Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kelelahan, Polantas Metro Meninggal Saat Tugas Idul Fitri, Sedih
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Kelelahan, Polantas Metro Meninggal Saat Tugas Idul Fitri, Sedih

Polda Metro Jaya menegaskan Fajar tidak hanya bertugas saat Idul Fitri, tetapi juga aktif mengawal kelancaran arus mudik lebaran 2026. Dugaan sementara, almarhum meninggal akibat kelelahan ekstrem dan gangguan pernapasan setelah bekerja maraton di lapangan.

Nugroho P.
Last updated: Maret 24, 2026 8:50 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Brigadir Fajar Permana meninggal dunia saat mengamankan arus lalu lintas Idul Fitri 1447 Hijriah.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kabar duka datang dari Polda Metro Jaya, seorang polantas bernama Brigadir Fajar Permana meninggal dunia saat mengamankan arus lalu lintas Idul Fitri 1447 Hijriah. Almarhum diduga mengalami kelelahan fisik luar biasa setelah berjaga di berbagai titik pelayanan masyarakat. Sebelum meninggal, Fajar sempat mengeluhkan sesak napas pada Sabtu pagi, usai menunaikan tugasnya.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum. Ia mendoakan Fajar husnul khotimah dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Sebagai penghargaan, Kapolri menyetujui kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) anumerta untuk Fajar sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya.

Polda Metro Jaya menegaskan Fajar tidak hanya bertugas saat Idul Fitri, tetapi juga aktif mengawal kelancaran arus mudik lebaran 2026. Dugaan sementara, almarhum meninggal akibat kelelahan ekstrem dan gangguan pernapasan setelah bekerja maraton di lapangan. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyebut dedikasi Fajar adalah cerminan pengabdian nyata Polri kepada masyarakat.

Budi menambahkan, pihak kepolisian merasa kehilangan sosok Bhayangkara muda yang penuh semangat melayani. Pengabdian Fajar disebut luar biasa karena rela menempatkan kepentingan pribadi di belakang demi keamanan pemudik. Polda memastikan seluruh hak almarhum dipenuhi, termasuk santunan untuk keluarga dan penghormatan terakhir yang layak.

Kejadian ini menjadi perhatian serius pimpinan Polri untuk evaluasi kesehatan personel yang masih bertugas di lapangan. Langkah ini dimaksudkan agar kejadian serupa tidak terulang pada operasi-operasi mendatang. Polda juga menekankan pentingnya pemantauan fisik dan mental anggota selama tugas panjang, terutama saat musim mudik dan hari besar keagamaan.

Selain itu, Polda Metro menegaskan bahwa operasional arus mudik tetap berjalan optimal meski ada kehilangan personel. Polri akan menyesuaikan penugasan agar tidak membebani anggota secara berlebihan. Fokusnya adalah keseimbangan antara pelayanan publik dan keselamatan anggota di lapangan.

Kapolri juga mengingatkan seluruh jajaran agar menjaga kondisi fisik saat bertugas, termasuk cukup istirahat dan hidrasi. Pemberian rotasi dan jadwal kerja fleksibel dinilai penting untuk mencegah kelelahan ekstrem. Langkah-langkah ini sekaligus bagian dari reformasi internal Polri dalam menjaga kesehatan personel.

Masyarakat pun banyak yang menyampaikan duka cita melalui media sosial, menyoroti dedikasi Fajar selama arus mudik dan Idul Fitri. Dukungan moral ini menjadi bentuk apresiasi terhadap pengabdian anggota Polri yang mengutamakan keselamatan publik. Polda berharap semangat pengabdian almarhum tetap menjadi teladan bagi personel lainnya.

Keluarga almarhum menyatakan terima kasih atas perhatian dan penghormatan dari pimpinan Polri maupun masyarakat. Mereka berharap jasa Fajar tetap dikenang sebagai pengabdian tulus bagi bangsa. Polda Metro berjanji akan terus memantau kesejahteraan personel agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Sebagai penutup, Polda Metro menegaskan operasional pengamanan arus lalu lintas tetap berjalan dengan profesional. Semua anggota yang bertugas diminta menjaga kesehatan dan bekerja sesuai protokol rotasi. Dedikasi Fajar Permana akan menjadi pengingat bagi seluruh Polri bahwa pengabdian tinggi harus diimbangi dengan perhatian pada kondisi fisik dan keselamatan personel.(*)

You Might Also Like

Isu Sabotase Kebakaran Terra Drone Makin Liar, Polisi Angkat Suara

Di Kantor Dipanggil Purbaya, di Rumah Tak Berdaya

Lagu Siti Mawarni Viral Sumut Bikin Heboh, Liriknya Ngena Banget

Iuran BPJS Harus Naik, Negara Nggak Kuat Lagi?

Lengkap! Isi Surat Terbuka Pegawai Ditjen Pajak Minta Prabowo-Gibran Mundur

TAGGED:polantaspolantas kelelahanpolantas meninggal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article OJK Jelaskan Nasib Peserta DPLK DPPK Jiwasraya Sekarang
Next Article Dataran Tinggi Dieng Ramai Banget, Wisatawan Serbu Sekali Lagi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.

NU Jateng Sebut Ashari Bukan Kiai, Izin Pesatren Dipertanyakan: Dia Itu Dukun!

KOLASE FOTO DUA TOKOH NU -- Kiri ke kanan: Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Titip Salam ke Saiful: “Assalamualaikum, Salam Buat Gus Ipul Ya”

MATA UANG - Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS.

Cadangan Devisa RI Anjlok, Imbas Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah

JAMIN KEAMANAN KORBAN - Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Kurnia Muhajarah, Wakil Rektor I, Imam Yahya, dan Ketua Satgas PPKS UIN Walisongo Semarang, Nur Hasyim, menggelar jumpa pers, Jum'at (8/5/2026). Mereka memastikan keamanan korban dugaan pelecehan seksual oleh dosen. (dul)

Pria Begitar di Balik Dugaan Pelecehan Mahasiswi UIN Walisongo, Kampus Bentuk Tim Gabungan

TERDAKWA BERLARI--AKBP Basuki, terdakwa kasus tewasnya dosen Untag berlari sambil ketawa usia sidang tuntutan, Jumat (8/5/2026). (bae)

Kelakuan Gokil AKBP Basuki: Lari Sambil Ketawa setelah ‘Hanya’ Dintuntut 5 Tahun Penjara

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Wacana Kereta Kilat Pajajaran KDM Picu Tanya di Tengah Padatnya Moda

Desember 1, 2025
Viral

Damkar Sat Set Banget, Bayi Keluar dalam 10 Menit

Oktober 18, 2025
Viral

Longsor Malam Hari Guncang Majenang, 2 Tewas,  Warga Belum Pulih

November 14, 2025
Viral

KPAI Angkat Suara, Teguran Keras Buat Polah Gus Elham Cium Anak di Panggung

November 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kelelahan, Polantas Metro Meninggal Saat Tugas Idul Fitri, Sedih
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?