Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: OJK Jelaskan Nasib Peserta DPLK DPPK Jiwasraya Sekarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

OJK Jelaskan Nasib Peserta DPLK DPPK Jiwasraya Sekarang

OJK menegaskan pembubaran kedua dana pensiun itu dilakukan resmi sejak 16 Januari 2025. Keputusan itu tercantum dalam surat resmi OJK dan nomor keputusan KADK KEP-68/D.05/2025 serta KEP-69/D.05/2024. Langkah ini dilakukan atas permintaan Tim Likuidasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang kini tengah dalam proses likuidasi.

Nugroho P.
Last updated: Maret 24, 2026 8:46 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi Jiwasraya.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara soal masa depan para peserta Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dan Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) Jiwasraya setelah keduanya resmi dibubarkan. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, memastikan mekanisme likuidasi tetap berjalan sesuai aturan. Semua manfaat pensiun peserta DPPK akan dibayar berdasarkan valuasi aktuaria dan laporan keuangan terakhir yang diaudit.

Sementara itu, Ogi menjelaskan peserta DPLK Jiwasraya bisa mengalihkan portofolio mereka ke DPLK lain yang dipilih oleh pemberi kerja atau kelompok peserta. Dengan cara ini, hak peserta tetap terlindungi meskipun dana pensiun aslinya sudah dibubarkan. Proses ini juga memastikan kesinambungan pembayaran manfaat pensiun tanpa gangguan.

OJK menegaskan pembubaran kedua dana pensiun itu dilakukan resmi sejak 16 Januari 2025. Keputusan itu tercantum dalam surat resmi OJK dan nomor keputusan KADK KEP-68/D.05/2025 serta KEP-69/D.05/2024. Langkah ini dilakukan atas permintaan Tim Likuidasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang kini tengah dalam proses likuidasi.

I Wayan Wijana, Direktur Eksekutif OJK yang menangani perizinan dan pengawasan dana pensiun, menegaskan keputusan pembubaran bersifat final dan sah menurut hukum. OJK memastikan proses likuidasi dan alih portofolio tetap transparan dan diawasi ketat. Hal ini sekaligus memberi kepastian bagi peserta terkait hak pensiun mereka di masa depan.

Menurut Ogi, pembayaran manfaat DPPK akan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal likuidasi, dengan prioritas pada peserta aktif dan pensiunan. Sementara DPLK diarahkan agar peserta bisa langsung melanjutkan portofolio ke penyelenggara lain tanpa kehilangan akumulasi dana. Tujuannya adalah meminimalkan risiko dan memastikan dana pensiun tetap aman.

OJK juga menekankan bahwa seluruh proses likuidasi ini diawasi ketat oleh regulator untuk menghindari potensi penyalahgunaan dana. Tim likuidasi wajib membuat laporan berkala tentang aset dan kewajiban yang tersisa. Hal ini menjadi jaminan bahwa semua peserta mendapat haknya sesuai ketentuan.

Bagi peserta yang ingin memindahkan portofolio DPLK, OJK menyediakan jalur resmi untuk konsultasi dan administrasi. Pemberi kerja maupun kelompok peserta bisa memilih DPLK baru yang terpercaya dan sesuai kebutuhan. Langkah ini sekaligus menjaga kesinambungan investasi peserta agar tidak terganggu.

Ogi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pihak ketiga yang mengaku bisa “mempercepat” proses likuidasi. Semua proses harus melalui mekanisme resmi OJK dan Tim Likuidasi Jiwasraya. Hal ini untuk melindungi peserta dari risiko penipuan atau kehilangan dana.

Selain itu, OJK memastikan bahwa likuidasi dana pensiun juga mempertimbangkan kepentingan pensiunan yang sudah menerima sebagian manfaat. Mereka tetap akan menerima hak tambahan sesuai hasil valuasi akhir. Dengan mekanisme ini, semua peserta, baik aktif maupun pensiunan, bisa mendapat perlindungan maksimal.

