Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cerita Gus Amin soal Rapat Bahas Mahar Seleksi Perangkat Desa di Pati
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Cerita Gus Amin soal Rapat Bahas Mahar Seleksi Perangkat Desa di Pati

R. Izra
Last updated: Agustus 3, 2026 4:22 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
SIDANG KORUPSI--Kades dan warga Pati menjadi saksi sidang korupsi terdakwa Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (3/8/2026). (bae)
SIDANG KORUPSI--Kades dan warga Pati menjadi saksi sidang korupsi terdakwa Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (3/8/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kepala Desa Tamansari, Kecamatan Jaken, Gus Amin, mengungkap isi rapat di Kantor Kecamatan Jaken yang disebut membahas pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati.

Dalam rapat itu, menurutnya, muncul permintaan uang Rp165 juta untuk calon perangkat desa dan Rp225 juta bagi calon sekretaris desa.

Pengakuan tersebut disampaikan Gus Amin saat menjadi saksi dalam sidang dugaan pemerasan pengisian perangkat desa yang menjerat Bupati Pati nonaktif Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (3/8/2026).

Bacaaja: Sudewo Pati Ngaku Gak Percaya Mistis, Bantah Terima Gratifikasi Keris
Bacaaja: Camat Margorejo Kelabakan Dicecar KPK soal Mahar Perangkat Desa

Menurut Gus Amin, rapat digelar pada 14 Januari 2026 dan dihadiri sejumlah kepala desa, Camat Jaken, dan dua orang tim sukses Sudewo, Sukarjan serta Sumarjiono.

Gus Amin mengatakan camat hanya membuka jalannya pertemuan, sedangkan pembahasan mengenai pengisian perangkat desa sepenuhnya disampaikan dua orangnya bupati.

“Pak camat hanya membuka. Materinya disampaikan Pak Sumarjiono sama Pak Sukarjan,” ujarnya.

Dalam forum itu, kata Gus Amin, calon perangkat desa diminta menyiapkan uang jika mau mengikuti seleksi perangkat desa. Uang tersebut harus diserahkan paling lambat keesokan harinya, 15 Januari 2026.

“Kalau tidak bisa ya ditinggal, tidak ada pengajuan perangkat desa lagi selama kepemimpinan Bupati Sudewo,” kata Gus Amin menirukan penyampaian dalam rapat.

Gus Amin mengaku langsung mempertanyakan permintaan uang tersebut. Menurutnya, selama menjabat kepala desa sejak 2008, pengisian perangkat desa di Tamansari tidak pernah dipungut biaya.

“Saya lebih dominan protes ke permintaannya, karena dari dulu di tempat saya gratis. Bahkan setelah ujian, saya melarang yang mau memberikan hadiah atau semacamnya. Jadi mungkin bisa dibilang saya ini agak idealis,” katanya.

Meski sempat memprotes, Gus Amin mengaku tidak bisa mengubah keputusan yang disampaikan dalam rapat.

“Saya tegaskan ke warga, saya melarang. Tapi kalau tetap mau ikut, risiko tanggung sendiri,” katanya.

Namun, kedua warga tersebut tetap mengikuti seleksi dan menyerahkan uang masing-masing Rp165 juta kepada Sukarjan dan Sumarjiono. (bae)

You Might Also Like

Warga Waswas Banjir Datang Lagi, Tanggul Sungai Jembawan 1 Ambrol Dihantam Arus Deras

Suka Ngabuburit di Rel Kereta? Itu Nggak Asik, Bahaya dan Terancam Dipenjara

Fix Gak Betah? 8.000-an Orang Lepas Status WNI, Singapura Jadi Tujuan Utama

Kejati Jateng Gaspol Lacak Aset Korupsi Kakao yang Libatkan Dosen UGM

Abah Khan Kiai Cabul Semarang Diseret ke Pengadilan, Sidang Digelar Tertutup

TAGGED:gus aminheadlinekadeskecamatan jakenpatiperangkat desarapatsudewo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PSIS Tinggal Dua Nama Lagi! Skuad Mahesa Jenar Hampir Full Team
Next Article KONSERVASI TERUMBU KARANG - Program Terang Laut diwujudkan melalui kegiatan transplantasi terumbu karang di kawasan konservasi Taman Nasional Karimunjawa menggunakan metode Biorock dan Web Spider, yang dirancang untuk mendukung percepatan rehabilitasi ekosistem bawah laut. Program ‘Terang Laut’ Pertegas Komitmen ESG PLN Icon Plus dalam Mewujudkan Iconnectivity for Green

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Baru Datang, Besok Habis! Satu Tangki Air Bersih di Jabungan Tak Kuat Lawan Kemarau

SIDANG KORUPSI--Kades dan warga Pati menjadi saksi sidang korupsi terdakwa Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (3/8/2026). (bae)

Endus Permainan Politik? Kuasa Hukum Sudewo Ungkit Penyidik KPK Diduga Kerabat Mantan Bupati Haryanto

TAK RAMAI LAGI - Pedagang bendera dan umbul-umbul sedang merapikan dagangan mereka, di pinggir jalan di Semarang. Pelapak bendera curhat, dagangan mereka kini sepi tak seramai dulu lagi. Kata mereka, lapak bendera pinggir jalan kalah saing sama pedagang online. (dul)

Curhat Getir Pedagang Bendera di Awal Agustus, Lapak Sepi Pembeli Perkara Ini

Baru 30 Menit, Ludes! Makan Gratis Darul Hisan Diserbu Warga Semarang Tiap Pagi

KONSERVASI TERUMBU KARANG - Program Terang Laut diwujudkan melalui kegiatan transplantasi terumbu karang di kawasan konservasi Taman Nasional Karimunjawa menggunakan metode Biorock dan Web Spider, yang dirancang untuk mendukung percepatan rehabilitasi ekosistem bawah laut.

Program ‘Terang Laut’ Pertegas Komitmen ESG PLN Icon Plus dalam Mewujudkan Iconnectivity for Green

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Hukum

Anomali! Cerita Perwira Polisi Pegawai KPK Peras Tersangka Korupsi Bupati Pemalang

Juli 31, 2026
Info

Ibu Bukan Cuma Urus Rumah, Tapi Juga Bumi: Pesan Megawati di Hari Ibu

Desember 18, 2025
Hukum

Ribuan Pil Terlarang Disita dari Penghuni Kos di Purwokerto

September 23, 2025
LAPORAN KINERJA: Ketua DPR RI Puan Maharani menyerahkan laporan kinerja DPR Tahun Sidang 2024-2025 kepada Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10). Penyerahan laporan ini sekaligus menandai penutupan Masa Sidang I Tahun Sidang 2025-2026. (Foto: Ist)
Nasional

Tutup Masa Sidang DPR, Puan Ingatkan Demokrasi Butuh Kedewasaan, Bukan Saling Menyalahkan

Oktober 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cerita Gus Amin soal Rapat Bahas Mahar Seleksi Perangkat Desa di Pati
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?