Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Keluarga Terlapor Kasus Foto AI Cabul Minta Damai, Begini Respons Menohok Kuasa Hukum Korban
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Keluarga Terlapor Kasus Foto AI Cabul Minta Damai, Begini Respons Menohok Kuasa Hukum Korban

R. Izra
Last updated: Agustus 27, 2026 10:46 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
DAMPINGI KORBAN--Zainal Petir bersama korban edit foto cabul AI. (ist)
DAMPINGI KORBAN--Zainal Petir bersama korban edit foto cabul AI. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Keluarga terduga pelaku dalam kasus dugaan penyebaran konten cabul hasil rekayasa AI, ternyata sempat menemui kuasa hukum korban.

Mereka meminta agar kasus tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak berujung pada penahanan.

“Bapak ibunya terduga pelaku sudah pernah ketemu sama saya. Jadi bapak ibunya yang pelaku itu menemui saya. Minta berdamai, minta dicabut,” kata kuasa hukum korban, Zainal Abidin Petir, Rabu (26/8/2026).

Zainal mengatakan, dirinya tidak memiliki kewenangan untuk mencabut laporan. Keputusan mengenai langkah hukum selanjutnya berada di tangan korban dan keluarganya.

Bacaaja: Nestapa Mahasiswi Solo Korban Konten Cabul, Lapor Polisi Didampingi Petir
Bacaaja: Mahasiswa Undip Penyebar Konten ‘Skandal Smanse’ Terancam DO

“Saya sampaikan, yang berhak mencabut itu bukan saya. Tapi keluarga (korban),” ujarnya.

Menurut Zainal, keluarga terduga pelaku meminta agar anak mereka tidak sampai dipenjara. Mereka berharap perkara tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

“Ya saya sampaikan, silakan kepada korban. Nah, mereka itu bapak ibunya mencari korban, korbannya itu enggak bisa ketemu-ketemu. Tapi hampir dikatakan mungkin seminggu lebih dari tiga kali ya selalu menemui ibu korban,” katanya.

Zainal menyebut permintaan damai tersebut paling sering disampaikan oleh orang tua terduga pelaku. Mereka meminta belas kasihan agar anaknya tidak ditahan.

Meski begitu, pihak korban sejauh ini belum mengambil keputusan untuk berdamai. Korban memilih membiarkan proses hukum berjalan terlebih dahulu.

“Ya ini kan untuk pembelajaran supaya tidak main-main. Dia sudah memperlakukan saya seperti itu, saya juga sempat stres, saya juga sempat sakit hati. Ya biar berjalan dulu aja,” ujar Zainal menirukan sikap korban.

Kasus ini sebelumnya dilaporkan ke Direktorat Siber Polda Jawa Tengah setelah foto korban diduga diedit menggunakan teknologi AI menjadi konten bermuatan pornografi.

Dalam perkembangan kasus, kuasa hukum menyebut terdapat sejumlah perempuan lain yang diduga menjadi korban dengan pola serupa. (bae)

You Might Also Like

Catat Nih, Musim Liburan Ini Pelajar Gratis Masuk Semarang Zoo

Balikpapan Setop MBG saat Libur Sekolah, Daerah Lain Kapan Nyusul?

Bikin Perda Nggak Bisa Asal Jadi, Kemenkum Jateng: Sinkron Dulu, Baru Ketok Palu

Keren Nih! Buruh Ancam Mogok kalau Tuntutan Tak Digubris

Yuk Liburan ke Luar Negeri Lagi! Bandara Ahmad Yani Resmi Buka Penerbangan Internasional

TAGGED:deepfake aiheadlinekeluarga korbankonten cabulkuasa hukum korbanterlaporzainal petir
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article AKSI MAHASISWA SEMARANG RAYA - Mahasiswa Semarang Raya memilih kawasan Tugu Muda sebagai lokasi utama aksi massa, pada Rabu (26/8/2026), lantaran terinspirasi herosime para pahlawan dalam Pertempuran 5 Hari di Semarang. (dul) Mengapa Mahasiswa Pilih Tugu Muda sebagai Lokasi Aksi? Singgung Heroisme Pertempuran 5 Hari Semarang
Next Article Hari Ini Empat Kelompok Turun ke DPR, Tuntutannya Beda

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TOLAK POLITIK UANG: Anggota Bawaslu Kota Semarang, V. Silvania Susanti sedang paparan dalam Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Anti Politik Uang. (ist)

Bawaslu Semarang Gandeng Kader Parpol Ajak Warga Tolak Politik Uang

SIDAK WNA: Petugas Imigrasi (baju hitam) menyidak WNA yang sedang bekerja di proyek konstruksi di wilayah Demal. (ist)

Imigrasi Sisir Proyek dan Pabrik di Demak, Soroti Aktivitas WNA

Mata Mulai Buram? Bisa Jadi Bukan Sekadar Faktor Usia

Tangan Sering Kesemutan? Jangan Anggap Sepele

Dituduh Ambil Sabun, Siswa Sekolah Rakyat Pati Alami Luka Serius

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
Politik

Laskar Cinta Jokowi Desak Prabowo Lengser: “Jika Tak Mampu Lebih Baik Mundur!”

Agustus 29, 2025
Unik

Bank Jateng Masuk Arena Media Digital

Januari 15, 2026
Info

267 SPBU di Jateng Siaga Sambut Libur Nataru

Desember 21, 2025
Ilustrasi AI jaksa nakal.
Hukum

Bukan Penjahat Biasa! Pejabat Kejari Madiun Ditangkap setelah Peras Kepala Desa

Januari 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Keluarga Terlapor Kasus Foto AI Cabul Minta Damai, Begini Respons Menohok Kuasa Hukum Korban
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?