Article Dari Cangkang Jadi Cuan, Mahasiswa Upgris Intip Cara Limbah Naik Kelas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Ardiansyah.

Jampidsus Akui Rumah di Sentul Miliknya, Uang dan 74 Kg Emas Juga?

Peneliti Puskampol Indonesia, Andy Suryadi.

Pengamat: ‘Perang’ Antaraparat Untungkan Publik, tapi Bikin Was-was

POLISI SADIS - Anggota Polres Tegal Kota Aiptu Nurudin terancam dipecat, setelah menyiksa secara brutal istri sirinya.

Polisi Penyiksa Istri Terancam Dipecat! Aiptu Nurudin Jalani Sidang Etik

DAPUR MARHAEN--Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Messy Widiastuti (kanan) turun lansung bersama tim membagikan makanan gratis dalam program rutin Dapur Marhaen, Jumat (10/7/2026). (wnu)

Dapur Marhaen Keluar Kandang, Makanan Gratis Dibagikan ke Pinggiran Kota

Ilustrasi kendaraan taktis (rantis) Baracudda milik Polri, dengan pengawalan ketat Brimob.

Polisi Geledah Lokasi ke-13, Polda Metro Jaya Dijaga Ketat Brimob

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Puan Sentil Pejabat, Jangan Tunggu KPK Datang Baru Sadar

November 4, 2025
Info

Ansor Semarang Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan

Juli 5, 2026
Ekonomi

Gubernur: Stok Elpiji Jateng Lagi “Overload”

April 8, 2026
Info

Proyek Giant Sea Wall Pantura Dimulai

Mei 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tahun Ajaran Baru, Seragam Sekolah Diburu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?