Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Yazid Masih Jadi Tanda Tanya di Mongkrang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Yazid Masih Jadi Tanda Tanya di Mongkrang

Sudah sepuluh hari berlalu, tapi Bukit Mongkrang belum mau buka suara. Yazid Ahmad Firdaus (26), pendaki asal Colomadu, Karanganyar, masih belum ditemukan sejak dilaporkan hilang di lereng Gunung Lawu. Upaya pencarian terus jalan, harapan belum dilepas, meski kabut sering datang tanpa permisi.

T. Budianto
Last updated: Januari 28, 2026 9:47 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PENJELASAN BASARNAS: Sekda Jateng, Sumarno menyimak penjelasan dari Koordinator Lapangan Basarnas Surakarta, Tri Puji S terkait operasi pencarian pendaki yang hilang di lereng Gunung Lawu di base camp pendakian, Selasa, (27/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, TAWANGMANGU- Pencarian Yazid Ahmad Firdaus (26), pendaki asal Colomadu, Karanganyar yang dilaporkan hilang di lereng Gunung Lawu hingga Selasa (27/1/2026) masih belum membuahkan hasil.

Operasi besar-besaran melibatkan ratusan personel gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga warga sekitar, terus dilakukan di kawasan Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Baca juga: Akhir Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Survivor Pulang Tinggal Nama

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, turun langsung ke basecamp pendakian Mongkrang, Selasa, (27/1/2026). Ia meninjau proses pencarian sekaligus menemui ayah Yazid, Sapto Mulyono, yang setia menunggu kabar putranya di basecamp sejak hari-hari awal pencarian.

Sumarno memberi dukungan moril kepada keluarga, meminta agar tetap bersabar dan terus mendoakan keselamatan Yazid. Di lokasi, ia juga berdiskusi dengan Koordinator Lapangan Basarnas Surakarta, Tri Puji S, membahas berbagai kemungkinan terkait keberadaan korban.

Metode Pencarian

Tri Puji menjelaskan, setiap hari sekitar 300 personel diterjunkan. Berbagai metode telah dilakukan, mulai dari penyisiran manual, pemantauan udara menggunakan drone, hingga pelibatan masyarakat lokal yang mengenal karakter medan.

“Hampir semua cara sudah kami tempuh. Sekitar 98 persen area sudah disisir,” ujar Puji.
Namun, kondisi alam belum sepenuhnya bersahabat. Kabut tebal dan cuaca yang cepat berubah kerap menghambat jarak pandang dan mobilitas tim di lapangan.

Baca juga: Banjir dan Longsor Kudus: 2 Tewas, 1 Balita dalam Pencarian

Meski demikian, tim tetap memilih optimistis. Operasi pencarian yang semula dijadwalkan berakhir pada Minggu (25/1) akhirnya diperpanjang hingga Rabu (28/1/2026). “Kami masih berharap survivor bisa ditemukan. Petunjuk-petunjuk yang ada terus kami cek ulang,” tambahnya.

Jika hingga batas akhir perpanjangan pencarian hasilnya masih nihil, tim gabungan akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum melaporkan hasilnya ke pimpinan. Gunung sudah hampir habis disisir, drone sudah mondar-mandir di udara. Sekarang tinggal satu hal yang terus dicari bersama: kabar baik yang semoga tidak ikut tersesat di antara kabut Lawu. (tebe)

You Might Also Like

Mumpung Lagi Puasa, Perbanyak Doa agar Utang Cepat Lunas Ini Bacaannya

Begal Sadis Halmahera Memang Gak Ada Kapoknya, Dito Sudah 4 Kali Masuk Penjara

Koperasi di Jateng Didorong Naik Kelas

ASN Semarang All Out, Siap Bawa Pulang Medali di Pornas XVII 2025

Penting! Dokumen Tanah Girik sampai Letter C Nggak Berlaku Lagi Mulai 2026

TAGGED:basarnasBukit mongkranggunung lawuheadlinesekda jatengtim sar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 85 Persen Warga Semarang Sudah Pegang JKN
Next Article Es Gabus Sudah Aman, Tapi Trauma Masih Nempel

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rapat Belum Kelar, Asap Rokok dan Game Keburu Viral Dulu, Nah Loh…

Sidang Nadiem Makin Panas, Tuntutan Belasan Tahun Bikin Geger

Jawaban Dibilang Salah, Lomba MPR Malah Berujung Gugatan Panjang

OC Kaligis Laporkan Menkes ke Polda Metro Jaya, Ternyata Terkait Hal Ini

Gerobak Pinggir Jalan Hancur, Disikat Mobil MBG Owi Pulang Tinggalkan Anak Masih Balita

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Kenapa Syawal Jadi Bulan Favorit Menikah?

Maret 23, 2026
Bupati Pati Sudewo dilempari massa saat menemui massa aksi.
Politik

DPRD Setuju Gulirkan Hak Angket dan Bentuk Pansus, Proses Pemakzulan Bupati Pati Dimulai

Agustus 13, 2025
Wali Kota Solo Respati Ardi menghadiri Rakerda Lazismu Surakarta, di Gedung Induk Siti Walidah UMS, Minggu (1/2/2026).
Info

Hadiri Rakerda Lazismu, Respati: Angka Kemiskinan di Solo Harus Makin Turun

Februari 1, 2026
Tim Sar Sidoarjo sedang mengevakuasi reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo Jawa Timur yang ambruk. dari 42 ribu pesantren se_indonesia, hanya 51 pesantren yang bangunannya memiliki ijin atau legal. Foto: dok/PemkabSidoarjo
Nasional

Setelah Tragedi Ponpes Al-Khoziny, Istana Kaji Rencana APBN untuk Bangun Pesantren 

Oktober 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Yazid Masih Jadi Tanda Tanya di Mongkrang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?