Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kursi SD Jogja Masih Banyak Kosong, Sekolah Putar Otak Cari Murid
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Kursi SD Jogja Masih Banyak Kosong, Sekolah Putar Otak Cari Murid

Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta. Pasalnya, tingkat keterisian siswa baru di jenjang SD pada tahun lalu baru mencapai sekitar 75 persen dari total daya tampung yang tersedia.

Nugroho P.
Last updated: Juni 18, 2026 10:09 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi anak SD.
SHARE

BACAAJA, YOGYAKARTA – Sekolah dasar di Kota Yogyakarta kembali menghadapi tantangan menjelang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sejumlah sekolah diperkirakan masih akan kesulitan memenuhi kuota siswa baru seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta. Pasalnya, tingkat keterisian siswa baru di jenjang SD pada tahun lalu baru mencapai sekitar 75 persen dari total daya tampung yang tersedia.

Artinya, masih ada sekitar 1.000 kursi yang belum terisi dari kapasitas keseluruhan yang mencapai sekitar 3.700 siswa. Jumlah itu menunjukkan masih banyak sekolah yang belum mendapatkan murid sesuai target.

Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori, mengatakan pihaknya mendorong setiap sekolah melakukan berbagai terobosan agar lebih diminati masyarakat. Menurutnya, sekolah perlu lebih aktif mengenalkan keunggulan masing-masing.

Ia meminta sekolah tidak hanya menunggu calon peserta didik datang mendaftar, tetapi juga membangun daya tarik melalui peningkatan kualitas pendidikan maupun prestasi sekolah.

“Sekolah ya cari murid langsung, kedua meningkatkan prestasinya,” ujar Budi, Kamis (18/6/2026).

Untuk membantu meningkatkan jumlah pendaftar, Disdikpora juga membuka kesempatan bagi calon siswa yang berasal dari daerah di luar Kota Yogyakarta selama masih berbatasan langsung dengan wilayah kota.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu mendongkrak tingkat keterisian sekolah dasar hingga minimal mencapai 80 persen pada pelaksanaan SPMB tahun ini.

Budi menjelaskan, apabila jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia, proses seleksi akan mengutamakan usia calon peserta didik.

Pendaftaran SPMB jenjang SD dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026. Orang tua diminta memperhatikan jadwal tersebut agar proses pendaftaran dapat berjalan sesuai ketentuan.

Syarat utama penerimaan tetap mengacu pada usia calon murid. Anak yang telah berusia minimal tujuh tahun menjadi prioritas utama untuk diterima.

Budi menegaskan, dalam proses penerimaan siswa baru tidak ada tes membaca, menulis, maupun berhitung sebagai syarat masuk sekolah dasar.

Jika setelah proses utama masih tersedia kursi kosong, sekolah akan menerima calon peserta didik yang telah berusia enam tahun sesuai aturan yang berlaku.

Di sisi lain, tantangan mencari murid juga dirasakan langsung oleh sejumlah sekolah. Salah satunya SD Negeri Kintelan 2 Yogyakarta yang pada pelaksanaan SPMB tahun lalu hanya memperoleh empat pendaftar.

Kepala SD Negeri Kintelan 2, Kuswanto, mengakui jumlah tersebut masih jauh dari harapan. Kondisi itu membuat sekolah harus mencari cara baru agar semakin dikenal masyarakat.

Menurutnya, lokasi sekolah yang berdekatan dengan beberapa sekolah lain menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pilihan orang tua. Sebagian masyarakat lebih memilih sekolah yang dianggap memiliki daya tarik lebih besar.

Selain itu, keberadaan sistem pendaftaran real time online di sekolah lain juga ikut memengaruhi pola pilihan calon peserta didik.

Meski begitu, pihak sekolah tidak ingin menyerah menghadapi kondisi tersebut. Berbagai upaya pembenahan terus dilakukan agar kualitas layanan pendidikan semakin meningkat.

Kuswanto mengatakan sekolah akan menghadirkan semangat baru melalui peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan program sekolah, serta berbagai inovasi yang mampu menarik perhatian masyarakat.

Ia berharap langkah tersebut bisa meningkatkan kepercayaan orang tua sehingga jumlah siswa baru pada SPMB 2026/2027 mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan inovasi dari masing-masing sekolah, pelaksanaan SPMB tahun ini diharapkan mampu mengisi lebih banyak kursi yang masih kosong sekaligus memperluas akses pendidikan dasar bagi anak-anak di Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya. (*)

You Might Also Like

Kuliah Praktik Ala Unkartur Semarang: Ngatur Jam Makan dan Ngurusin Mood Satwa

Dua Ton Harapan dari Semarang: FK Unnes Kirim Bantuan ke Aceh

Jagung Unwahas Tinggal Nunggu Lampu Hijau

S3-Manajemen Untag Semarang Kantongi Akreditasi Perdana, Perkuat Pendidikan Doktoral

Server SPMB Jateng Dipasang ‘Turbo’, Jamin Nggak Ada Drama Saat Daftar Sekolah

TAGGED:kurang muridpendidikanyogyakarta
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Operasi Langit Digeber, Kalteng Ngebut Cegah Karhutla Sebelum Makin Meluas
Next Article Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Gibran Dorong Banyak Pihak Turun Bareng Bersama di MBG

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

JUARA STAND UP COMDEY - Singgung materi gaji honorer, Rachmad Rizkiawan, mahasiswa PGSD Kelompok D, PPG Calon Guru UPGRIS, meraih Juara 1 Lomba Stand Up Comedy, yang digelar di halaman Masjid Agung Jawa Tengah, pada Minggu (1/11/2026). (wid)

Garap Materi ‘Beratnya Jadi Guru Honorer’, Rachmad Rizkiawan Raih Juara 1 Lomba Stand Up Comedy PPG UPGRIS

ENJOY BERCERITA - Eleanor Jocelyn Nugroho, bocah berusia 12 tahun siswi kelas 7 SMP yang tampil enjoy di panggung 'Treats & Tales: Halloween Storytelling Parade' di Mal Ciputra, Simpang Lima, Semarang, Minggu (1/11/2026). (dul)

Bukan Sekadar Bercerita, Storytelling Jadi Ruang Anak Ekspresikan Diri

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

Danang Wicaksana Dorong Pemdes Proaktif Usulkan Pembangunan Infrastruktur sesuai Kebutuhan Wilayah

Ilustrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) dan bukti pelunasan pajak kendaraan.

12 Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan November 2026, Mana Saja? Berikut Daftar Lengkapnya

POTENSI EKONOMI - Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengunjungi Desa Kadipaten, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Menekraf mendorong Desa Kadipaten jadi pusat ekonomi kreatif.

Keren! Menekraf Dorong Wonosobo Jadi Pusat Ekonomi Kreatif

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Juni 28, 2026
OpiniPendidikan

Memperjuangkan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing di Jerman

Oktober 19, 2026
Pendidikan

Jangan Sampai Bisnis Cuma Modal “Yang Penting Laku”

Agustus 11, 2026
Pendidikan

Hafal Alquran Dapat Bonus Rp1 Juta

Juni 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kursi SD Jogja Masih Banyak Kosong, Sekolah Putar Otak Cari Murid
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?