Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Prestasi Aman, Regenerasi Jadi Fokus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Prestasi Aman, Regenerasi Jadi Fokus

Semarang lagi ulang tahun ke-479, dan kalau ngomongin olahraga, kota ini bisa dibilang sedang di fase “lagi bagus-bagusnya”. Medali ada, event ramai, atlet bersinar. Tapi di balik euforia itu, ada satu kekhawatiran yang pelan-pelan muncul: jangan sampai yang kelihatan gemilang sekarang, ternyata rapuh buat nanti.

T. Budianto
Last updated: April 30, 2026 5:20 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara menilai, perkembangan olahraga di Kota Atlas dalam beberapa tahun terakhir cukup menjanjikan. Bukan cuma soal prestasi, tapi juga budaya olahraga yang makin hidup di tengah masyarakat.

Komunitas olahraga tumbuh, event makin sering digelar, dan partisipasi warga juga meningkat. Dari kejuaraan pelajar sampai event santai kayak lari bareng atau gowes, semuanya jadi bukti kalau olahraga mulai jadi gaya hidup, bukan sekadar kompetisi.

“Olahraga sekarang bukan cuma soal medali, tapi juga soal kualitas SDM dan karakter generasi muda,” kira-kira jadi garis besar yang disampaikan Arnaz.

Soal prestasi, Semarang jelas nggak main-main. Pada Porprov Jateng 2023, atlet-atlet Kota Lunpia keluar sebagai juara umum dengan total 461 medali. Dominasi ini jadi bukti kalau sistem pembinaan yang ada sejauh ini berjalan cukup konsisten.

Baca juga: Porprov 2026, Kota Semarang Bidik Dwi Sukses

Nggak cuma di level provinsi, atlet-atlet Semarang juga mulai unjuk gigi di level nasional bahkan internasional. Nama kota ikut terangkat, citra sebagai kota aktif dan kompetitif makin kuat.

Apalagi kalau dikaitkan dengan ekonomi, olahraga juga punya efek domino. Event olahraga bisa nggerakin UMKM, hotel, kuliner, sampai transportasi. Istilah kerennya: sport tourism lagi naik daun.

Tapi di balik itu semua, Arnaz nggak menutup mata soal tantangan. Pembinaan usia dini misalnya, sudah berjalan tapi masih perlu diperkuat. KONI ingin ke depan pencarian bakat dilakukan lebih serius dan berbasis data, bukan sekadar mengandalkan “feeling”.

Jadi Perhatian

“Regenerasi atlet jadi perhatian besar kami. Jangan sampai prestasi hari ini berhenti di generasi sekarang,” ucapnya. Soal fasilitas, Semarang memang sudah punya beberapa venue yang mumpuni. Tapi masalah klasik masih ada: belum merata.

“Akses olahraga harus bisa dirasakan semua warga, bukan cuma di titik tertentu,” jadi salah satu penekanan. Belum lagi soal anggaran dan kualitas SDM olahraga seperti pelatih yang masih perlu ditingkatkan. Karena itu, kolaborasi jadi kunci, baik dengan pemerintah, swasta, maupun komunitas.

Dalam waktu dekat, target KONI masih jelas: mempertahankan posisi sebagai kekuatan utama di Porprov dan meningkatkan jumlah atlet yang bisa tembus level nasional hingga internasional.

Cabang unggulan seperti atletik, renang, taekwondo, dan pencak silat masih jadi andalan. Tapi cabang lain juga mulai didorong supaya berkembang. Lebih dari itu, olahraga juga dilihat sebagai solusi sosial.

Baca juga: KONI Semarang Gaspol, Siap Jadi Tuan Rumah Kece!

Bisa jadi cara buat ningkatin kesehatan masyarakat, sekaligus “jalur positif” buat anak muda biar nggak terjebak hal-hal negatif. Pesan Arnaz ke generasi muda pun simpel: mulai aja dulu. “Jadikan olahraga sebagai gaya hidup. Dari situ bukan cuma prestasi yang lahir, tapi juga karakter dan daya juang,” pesannya.

Semarang boleh bangga dengan tumpukan medali. Tapi kalau regenerasi mandek dan fasilitas belum merata, podium itu bisa jadi cuma cerita lama. Karena jadi juara itu penting, tapi memastikan selalu punya calon juara, itu yang lebih penting. (tebe)

 

Tulisan ini bagian dari fokus utama bacaaja.co pekan ini, “Semarang di Usia 479: Antara Harapan Warga dan Tantangan Kota”. (Red)

You Might Also Like

Portal 3,4 Meter Bikin Sopir Truk Ngeri Lewat Silayur, Jalanan Jadi Lebih Tertib

Belasan Jiwa Terdampak Longsor Kalialang

Pertama di Jateng! Betonisasi Jalan di Klaten Ini Pakai Limbah PLTU

Bima Arya Sentil Bupati Pekalongan: Ngaku Tak Paham Hukum Kok Mau Jadi Kepala Daerah?

Papua Ternyata Semengerikan Itu, Penonton Nobar Film Pesta Babi di Semarang Syok

TAGGED:arnaz agung andrarasmarahari jadi semarangheadlinekoni kota semarangpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MBG di Klaten Bikin Heboh: Makan Gratis, Bonus Mual?
Next Article KOMODITAS EKSPOR - Batu bara menjadi salah satu komoditas ekspor sumber daya alam (SDA) andalan Indonesia. Resmi! Ekspor SDA Wajib PT DSI Resmi Berlaku per 1 Juni 2026, Begini Aturan dan Ketentuannya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nrimo Ing Pandum, Jalan Jawa Menuju Hati Tenang

Wayang Jadi Jurus Dakwah Sunan Kalijaga

Warga Takut Kasus Geotermal Dieng Terulang di Gunung Ungaran

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Penerapan Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Wagub Kawal Penutupan Tanggul Sungai Tuntang

Februari 19, 2026
DAMPINGI KORBAN--Zainal Petir bersama korban edit foto cabul AI. (ist)
Hukum

Keluarga Terlapor Kasus Foto AI Cabul Minta Damai, Begini Respons Menohok Kuasa Hukum Korban

Agustus 27, 2026
Ilustrasi OTT KPK.
Info

KPK Sentil Program MBG: Dominasi BGN Rawan Konflik, Potensi Korupsi Terbuka Lebar!

April 17, 2026
Hukum

Ketika “Seragam” Ikut Terseret Kasus Pabrik Narkoba

April 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Prestasi Aman, Regenerasi Jadi Fokus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?