Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: URI Baru Jalan, Dasar Hukumnya Mulai Dipertanyakan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

URI Baru Jalan, Dasar Hukumnya Mulai Dipertanyakan

Nugroho P.
Last updated: Agustus 1, 2026 8:30 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Universitas Republik Indonesia.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Peluncuran Universitas Republik Indonesia (URI) masih memunculkan tanda tanya. Sejumlah kalangan akademisi menilai pemerintah perlu menjelaskan lebih rinci dasar hukum hingga tujuan utama pembentukan kampus baru tersebut.

Sorotan itu datang dari pakar kebijakan publik Universitas Indonesia (UI), Lina Miftahul Jannah. Menurutnya, sebuah lembaga baru semestinya dibangun dengan fondasi hukum yang jelas sebelum mulai menjalankan aktivitas.

Lina menilai langkah pemerintah melantik gubernur dan wakil gubernur URI lebih dulu justru menimbulkan banyak pertanyaan.

Menurut dia, setiap organisasi harus memiliki arah yang jelas sejak awal, mulai dari visi, misi, hingga tujuan yang ingin dicapai.

Ia mengingatkan, jangan sampai struktur organisasi dibentuk lebih dulu, sementara arah kebijakan dan fungsi lembaga belum benar-benar matang.

“Yang harus dijelaskan lebih dulu adalah untuk apa lembaga itu dibentuk. Jangan sampai tujuan organisasi malah mengikuti siapa yang memimpinnya,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).

Selain mempertanyakan tujuan pendirian, Lina juga menyoroti aspek legalitas URI yang hingga kini dinilai belum dipaparkan secara terbuka.

Menurutnya, publik perlu mengetahui apakah pembentukan universitas tersebut didasarkan pada peraturan pemerintah, keputusan presiden, atau regulasi lain yang memiliki kekuatan hukum.

Kejelasan payung hukum dinilai penting agar posisi URI sejajar dengan perguruan tinggi lain dan tidak menimbulkan persoalan administrasi di kemudian hari.

Lina juga menyinggung soal tata kelola lembaga yang masih belum tergambar secara utuh.

Pasalnya, URI disebut akan berkoordinasi dengan sejumlah institusi pemerintah, termasuk Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Kondisi itu dinilai berpotensi memunculkan tumpang tindih kewenangan apabila mekanisme koordinasi dan pertanggungjawabannya belum diatur secara jelas.

Ia mengingatkan bahwa kejelasan struktur organisasi menjadi faktor penting agar tidak muncul kebingungan dalam pelaksanaan tugas.

Di sisi lain, pemerintah memastikan URI memiliki fungsi yang berbeda dengan perguruan tinggi pada umumnya.

Gubernur URI, Donny Ermawan Taufanto, mengatakan kampus tersebut akan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Menurutnya, sinergi dengan kedua kementerian diperlukan agar program pendidikan yang dijalankan tetap sejalan dengan kebijakan nasional.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyebut URI merupakan bagian dari program afirmasi pemerintah.

Kampus tersebut disiapkan untuk mencetak sumber daya manusia yang siap mengisi posisi-posisi strategis sesuai kebutuhan pembangunan nasional.

Meski begitu, Brian menegaskan URI tidak akan menjadi induk bagi seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Senada dengan itu, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aries Marsudiyanto, mengatakan URI akan memberi perhatian besar pada bidang sains, teknologi, teknik, matematika (STEM), serta pendidikan kedokteran.

Menurutnya, fokus tersebut sejalan dengan target pemerintah dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Meski sudah mulai diperkenalkan ke publik, berbagai pertanyaan mengenai dasar hukum, tata kelola, hingga mekanisme operasional URI masih menjadi perhatian sejumlah pengamat dan akademisi. Pemerintah pun diharapkan memberikan penjelasan yang lebih komprehensif agar keberadaan kampus baru ini memiliki pijakan yang jelas sejak awal. (*)

You Might Also Like

Prabowo Klaim Pemimpin Dunia Ingin Belajar MBG ke Indonesia, Faktanya TNI AD Belajar MBG ke Singapura

Rupiah Lagi Goyang, Omongan Desa Tanpa Dollar Malah Ramai

Trip Akademik FAI Unwahas ke Kamboja, Bahas Sertifikasi Halal sampai Beasiswa

Ngomongin Khitbah, Lamaran ala Islam yang Bukan Sekadar Formalitas

Sah! Prabowo Tetapkan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

TAGGED:pendidikanPrabowoUniversitas Republik IndonesiaURI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Guru Honorer Jogja: Jangan Lagi MBG Makan Anggaran Sekolah
Next Article Lulus Diklat, Manajer Kopdes Langsung Turun Lapangan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PERMINTAAN MAAF: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait polemik isu kepemilikan tanah oleh negara. Permintaan maaf tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (12/8/2025). (ist)

4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid Tersangka OTT KPK di Bogor, Siapa Saja dan Apa Peran Mereka?

KEBAKARAN--Lahan di sekitar rel kereta jalur Kapuan-Cepu wilayah Daop 4 Semarang terbakar pada Minggu (6/9/2026). (ist)

5 Kebakaran Muncul di Are Rel Kereta, Bikin KAI Daop 4 Semarang Waspada

SENGKETA - Sengketa Taman Sriwedari memanas setelah rencana pendirian Sekber ahli waris mendapat penolakan.

Foksri Bantah Rintangi Pendirian Sekber Ahli Waris Sriwedari: Panggung Seni Bukan untuk Menghalangi

Sawah Jangan Sampai Hilang, Jateng Minta Pusat Turun Tangan

Empat Aturan Masuk “Bengkel” DPRD Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Sekolah Rusak Dikebut, Tahun Depan Tambah 100 Ribu

Juli 31, 2026
Pendidikan

Unwahas Terima 4.663 Maba, dari Timor Leste hingga Thailand

September 20, 2025
Pendidikan

Siswa SMPN 22 Surakarta Diajak Jadi Calon Entrepreneur

Agustus 11, 2026
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan para kementerian teknis dalam rangka evaluasi pelaksanaan MBG, Minggu (28/9/2025) malam. Foto: dok/BiroPersKepresidenan
Nasional

KLB Keracunan MBG: Enam Langkah Pemerintah

September 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: URI Baru Jalan, Dasar Hukumnya Mulai Dipertanyakan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?