Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Belum Setengah Tahun, Padi Jateng Sudah Capai 4,6 Juta Ton
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Belum Setengah Tahun, Padi Jateng Sudah Capai 4,6 Juta Ton

Baru masuk April, tapi angka panen padi di Jawa Tengah sudah bikin optimis. Setengah jalan belum, tapi hasilnya sudah hampir setengah target.

T. Budianto
Last updated: Mei 4, 2026 6:33 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PANEN RAYA: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi Desa melakukan panen raya padi di Desa Jambu, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang menggunakan combine harvester, beberapa waktu lalu. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Produksi padi di Jateng periode Januari-April 2026 tembus 4,6 juta ton. Tepatnya 4.696.422 ton, atau sekitar 44,48 persen dari target tahunan 10,5 juta ton. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng, Defransisco Dasilva Tavares, menyebut angka ini bukan sekadar estimasi.

“Ini sudah sama dengan data Badan Pusat Statistik. Artinya real di lapangan,” ujarnya dalam rapat di Kantor Gubernur, Senin (4/5/2026). Momentum panen sendiri diprediksi bakal mencapai puncaknya di Mei.

Baca juga: Banjarnegara Pecah Rekor, Panen Padi 2025 Tembus 16.425 Hektare! Mandiraja Jadi Raja Sawah

Setelah itu, strategi langsung digeser ke percepatan tanam berikutnya. Benih mulai didrop, lahan disiapkan, dan ritme tanam dipacu biar target 10,5 juta ton bisa dikejar bahkan sebelum akhir tahun. “Targetnya bisa tercapai sekitar September,” kata Frans.

Di tengah optimisme itu, Gubernur Ahmad Luthfi tetap kasih reminder: jangan lengah. Soalnya, prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut ada potensi kemarau panjang di depan.

Ketersediaan Air

Artinya, produksi bisa saja terganggu kalau nggak diantisipasi dari sekarang. Makanya, fokus berikutnya bukan cuma tanam dan panen, tapi juga air. Mulai dari embung, irigasi, sampai suplai air baku harus dipastikan aman.

“Pantauan dan pemetaan harus terus jalan,” tegas Luthfi. Karena kalau air aman, petani bisa tetap produktif. Tapi kalau air seret, semua rencana bisa ikut kering.

Angka panen sudah bikin senyum, tapi cuaca belum tentu ikut senyum balik. Di pertanian, yang ditanam bukan cuma padi, tapi juga harapan… yang kadang ikut tergantung sama awan. (tebe)

You Might Also Like

Monitoring Ketat Stok dan Harga Bakan Pokok di Solo, Respati: Ramadan hingga Lebaran Aman

Inovasi Mitigasi Bencana Ala Novinda Dian Puspito Antar Banjarnegara Raih Juara 3 Porsenijar Jateng

Suami Jadi Tersangka saat Bela Istri Kejambret, Pakar UGM: Ini Jadi Rumit karena . . .

178 Kursi Kades Ngawi Segera Diperebutkan, Pemkab Siapkan Rp20 Miliar!

Kebakaran Sering Terjadi di Cilacap, 109 Kejadian Setahun

TAGGED:headlineproduksi padi jatengswasembada pangan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article WADUK MENGERING: Dampak kemarau panjang di Waduk Botok, Kedawung, Sragen, Jateng beberapa waktu lalu. (Foto: Ist) Antisipasi Kemarau, Jateng Siapkan 123 Juta Liter Air
Next Article Si Jago Merah Ngamuk di Metro Sport Center, Kerugian Ditaksir Rp5 M

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Siapa Sih AKBP Netty Rosdiana? Polwan Berprestasi yang Pilih Mundur

Bukan Soal Agama, Ini Alasan Non-Muslim Bisa Jadi Petugas Haji

Wamenhaj Buka Peluang Warga Non-Muslim Terlibat dalam Pelayanan Haji

SOLIDARITAS EKOLOGIS - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Semarang menggelar aksi penanaman 350 bibit mangrove di Pantai Tirang, Semarang, Sabtu (31/10/2026).

PMKRI Semarang Tanam 350 Mangrove di Pantai Tirang: Solidaritas Ekologis Harus Ada Aksi Nyata!

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi.

MA Batalkan Suket, Budi Arie Projo Tegaskan Gibran Gak akan Mundur

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Ya Allah… Bus Umrah Mendadak Terbakar, Jemaah Selamat Tapi Barang Ludes

Maret 28, 2026
SAKSI SIDANG--Istri mantan Pangdam IV/Diponegoro Letjen TNI Widi Prasetijono, Novita Permatasari (batik) difoto usai bersaksi di sidang pencucian uang korupsi, Senin (15/6/2026). (bae)
Hukum

Ngeri! Istri Eks-Pangdam Widi Ungkap Aliran Duit Korupsi Rp18,5 M Buat Kampanye Prabowo

Juni 16, 2026
Info

Puasa Bedug Dulu Dicengin, Kata Buya Yahya Keren

Februari 23, 2026
Info

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

September 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Belum Setengah Tahun, Padi Jateng Sudah Capai 4,6 Juta Ton
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?