BACAAJA, SEMARANG – Jumlah siswa baru di SD Negeri Purwoyoso 1 tahun ini memang bisa dihitung jari. Hanya tiga orang. Tapi urusan menyambut mereka, sekolah ini sama sekali tak pelit semangat.
Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026), dibuat meriah dengan tema sirkus. Badut menyambut kedatangan para siswa, membuat suasana jauh dari kesan sepi.
“Guru-guru bersama maskot badut berdiri di gerbang sekolah untuk menyambut kedatangan para siswa,” ujar Kepala SDN Purwoyoso 1, Hajar Ristianni.
Bacaaja: KPK Endus Pungli pada SPMB
Bacaaja: Awas, Muncul Tren Pejabat Jualan Kursi SPMB!
Usai penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan upacara pembukaan MPLS, sambutan kepala sekolah, hingga pengalungan kokarde sebagai simbol diterimanya peserta didik baru.
Sekolah juga langsung membagikan perlengkapan gratis berupa topi, dasi, atribut kelas, dan tanda pengenal lokasi sekolah.
Dalam waktu dekat, siswa baru juga akan mendapat seragam batik dan seragam olahraga tanpa dipungut biaya.
Di dalam kelas, para murid dikenalkan dengan guru dan tenaga kependidikan lewat permainan sederhana agar cepat akrab.
Tiga siswa baru yang mengenakan seragam merah putih tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Mereka diajak bernyanyi, bermain ice breaking, berjoget bersama, hingga berinteraksi menggunakan SmartTV di dalam kelas. Badut bahkan ikut masuk ke kelas untuk membuat suasana makin cair.
Selanjutnya mereka diajak berkeliling sekolah untuk mengenal berbagai fasilitas, dan penyampaian pesan-pesan untuk memulai tahun ajaran baru.
Hajar mengungkapkan, sebenarnya ada lima calon siswa yang mendaftar secara daring. Namun dua di antaranya tidak melakukan daftar ulang sehingga jumlah siswa baru yang resmi masuk tinggal tiga orang.
“Yang mendaftar online ada lima siswa, tetapi dua tidak daftar ulang, sehingga yang benar-benar masuk hanya tiga siswa,” katanya.
Meski begitu, sekolah memilih fokus memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan bagi para murid, alih-alih larut memikirkan sedikitnya jumlah peserta didik baru.
“Kami tetap menyambut pembukaan MPLS semeriah mungkin. Setiap tahun temanya berganti, tahun ini tema sirkus dengan badut agar suasananya ramai. Berapapun jumlah muridnya, kami tetap semangat,” bebernya. (bae)

