Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Lulus Diklat, Manajer Kopdes Langsung Turun Lapangan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Lulus Diklat, Manajer Kopdes Langsung Turun Lapangan

Nugroho P.
Last updated: Agustus 1, 2026 8:35 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi peserta Latsarmil caon manajer KDMP.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Ribuan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) akhirnya menuntaskan seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan. Setelah dibekali materi bela negara hingga kemampuan mengelola koperasi, mereka kini bersiap diterjunkan ke berbagai daerah.

Penutupan program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) digelar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2026). Upacara dipimpin langsung Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Tri Budi Utomo.

Tri Budi menyatakan seluruh proses pendidikan resmi berakhir setelah berlangsung lebih dari satu bulan sejak pertengahan Juni lalu.

Program tersebut dibagi menjadi dua tahapan. Peserta lebih dulu mengikuti pelatihan bela negara, kemudian melanjutkan pembekalan manajerial agar siap mengelola koperasi maupun kampung nelayan.

Awalnya, pemerintah menargetkan sebanyak 35.476 peserta mengikuti program ini. Jumlah itu terdiri atas calon manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.

Namun, yang benar-benar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan tercatat sebanyak 33.785 orang. Sementara 1.691 peserta lainnya tidak hadir.

Seluruh peserta yang menyelesaikan pelatihan dinyatakan lulus. Mereka terdiri dari 28.626 calon manajer Kopdes Merah Putih dan 5.159 calon manajer Kampung Nelayan Merah Putih.

Tri Budi memberikan apresiasi kepada seluruh instruktur, pelatih, pembina, hingga panitia yang terlibat dalam penyelenggaraan diklat tersebut.

Ia juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan.

Menurutnya, program ini bukan sekadar mengajarkan kemampuan teknis mengelola koperasi. Peserta juga ditempa agar memiliki jiwa kepemimpinan, integritas, disiplin, dan semangat bela negara.

Selain itu, mereka dibekali berbagai materi mulai dari tata kelola organisasi, penguatan sumber daya manusia, hingga strategi mengembangkan koperasi secara profesional.

Bekal tersebut diharapkan menjadi modal saat para lulusan mulai memimpin koperasi di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan para lulusan tidak akan menunggu lama untuk mulai bekerja.

Menurutnya, ribuan manajer yang telah lulus segera ditempatkan di koperasi yang sudah siap beroperasi.

Pada tahap awal, penempatan dilakukan di 1.021 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah aktif menjalankan kegiatan.

Sementara itu, pembangunan koperasi di berbagai daerah juga terus berjalan. Hingga akhir Juli, sebanyak 18.672 koperasi telah selesai dibangun, sedangkan 3.558 lainnya masih dalam proses penyelesaian.

Pemerintah berharap keberadaan para manajer baru bisa mempercepat operasional koperasi sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat desa.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan memastikan pembinaan terhadap lulusan SPPI tidak berhenti setelah pelatihan selesai.

Tri Budi menegaskan pihaknya akan terus memantau kinerja para manajer saat sudah bertugas di lapangan.

Menurutnya, kedisiplinan dan karakter yang dibangun selama pendidikan harus tetap dijaga ketika mereka mulai memimpin koperasi di daerah masing-masing.

Kemenhan pun memandang para lulusan SPPI sebagai bagian dari aset sumber daya manusia yang akan terus dibina untuk mendukung berbagai program pembangunan nasional di masa mendatang. (*)

You Might Also Like

Terburuk Sepanjang Sejarah! Rupiah Makin Lemah, Jebol Rp18.000 per Dolar AS

Cik Mel Merengek sampai Tersungkur di Depan Hakim, Dituntut 8,5 Tahun karena Korupsi

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

Sikat Uang Mertua Rp2,25 Miliar, Menantu Dipenjara 3 Tahun

Demi Kamu Bisa Tidur di Kereta, Ada yang Rela Gempor Jalan Kaki

TAGGED:kdmpmanajer koperasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article URI Baru Jalan, Dasar Hukumnya Mulai Dipertanyakan
Next Article Fahri Dorong Sidang Etik Khusus Pejabat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RUMAH MAKAN: Rumah makan legendaris Ayam Goreng Suharti di Krapyak, Kota Semarang. (ist)

Kabar Duka, Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Perangkat Desa Harus Mengundurkan Diri setelah Ditetapkan sebagai Calon Kades

ILUSTRASI: Kereta api sedang melaju di wilayah Daop 4 Semarang. (ist)

Cara Batalkan Tiket Kereta Api via Aplikasi Tanpa Harus ke Stasium

Ilustrasi anak terdampak kabut asap karhutla.

Asap Karhutla Bukan Cuma Bikin Sesak Napas, FK UI: Dampaknya Bisa Hantui Anak hingga Dewasa

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada awak media seusai melaksanakan salat Jumat di Masjid Jami Ar-Ridho, Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (30/10/2026). (Dok Setwapres)

MA Batalkan Suket Penyetaraan Ijazah, Gibran Tak Layak Jadi Wapres? Denny Indrayana: Mundur!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Baru 64 Persen Koperasi Merah Putih di Jateng yang Beroperasi

Oktober 14, 2026
DISKUSI PUBLIK--Direktur WALHI Jateng, Fahmi Bastian (dua dari kanan) dan beberapa orang lain sesang diskusi di Dieng, Banjarnegara. (ist)
Info

Listrik Jateng Surplus 2.000 MW, Mengapa Proyek Geotermal Terus Dikebut?

September 10, 2026
Info

1,2 Juta NIK Diduga Bocor, Pemprov Bilang Aman: “Belum Ada Korban”

Juli 23, 2026
KASUS TPPU--Tim jaksa penuntut umum (sisi kiri) mengikuti sidang kasus TPPU dengan terdakwa Gus Yazid (kemeja hijau), di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)
Hukum

Jaksa Tak Terima Gus Yazid Dihukum Ringan Setahun Bui, Nyatakan Banding

September 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lulus Diklat, Manajer Kopdes Langsung Turun Lapangan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?