Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bansos Dicoret Gegara Judol, Dinsos DIY Buka Sanggahan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Bansos Dicoret Gegara Judol, Dinsos DIY Buka Sanggahan

Nugroho P.
Last updated: September 17, 2026 7:32 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ilustrasi judi online (judol).
Ilustrasi judi online (judol).
SHARE

BACAAJA, YOGYAKARTA – Puluhan ribu penerima bantuan sosial (bansos) terindikasi terlibat transaksi judi online (judol). Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dinas Sosial (Dinsos) menemukan persoalan lain, yakni identitas penerima bantuan yang ternyata dipinjam atau disalahgunakan orang lain untuk bermain judol.

Contents
Ribuan Warga Sudah Ajukan SanggahanPuluhan Ribu KPM di Sulsel Terindikasi Judol

Kepala Dinsos DIY Suyarno mengatakan, tidak semua warga yang masuk daftar penerima bansos terindikasi judol benar-benar menggunakan bantuan untuk berjudi. Ada pula penerima yang namanya terseret karena KTP atau telepon selulernya dipakai anggota keluarga maupun orang lain.

“Jadi memang ada yang benar-benar melakukan judol. Jadi bansos itu dipakai untuk judol itu ada, tetapi ada juga yang disalahgunakan,” ujar Suyarno, Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, kasus penyalahgunaan identitas tersebut menjadi salah satu alasan warga perlu diberi kesempatan untuk mengklarifikasi data sebelum keputusan terkait bantuan ditetapkan.

Ribuan Warga Sudah Ajukan Sanggahan

Suyarno menjelaskan, warga yang merasa dirugikan dapat mengajukan sanggahan melalui Dinsos kabupaten/kota atau pendamping bansos di wilayah masing-masing. Mekanisme ini disiapkan bagi penerima yang merasa datanya keliru atau disalahgunakan.

Hingga Rabu (16/9/2026), sekitar 2.000 warga telah mengajukan sanggahan. Kabupaten Gunungkidul menjadi salah satu daerah dengan jumlah pengajuan cukup banyak, yakni hampir 1.000 orang.

Dari pengajuan di Gunungkidul tersebut, sekitar 900 di antaranya telah ditindaklanjuti. Sementara itu, kabupaten lain di DIY juga mencatat pengajuan sanggahan dengan jumlah rata-rata lebih dari 200 orang.

Meski demikian, Dinsos DIY tidak bisa langsung mengembalikan nama warga ke daftar penerima bansos. Kewenangan untuk memutuskan apakah sanggahan diterima berada di Kementerian Sosial (Kemensos).

“Sementara diberhentikan sampai dengan sanggahnya dikabulkan begitu. Iya, Kemensos untuk sanggah,” jelas Suyarno.

Puluhan Ribu KPM di Sulsel Terindikasi Judol

Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan adanya penerima bansos yang terindikasi menggunakan rekening atau dana bantuan untuk transaksi judi online. Temuan tersebut disampaikan saat ia berada di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (15/9/2026).

Berdasarkan data yang disampaikan Saifullah, sebanyak 25.214 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Sulsel terindikasi bermain judol. Jumlah terbanyak ditemukan di Kota Makassar.

Namun, hasil klarifikasi internal Kemensos menunjukkan bahwa transaksi tersebut tidak selalu dilakukan langsung oleh kepala keluarga penerima bansos. Dalam sejumlah kasus, rekening atau akses bantuan justru digunakan anggota keluarga lainnya.

“Memang setelah kita klarifikasi, terbanyak adalah anaknya,” kata Saifullah yang akrab disapa Gus Ipul.

Ia menegaskan, persoalan judi online tidak hanya berdampak pada orang yang bermain, tetapi juga bisa merugikan kondisi ekonomi keluarga. Temuan tersebut menjadi perhatian pemerintah dalam mengevaluasi penyaluran bantuan sosial.

Pemerintah melalui Kemensos masih melakukan klarifikasi terhadap data penerima yang terindikasi terlibat judol. Bagi warga yang merasa datanya bermasalah, pengajuan sanggahan menjadi jalur untuk menjelaskan kondisi sebenarnya dan memperjuangkan kembali hak atas bantuan sosial. (*)

You Might Also Like

Gabung PSIS, Syahrian Abimanyu Kirim Pesan untuk Suporter

Wagub Minta Hutan Lindung Jangan Cuma Nama

Kacau! Amerika Tangkap Presiden Venezuela, Picu Perang Dunia Ketiga?

3,1 Juta Hektar Lahan Sawit Ilegal Dibiarkan Mangkrak! Menteri Nusron Cuma Nonton?

Sudewo Minta Bantuan Mantan Terpidana Korupsi Jadi Saksi Meringankan

TAGGED:bansosdiyjudoljudol diy
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Glucowrap, Sandal Pintar Mahasiswa UGM Pantau Kaki Diabetesi
Next Article Influenza A Naik, Begini Bedanya dengan Covid-19

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SOLIDARITAS EKOLOGIS - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Semarang menggelar aksi penanaman 350 bibit mangrove di Pantai Tirang, Semarang, Sabtu (31/10/2026).

PMKRI Semarang Tanam 350 Mangrove di Pantai Tirang: Solidaritas Ekologis Harus Ada Aksi Nyata!

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi.

MA Batalkan Suket, Budi Arie Projo Tegaskan Gibran Gak akan Mundur

Kalah di Perak, Kota Semarang Harus Puas Jadi Runner-up Xiangqi Porprov 2026

Agustina Minta Semua Suara Warga Didengar: Jangan Cuma yang Paling Keras!

Jangan Abaikan! Ini 5 Perubahan Payudara Kena Kanker

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Bella Puspita Sari menangis di pengadilan usai sidang pembacaan peninjauan kembali, Senin (4/5/2026). (bae)
Hukum

Ratapan Tangis Bella Pecah di Penjara, Tak Kuasa Tahan Rindu kepada Anak Bayinya

Mei 4, 2026
Kemeriahan Ruwat Bumi Desa Tanjunganom, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, yang digelar di lapangan desa, Kamis (1072025).
Daerah

Ruwat Bumi Desa Tanjunganom Banjarnegara: Parak Iwak hingga Tenong Serba Olahan Ikan

Juli 11, 2025
Info

Ribuan ASN Suka Bolos di Brebes Bikin Wamen Turun Tangan Langsung

Mei 8, 2026
Kejaksaan Agung dalami kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Kasus ini menyeret mantan Mendikbud Nadiem dan pejabat lain, dengan kerugian negara mencapai Rp1,98 triliun. Foto: dok.
Hukum

Nadiem Buka Suara, Bikin Ikut Sedih Nih.. Penjara Jadi Cermin Diri Panjang

April 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bansos Dicoret Gegara Judol, Dinsos DIY Buka Sanggahan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?