Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: MBG di Klaten Bikin Heboh: Makan Gratis, Bonus Mual?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

MBG di Klaten Bikin Heboh: Makan Gratis, Bonus Mual?

Niatnya makan bergizi biar sehat, eh malah bikin satu kecamatan rame ke puskesmas. Kasus dugaan keracunan program MBG di Tulung, Klaten, mendadak melonjak, yang awalnya ratusan sekarang tembus ratusan lebih. Fix, ini bukan sekadar “nggak cocok di lidah”.

T. Budianto
Last updated: April 30, 2026 5:08 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
DIDUGA KERACUNAN: Salah satu siswa SMPN 1 Tulung, Klaten menjalani perawatan akibat dugaan keracunan makanan MBG di Puskesmas Majegan, Rabu (29/4/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, KLATEN- Jumlah siswa dan guru di Kecamatan Tulung yang diduga keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bertambah. Bahkan, angka sementara yang sebelumnya 189 orang kini melonjak jadi sekitar 500 orang yang merasakan gejala.

Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Anggit Budiarto bilang, lonjakan ini berasal dari laporan siswa yang mengalami gejala ringan, tapi nggak sampai harus dirawat di fasilitas kesehatan.

Baca juga: Jumlah Korban Diduga Keracunan MBG di Kudus Jadi 118 Orang

“Bertambah yang bergejala, tapi sebagian besar ringan dan tidak dirawat,” jelas Anggit, Kamis (30/4/2026). Ia juga menegaskan, angka 500 itu masih bersifat sementara dan belum final. Pihaknya masih bakal sinkronisasi data bareng puskesmas dan Dinas Pendidikan biar lebih akurat. “Data riilnya masih kita konfirmasi,” tambahnya.

Dari pantauan di Puskesmas Majegan, suasana mulai kondusif. Nggak ada lagi gelombang siswa datang dengan keluhan sakit perut. Beberapa siswa bahkan sudah bersiap pulang dijemput keluarga. Di sisi lain, aktivitas belajar di SMPN 1 Tulung juga terlihat normal. Artinya, kondisi mulai berangsur membaik.

Sempat Bertambah

Camat Tulung, Hendri Pamukas menyebut, jumlah pasien yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Jatinom sempat bertambah. Dari awalnya dua orang, kini jadi enam siswa yang harus menjalani rawat inap. “Di RS PKU ada penambahan jadi enam orang,” ungkapnya.

Sementara itu di Puskesmas Majegan, sempat ada tambahan satu siswa yang masuk, tapi empat lainnya sudah diperbolehkan pulang karena kondisi membaik. “Yang lain juga terus dipantau,” katanya.

Salah satu siswa, Intan, mengaku kondisinya sudah jauh lebih baik. Gejala seperti mual, pusing, dan diare yang sempat dialami kini sudah hilang. “Sekarang sudah nggak. Tadi malam cuma mual sedikit dan muntah sekali,” ujarnya.

Baca juga: Pemkab Grobogan Gratiskan Pengobatan Korban Terduga Keracunan MBG

Sebelumnya, ratusan siswa dan guru di Tulung diduga mengalami keracunan usai menyantap menu MBG berupa sop galantin. Total ada 17 sekolah yang menerima makanan tersebut, dan puluhan di antaranya langsung mengalami gejala seperti mual dan pusing.

Programnya sih “Makan Bergizi Gratis”, tapi kalau ujung-ujungnya bikin ratusan orang antre obat, yang gratis cuma makanannya, efek sampingnya bayar pakai panik. (tebe)

You Might Also Like

942 Santri Berebut Beasiswa Pemprov Jateng

Irigasi Dikeruk, Petani Berharap Panen Tak Cuma Sekali Setahun

Tengah Malam Mencekam! Massa Jarah dan Bakar Gedung DPRD Solo

Moody’s Turunin Outlook Utang RI Gara-gara MBG, Begini Kata Menkeu Purbaya

Api Mrapen Tiba di Semarang, Agustina Bidik Juara Umum Porprov Jateng 2026

TAGGED:bgnheadlinembg keracunansppg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PSIS Siap Ganggu Mimpi PSS di Sleman
Next Article Prestasi Aman, Regenerasi Jadi Fokus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jumlah Penerima Insentif Guru Sekolah Minggu Naik 300 Persen!

Kedu Raya Tuan Rumah Porprov 2030

Raffi Ahmad dan Willie Salim berfoto bersama di sela menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu, 29 Oktober 2026.

Raffi Ahmad Kena Cancel Culture, Musisi hingga UMKM Ramai-ramai Boikot RANS Carnival

Kuliner legendaris Ayam Goreng Suharti.

Sejarah Kuliner Ayam Goreng Suharti: Dipisahkan Perceraian, Disatukan Keturunan

RUMAH MAKAN: Rumah makan legendaris Ayam Goreng Suharti di Krapyak, Kota Semarang. (ist)

Kabar Duka, Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Sinaran Semarang Cari Bibit Ilmuwan Masa Depan

Agustus 5, 2026
Ekonomi

Luthfi Ngebut Kembangkan Pelabuhan, Target Dongkrak Ekonomi Jateng Lewat Logistik

Agustus 22, 2025
Kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.
Hukum

Gerindra Terseret Pusaran Korupsi Rektorat Unsoed

Agustus 25, 2026
Ekonomi

Pajak 40 Persen Bikin Pengusaha Hiburan Deg-degan

Juni 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: MBG di Klaten Bikin Heboh: Makan Gratis, Bonus Mual?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?