Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Banjarnegara Pecah Rekor, Panen Padi 2025 Tembus 16.425 Hektare! Mandiraja Jadi Raja Sawah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Banjarnegara Pecah Rekor, Panen Padi 2025 Tembus 16.425 Hektare! Mandiraja Jadi Raja Sawah

Dengan total capaian 16.425 hektare atau setara 111 ribu ton gabah, Banjarnegara makin kokoh sebagai salah satu penopang utama produksi beras Jawa Tengah.

Nugroho P.
Last updated: September 24, 2025 5:48 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
ilustrasi panen padi.
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Kabar gembira datang dari Banjarnegara. Produktivitas padi sepanjang Januari sampai Agustus 2025 bikin senyum lebar para petani dan pemerintah daerah. Catatan Dinas Pertanian, Perikanan, Peternakan, dan Tanaman Pangan (Distankanak KP) menunjukkan total panen padi tembus 16.425 hektare!

Kalau dihitung rata-rata produktivitasnya, yakni 6,8 ton per hektare, hasil panen Banjarnegara tahun ini setara 111.690 ton gabah kering panen (GKP). Angka yang cukup buat jaga kebutuhan pangan lokal sekaligus nyumbang stok beras buat Jawa Tengah.

Yang bikin menarik, Kecamatan Mandiraja keluar jadi juara dengan panen terbesar: 1.681 hektare. Bahkan, di bulan April saja panennya meledak sampai 1.346 hektare. Mandiraja resmi jadi lumbung padi Banjarnegara tahun ini.

Di bawah Mandiraja, ada Kecamatan Bawang dengan 1.660 hektare, Purwanegara (1.550 hektare), Susukan (1.523 hektare), dan kejutan dari Pandanarum. Biasanya jarang dilirik, tahun ini Pandanarum bikin gebrakan dengan panen 1.522 hektare, berkat hasil maksimal di bulan April dan Juli.

“Pandanarum cukup mengejutkan. Meski biasanya tidak menonjol, tahun ini mereka bisa catat panen signifikan,” kata Kabid Tanaman Pangan Distankanak Banjarnegara, Emi Susilowati.

Sementara itu, kecamatan lain hasilnya bervariasi. Banjarnegara Kota cuma nyumbang 633 hektare, Pagedongan 280 hektare. Beberapa wilayah malah kecil banget, seperti Wanayasa (145 hektare), Pejawaran (156 hektare), dan Karangkobar (348 hektare). Kecamatan Batur? Nihil, karena memang nggak punya lahan padi.

Ada juga kecamatan yang panennya stabil, kayak Madukara (606 hektare), Rakit (906 hektare), Punggelan (1.059 hektare), dan Banjarmangu (1.008 hektare).

Kalau dilihat dari bulannya, April jadi bulan emas dengan panen terbesar 4.844 hektare. Disusul Maret (2.065 hektare), lalu Juni dan Juli yang masih bisa panen sekitar 1.100–1.500 hektare.

Dengan total capaian 16.425 hektare atau setara 111 ribu ton gabah, Banjarnegara makin kokoh sebagai salah satu penopang utama produksi beras Jawa Tengah.

Nggak heran kalau banyak yang bilang, “Banjarnegara bukan cuma dingin hawanya, tapi juga panas prestasinya di sektor pertanian.” (*)

You Might Also Like

Rumah Baru Nggak Cuma Jual Lokasi, Tapi Juga Gas Gratis?

Stasiun Comal Comeback: Baru Buka, 106 Penumpang Langsung Gas!

Debut di BRICS, Indonesia Tampil Bepengaruh Dan Tetap Nonblok

Kontainer Numpuk Bukan Bea Cukai, Importir Malah Santai Dulu

Dana Negara Digelontor, Bank Mandiri Gas Kredit Sektor Produktif

TAGGED:banjarnegaradinas pertanian dan peternakanmandirajapanen padi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BGN mengajukan anggaran untuk program MBG tahun 2026 sebesar Rp 335 triliun. Sasaran 82,9 juta penerima. Dalam setiap bulan sebesar Rp25 triliun. Begni Suara DPRD Banyumas Soal Kacang Rebus Jadi Menu MBG Gunung Lurah
Next Article Kasus Tragis di Purbalingga, Anak Bunuh Ayah Kandung 

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

34 Hoaks Terdeteksi di Semarang, Pemkot: Jangan Sampai Kejar Viral Malah Kena Masalah

Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

Samuel Soroti Janji Sejahterakan Rakyat: Visi Presiden Jangan Berhenti di Pidato

12 Pejabat Kejaksaan di Jateng Berganti

GEMPAT NTT - Warga di NTT menunjukkan kerusakan rumah terdampak gempa, Sabtu (15/8/2026).

Ada 37 Gempa Susulan Guncang NTT, BNPB: Dua Korban Jiwa di Sikka

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

EkonomiInfo

Mengenal RS Samsoe Hidajat, Rumah Sakit Swasta Semarang dengan Layanan Lengkap

Juli 30, 2026
Ekonomi

Jateng Tawarkan Iklim Investasi Kondusif, 15 Proyek Strategis Siap Digarap

Juli 30, 2025
PLN Group menggandeng Kejari Sleman, bikin benteng hukum bisnis digital makin kuat.
Ekonomi

PLN Group Gandeng Kejari Sleman, Perkuat Benteng Hukum Buat Bisnis Makin Aman

Juli 14, 2026
Ekonomi

Bansos Dipercepat Cair, PKH dan BPNT Mulai April

April 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banjarnegara Pecah Rekor, Panen Padi 2025 Tembus 16.425 Hektare! Mandiraja Jadi Raja Sawah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?