Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Siswa SMPN 22 Surakarta Diajak Jadi Calon Entrepreneur
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Siswa SMPN 22 Surakarta Diajak Jadi Calon Entrepreneur

Menjadi entrepreneur ternyata tak harus menunggu lulus sekolah atau punya modal besar. Lewat edukasi kewirausahaan, siswa SMPN 22 Surakarta diajak berani membaca peluang, mengembangkan ide, dan mulai membangun pola pikir kreatif sejak dini.

T. Budianto
Last updated: Agustus 11, 2026 3:21 pm
By T. Budianto
5 Min Read
Share
MATERI EDUKASI: Mahasiswa KKN-T IDBU 20 Undip menyampaikan materi edukasi kewirausahaan kepada siswa SMP Negeri 22 Surakarta dalam kegiatan “Mengenal Dunia Wirausaha Sejak Dini”. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA– Siapa bilang belajar bisnis harus menunggu punya modal besar atau menunggu lulus sekolah? Bagi siswa SMP Negeri 22 Surakarta, belajar menjadi calon entrepreneur justru dimulai dari hal sederhana: berani punya ide, melihat peluang, dan tidak takut mencoba.

Semangat itu dibawa Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 20 Universitas Diponegoro (Undip) saat menggelar edukasi bertajuk “Mengenal Dunia Wirausaha Sejak Dini” di SMP Negeri 22 Surakarta, belum lama ini.

Kegiatan tersebut menyasar para siswa sebagai generasi muda yang dinilai perlu memiliki wawasan kewirausahaan sejak bangku sekolah. Bukan untuk membuat mereka buru-buru membuka toko atau berjualan, melainkan membangun pola pikir agar lebih kreatif, mandiri, dan terbiasa melihat peluang di tengah perubahan dunia kerja.

Lewat pendekatan yang ringan dan interaktif, mahasiswa KKN-T mengajak siswa memahami bahwa kewirausahaan bukan sekadar perkara membeli barang kemudian menjualnya kembali.

Lebih jauh, dunia wirausaha juga berkaitan dengan kemampuan membaca kebutuhan, menemukan solusi, berpikir kreatif, mengambil keputusan, hingga berani mencoba sesuatu yang belum pernah dilakukan.

Baca juga: 671 Mahasiswa KKN Unwahas Diterjunkan ke Kendal, Siap Bantu Warga

Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN-T IDBU 20 Undip, Agung Budiatmo, SSos, MM, mengatakan, pengenalan kewirausahaan sejak dini penting untuk membentuk pola pikir siswa agar lebih kreatif dan mandiri.

“Pendidikan kewirausahaan sejak dini bukan berarti anak-anak harus langsung menjadi pengusaha. Yang lebih penting adalah membangun pola pikirnya, bagaimana mereka melihat peluang, berani mencoba, mampu memecahkan masalah, dan tidak takut gagal ketika menemukan sesuatu yang baru,” ujar Agung.

Menurutnya, pengalaman mengenal kewirausahaan sejak sekolah juga dapat menjadi bekal siswa menghadapi dunia kerja yang terus berubah. “Anak-anak perlu dibiasakan memiliki kreativitas dan kemandirian. Dunia mereka nantinya tentu berbeda dengan kondisi sekarang, sehingga kemampuan beradaptasi dan menciptakan peluang menjadi bekal yang penting,” lanjutnya.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Uswatun Khasanah, perwakilan SMP Negeri 22 Surakarta. Ia menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan yang dinilai dapat membuka wawasan siswa mengenai dunia kewirausahaan.

Menurutnya, edukasi semacam ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengenali berbagai kemungkinan yang bisa mereka kembangkan pada masa depan.

Eksplorasi Minat

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti sebagai materi di kelas, tetapi mampu memotivasi siswa untuk mengeksplorasi minat dan potensi masing-masing.

Sambutan kemudian dilanjutkan Koordinator Desa (Kordes) Tim KKN-T IDBU 20 yang memperkenalkan rangkaian program kerja mahasiswa selama menjalankan KKN. Mahasiswa juga menyampaikan komitmennya untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di lingkungan SMP Negeri 22 Surakarta.

Memasuki sesi utama, siswa diajak mengenal dasar-dasar kewirausahaan melalui materi yang disampaikan secara komunikatif. Materi mencakup pengertian wirausaha, karakteristik seorang wirausahawan, contoh usaha yang dapat dirintis anak muda, hingga pentingnya memiliki pola pikir kreatif, disiplin, berani mengambil keputusan, dan tidak mudah menyerah.

Suasana kelas pun berlangsung cukup hidup. Para siswa terlihat antusias mengikuti materi, mencatat hal-hal penting, hingga menjawab berbagai pertanyaan pemantik dari mahasiswa.

Baca juga: Undip Kembangkan Sentra Domba Terpadu di Desa Tumbrep

Namun, sesi paling menarik justru datang setelah materi selesai. Mahasiswa KKN-T memberikan tantangan sederhana melalui post-test interaktif. Setiap siswa diminta menuliskan jenis usaha yang ingin mereka rintis di masa depan sekaligus alasan memilih usaha tersebut.

Tugas itu bukan sekadar untuk menguji apakah siswa hafal definisi wirausaha. Mereka diajak mulai berpikir tentang apa yang dibutuhkan masyarakat, apa yang mereka sukai, dan bagaimana sebuah minat bisa dikembangkan menjadi gagasan usaha.

Kegiatan ditutup dengan suasana hangat dan penuh antusiasme. Tim KKN-T IDBU 20 Undip berharap edukasi tersebut menjadi langkah awal bagi siswa untuk lebih berani bermimpi, berkreasi, dan melihat peluang di sekitar mereka.

Sebab, menjadi pengusaha mungkin bukan cita-cita semua siswa. Tapi kalau sejak SMP saja sudah takut mencoba, nanti ketika dewasa bisa-bisa kalah start sama ide bisnis yang bahkan belum sempat diwujudkan.  (tebe)

You Might Also Like

Digaji Receh, Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Makin Perih

Tim KKN-T Undip 21 Dorong Petani Gedong Ciptakan Produk Inovasi Kopi

Libur Sekolah Dimulai Catat Lagi Jadwal Masuk Kelas Pertengahan Juli

Maraknya Keracunan MBG, Begini Kata Ahli UGM

Industri Gelap Buzzer Politik: Bisnis Manipulasi Opini di Medsos

TAGGED:fisip undipkknt undipundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Siswa SMAN 6 Semarang Ikuti UKBI, Ukur Kemampuan Bahasa
Next Article TES UKBI--Siswa SMAN 6 Semarang sedang mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang digelar secara kolektif di aula sekolah, Selasa (11/8/2026). (bae) SMAN 6 Semarang Jadi Sekolah Pertama Gelar UKBI 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Guru Ini Kreatif Banget, Kasih Nilainya Gak Biasa Bikin Semangat

Juni 2, 2026
Pendidikan

Mahasiswa Sentil Ketimpangan Fasilitas Madrasah di Jateng

Juli 23, 2026
Pendidikan

Program Sekolah Rakyat Telan Rp4 Triliun

Juli 15, 2026
Pendidikan

Mahasiswa UGM Rancang Rompi Cerdas Pemetaan Kanker Payudara

September 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Siswa SMPN 22 Surakarta Diajak Jadi Calon Entrepreneur
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?