Terakhir, OJK menekankan bahwa langkah pembubaran dan likuidasi dana pensiun ini bagian dari upaya memperbaiki tata kelola industri asuransi dan dana pensiun di Indonesia. Peserta DPLK maupun DPPK Jiwasraya tetap dijamin haknya selama mengikuti prosedur resmi. Dengan pengawasan ketat dan mekanisme yang jelas, OJK berharap kepercayaan publik terhadap sistem dana pensiun tetap terjaga. (*)

You Might Also Like

Resmi! BBM Pertamax Ikut Melambung Tinggi, Jadi Rp16.250 dari Sebelumnya Rp12.300

Jateng Kejar Swasembada: Produksi Digenjot, Irigasi Diperbaiki, Petani Dapat Asuransi

Jangan Sampai Nyangkut, Pemprov Jateng Buka Posko THR

Bahlil Plintat-plintut soal Pasokan Batu Bara ke PLN, Sempat Bilang Aman Kini Akui Kurang

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, Investasi Rp11,15 Triliun

TAGGED:jiwasrayaojk
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ilustrasi sekolah daring di rumah. Pemerintah Wacanakan Belajar Di Rumah Untuk Anak Sekolah, Nasib MBG Nih?
Next Article Kelelahan, Polantas Metro Meninggal Saat Tugas Idul Fitri, Sedih

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PENUMPANG KERETA: Pengguna jasa kereta api berjalan menuju pintu keluar stasiun setelah kereta yang mereka tumpangi berhenti di Stasiun Semarang Poncol. (ist)

Liburan Akhir Tahun Ada Diskon 30 Persen untuk Tiket Kereta Api, Buruan Jangan Kehabisan!

PETA BENCANA - Peta rawan bencana banjir di wilayah Kota Semarang. (Dok BPBD)

Peta Wilayah Rawan Banjir di Semarang, Warga Siap-siap saat Hujan Datang

Warga Jateng Bisa Klaim Cashback Pajak Kendaraan Bermotor Rp50.000 di Sini

PELANTIKAN PEJABAT BARU - Mohamad Kristijadi diambil sumpah jabatan sebagai Sekda Wonosobo bersama 37 pejabat lainnya. Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat memimpin prosesi pelantikan yang digelar di Pendopo Bupati, pada Jumat (6/11/2026).

Bupati Afif Minta Sekda Baru Bentuk Super Tim, Bukan Jadi Superman

BB SABU: Barang bukti sabu-sabu hasil pengungkapan kasus jaringan Batang-Pekalongan oleh Ditresnarkoba Polda Jawa Tengah. (ist)

Rugi Bandar! Edarkan Sabu Upah Rp100 Ribu, Ancaman Hukuman Seumur Hidup

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

17 Juta Pemudik Masuk Jateng, Pemprov Jamin Ketersediaan Stok Pangan

Maret 7, 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat mendiskusikan persoalan sumur minyak tua di Jateng bersama SKK Migas Jabanusa, Kamis (11/9/2025). Di Jawa Tengah terdapat sekitar 5.300 sumur minyak tua siap dioptimalkan menjadi “ATM energi” sesuai Permen ESDM No. 14/2025. Pemerintah dan SKK Migas mendorong pengelolaan sumur oleh BUMD, KUD, atau UMKM dengan teknologi tepat guna, demi meningkatkan PAD dan swasembada energi secara aman.. Foto: dok/humas
DaerahEkonomi

5.300 Sumur Minyak di Jateng Siap Balik Jadi ATM Energi

September 11, 2025
Ekonomi

KPR Perumahan di Jateng Tembus Rp4,96 Triliun, Nomor Satu di Indonesia

Agustus 2, 2026
Ekonomi

Nawal Yasin: Ipemi Jangan Sekadar Kumpul, Tapi Naikin Level

April 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: OJK Jelaskan Nasib Peserta DPLK DPPK Jiwasraya Sekarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?