Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Antisipasi Kemarau, Jateng Siapkan 123 Juta Liter Air
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Antisipasi Kemarau, Jateng Siapkan 123 Juta Liter Air

Belum masuk musim kemarau, tapi Jateng sudah ancang-ancang. Bukan payung yang disiapkan, tapi jutaan liter air buat jaga-jaga kalau kran alam mulai seret.

T. Budianto
Last updated: Mei 4, 2026 6:28 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
WADUK MENGERING: Dampak kemarau panjang di Waduk Botok, Kedawung, Sragen, Jateng beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
WADUK MENGERING: Dampak kemarau panjang di Waduk Botok, Kedawung, Sragen, Jateng beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemprov Jateng nggak mau kecolongan soal kekeringan. Total 123 juta liter air bersih sudah disiapkan buat menghadapi musim kemarau 2026.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan bilang, langkah ini hasil koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota.

Baca juga: Soal Kebakaran dan Kekeringan, PDAM: Air Gratis

“Tahun ini ada 18 daerah yang diperkirakan terdampak. Air sudah siap didistribusikan,” ujarnya dalam rapat di Kantor Gubernur Jateng, Senin (4/5/2026).

Meski sekarang masih sering hujan, tanda-tanda kemarau sudah di depan mata. Khusus Pulau Jawa, diprediksi mulai masuk musim kering sekitar Juni. Belajar dari 2024, distribusi air waktu itu tembus 54 juta liter. Tahun ini? Disiapkan lebih dari dua kali lipat biar nggak panik di tengah jalan.

Titik Rawan

Nggak cuma soal stok air, jalur distribusi juga sudah dipetakan. Termasuk kendaraan dan titik-titik rawan yang bakal jadi prioritas. Tapi ada satu tantangan yang nggak bisa dihindari: biaya operasional. Kenaikan harga BBM nonsubsidi bikin hitung-hitungan distribusi jadi lebih tricky.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi memastikan koordinasi dengan daerah terus berjalan. Nggak cuma fokus ke air bersih, tapi juga dampaknya ke sektor lain, terutama pangan. “Kita libatkan juga BUMD, supaya dampak kekeringan bisa ditekan,” katanya.

Baca juga: Siap Hadapi El Nino Ekstrem Pompa Air Disiapkan Massal

Artinya, isu kekeringan ini nggak cuma soal warga kesulitan air, tapi juga efek domino ke pertanian dan ketahanan pangan. Kalau air seret, sawah ikut kena. Kalau sawah kena, urusannya bisa sampai ke dapur.

Airnya sudah disiapkan 123 juta liter. Tinggal satu yang belum pasti: dipakai dengan bijak… atau tetap dihabiskan buat hal-hal yang nanti bikin kita ikut “kering” bareng-bareng. (tebe)

You Might Also Like

Ramai Kenapa Banjir Bandang Besar di Sumatera Tak Masuk Bencana Nasional, Ini Jawaban Tito Karnavian

BRIN: Enam Kota/Kab di Jateng Masuk Daftar Paling Maju di Indonesia

Kota Lama Makin Hidup, Bodjong Night Market Buka Sampai Subuh

UMK 2026 di Jateng dari Tertinggi hingga Terendah

ASN Pati Dimutasi Aneh-aneh, Pansus Hak Angket Bongkar Kebijakan Bupati Sudewo

TAGGED:el ninoheadlinekekeringanpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tukar Botol Jadi Lumpia: Semarang Pecah Rekor Dunia
Next Article Belum Setengah Tahun, Padi Jateng Sudah Capai 4,6 Juta Ton

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAPA LEBIH DEKAT - Dewan Komisaris PLN Icon Plus, Saifullah Mashum, bertemu dan berdialog langsung dengan insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah.

Sapa Lebih Dekat: Komisaris Dengarkan Aspirasi Insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah

KASUS TPPU--Tim jaksa penuntut umum (sisi kiri) mengikuti sidang kasus TPPU dengan terdakwa Gus Yazid (kemeja hijau), di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Jaksa Tak Terima Gus Yazid Dihukum Ringan Setahun Bui, Nyatakan Banding

Siswa SLB Blitar Pingsan, Diduga Tahan Sakit Keracunan MBG

Influenza A Naik, Begini Bedanya dengan Covid-19

Ilustrasi judi online (judol).

Bansos Dicoret Gegara Judol, Dinsos DIY Buka Sanggahan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Chat Om Palsu Bikin Titik MBG Dijual Mahal, Okky Kantongi Uang Segini

Mei 28, 2026
Hukum

Dikabarkan Menghilang dari Rutan Jelang Lebaran, Simak Fakta Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Maret 22, 2026
Info

Buya Yahya Kisahkan Ahli Puasa yang Jadi Ahli Neraka, Jangan Ikuti ya Ukhti…

Februari 26, 2026
Info

Ribuan Warga Mengungsi, Hujan Deras Bikin Sukabumi Kewalahan

Oktober 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Antisipasi Kemarau, Jateng Siapkan 123 Juta Liter Air
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?