Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jejak Sastra di Dua Stasiun Tua, Dubes Prancis Lacak Perjalanan Penyair Dunia di Jalur Kereta Jawa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jejak Sastra di Dua Stasiun Tua, Dubes Prancis Lacak Perjalanan Penyair Dunia di Jalur Kereta Jawa

R. Izra
Last updated: Agustus 7, 2026 8:26 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
KUNJUNGAN DUBES--Dubes Prancis, Fabien Penone, datang ke Stasiun Kedungjati dan Stasiun Tuntang untuk menelusuri jejak penyair legendaris Prancis, Arthur Rimbaud, Kamis (6/8/2026). (ist)
KUNJUNGAN DUBES--Dubes Prancis, Fabien Penone, datang ke Stasiun Kedungjati dan Stasiun Tuntang untuk menelusuri jejak penyair legendaris Prancis, Arthur Rimbaud, Kamis (6/8/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Ada tamu spesial yang menyambangi jalur kereta bersejarah di Jawa Tengah, Kamis (6/8/2026). Duta Besar Prancis, Fabien Penone, datang ke Stasiun Kedungjati dan Stasiun Tuntang untuk menelusuri jejak penyair legendaris Prancis, Arthur Rimbaud.

Kunjungan ini bukan sekadar wisata sejarah. Napak tilas tersebut digelar untuk memperingati 150 tahun perjalanan Arthur Rimbaud di Pulau Jawa, yang ternyata pernah melintasi jalur kereta di wilayah Semarang menuju Tuntang pada 1876.

Berdasarkan catatan sejarah, Rimbaud tiba di Semarang pada 1 Agustus 1876. Dari sana, ia melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api menuju Tuntang sebelum meneruskan perjalanan darat ke Salatiga saat menjalani penugasan di Hindia Belanda.

Bacaaja: Sebelum Sastra Kiamat, WS Rendra Dipanggil Kembali
Bacaaja: Ketika AI Ikut Nulis, Sastra Masih Perlu Manusia? Simak Kata Sastrawan Semarang

Meski hanya singgah dalam waktu singkat, perjalanan itu kini menjadi bagian penting dari sejarah yang menghubungkan Indonesia dan Prancis. Kisah tersebut bahkan masih terus diteliti oleh para sejarawan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan kunjungan Duta Besar Prancis menjadi pengakuan bahwa jalur kereta di Jawa bukan hanya memiliki nilai transportasi, tetapi juga menyimpan sejarah dunia.

“Jejak Arthur Rimbaud menunjukkan bahwa lebih dari satu abad lalu, jalur kereta api di Jawa telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah dunia,” kata Luqman.

Menurutnya, KAI berkomitmen menjaga bangunan dan jalur kereta bersejarah agar tetap hidup sebagai ruang edukasi sekaligus destinasi wisata.

Ia menyebut Stasiun Kedungjati, Stasiun Tuntang, hingga Lawang Sewu bukan hanya saksi perkembangan transportasi di Indonesia, tetapi juga menyimpan banyak cerita yang bernilai sejarah.

“Kami berharap peringatan 150 tahun Arthur Rimbaud ini semakin mempererat hubungan Indonesia dan Prancis sekaligus memperkenalkan kekayaan sejarah perkeretaapian Indonesia kepada masyarakat internasional,” ujarnya. (bae)

You Might Also Like

Libur Panjang Datang, Jateng Bersiap Diserbu 7,8 Juta Pelancong

Mbak Ita Ungkit Lomba Nasi Goreng saat Sidang PK Lawan Putusan Hakim Tipikor

Timur Tengah Lagi Panas, DPR: Haji 2026 Aman Nggak Nih?

Sidang MK Memanas, MBG Disebut Geser Prioritas Pendidikan

Desak Transparansi Kasus Eks-Jampidsus Febrie Adriansyah, Mahasiswa Geruduk Kejati Jateng

TAGGED:arthur rimbaudpenyair duniapenyair prancisprancisrel kereta jawastasiun kedungjatistasiun tuastasiun tuntang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SIDANG TPPU--Terdakwa kasus TPPU, Gus Yazid (kemeja hijau), di hadapan majelis hakim, meminta pihak lain ditersangkakan. (bae) Berani Banget! Di Depan Hakim, Gus Yazid Minta Presiden Prabowo Ikut Dijadikan Tersangka
Next Article BERMACAM SENJATA API - Petugas menunjukkan sebagian senjata api yang ditemukan di sebuah ruangan di sekolah swasta di Jakarta Selatan. Ditemukan hampir seribu senjata api, berbagai macam peluru, narkoba berupa ganja dan sabu, serta barang terlarang lainnya. Mau Perang Atau Jadi Kartel? Hampir Seribu Senjata Api Ditemukan di Sekolah Jakarta, Ada Sabu dan Ganja Juga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Uang Bertanda Tangan Purbaya Mulai Diburu Kolektor

Seniman senior Yogyakarta Susilo Nugroho, yang dikenal luas lewat karakter ikonik Den Baguse Ngarsa.

Den Baguse Ngarsa Berpulang, Dunia Seni-Budaya Jogja Kehilangan Salah Satu Cahaya Terangnya

Jepang Kekurangan Tenaga Sopir

Tren Positif Berlanjut, Gol Telat Hari Nur Selamatkan PSIS

GIIAS Semarang 2026 Kembali Digelar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sejumlah pelajar tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Banjarnegara menerima penghargaan Lomba Resensi Berbasis Koleksi Perpustakaan yang diserahkan pada Jumat, 1 Agustus 2025 di SMAN 1 Banjarnegara.
Daerah

Pelajar Juara Lomba Resensi Buku Koleksi Perpusda Banjarnegara Terima Penghargaan

Agustus 2, 2025
Info

Bikin E-KTP Nggak Harus Ribet: Datang, Foto, Jadi

Mei 8, 2026
Bendera merah putih berkibar dalam parade negara-negara peserta IWA Charity Bazaar di Bucharest, Rumania (7/12).
Info

Pesona Indonesia Bikin Pecah Bazar Amal di Bucharest

Desember 10, 2025
KELUARGA - Ilustrasi keluarga yang merawat anak sekaligus orang tua (lansia). (ist)
Info

Pemerintah Siapkan Skema Bantuan Khusus untuk Keluarga yang Rawat Anak dan Lansia

Agustus 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jejak Sastra di Dua Stasiun Tua, Dubes Prancis Lacak Perjalanan Penyair Dunia di Jalur Kereta Jawa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?