Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Hendi ke Anak Muda: Jangan Cuma Jago Scroll, Berani Juga Bersuara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Hendi ke Anak Muda: Jangan Cuma Jago Scroll, Berani Juga Bersuara

Zaman sekarang, menyampaikan pendapat tinggal satu klik. Tapi ironisnya, makin banyak yang memilih diam daripada menyuarakan gagasan. Mantan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi mengingatkan, masa depan bangsa tak akan berubah kalau generasi mudanya hanya jadi penonton di ruang publik.

T. Budianto
Last updated: Agustus 4, 2026 8:43 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SARASEHAN KEBANGSAAN: Hendrar Prihadi (kiri) dan Benny Danang Setianto (kanan) saat kegiatan Sarasehan Kebangsaan di Kampus Soegijapranata Catholic University, Kota Semarang, Senin (3/8/2026). (Foto: SCU)
SHARE

SEMARANG, BACAAJA- Keberanian untuk menyampaikan gagasan oleh generasi muda masih menjadi tantangan besar hari ini. Kepedulian generasi muda terhadap persoalan bangsa bisa ditunjukkan lewat keberanian bersuara, membangun kolaborasi hingga berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Hal itu diungkapkan Hendrar Prihadi alias Hendi, yang merupakan Wali Kota Semarang periode 2013-2022, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) 2022-2025 sekaligus alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Soegijapranata Catholic University (SCU) pada acara Sarasehan Kebangsaan di kampus itu, Senin (3/8/2026).

Rendahnya keberanian ini menurut survei yang dikutip Hendi ditunjukan dengan masih banyak generasi muda yang belum aktif menyampaikan pendapatnya di ruang publik.

“Kita ini sebenarnya tidak kekurangan orang pintar. Persoalannya adalah bagaimana anak-anak muda, akademisi, masyarakat, berani menyuarakan apa yang menurut mereka benar,” tegasnya pada keterangan tertulis SCU, Selasa (4/8/2026) petang.

Baca juga: SCU Gandeng Pemprov Jateng, Bareng-Bareng Perangi Kemiskinan

Padahal, kata Hendi, banyak inovasi lahir dari gagasan-gagasan yang muncul di ruang publik. Ini sejalan dengan tema Dies Natalis ke-44 SCU yakni Berjumpa dan Menyala. “Perjumpaan yang intens dengan masyarakat, terutama komunitas kalangan muda, perlu dilibatkan untuk menyampaikan gagasan,” lanjut Hendi.

Senada dengan Hendi, Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Lingkungan (FITL) sekaligus dosen Fakultas Hukum dan Komunikasi (FHK) SCU, Benny Danang Setianto, menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan kritik.  

Walaupun, menurutnya, tidak semua kritik akan langsung menghasilkan perubahan. “Keberanian menyampaikan keprihatinan, jujur menyampaikan apa yang dirasakan, tanpa adanya kepentingan pribadi. Bahwa itu nanti didengarkan atau tidak, itu bukan sesuatu yang sepenuhnya bisa kita kendalikan,” kata Benny.

Kehilangan Optimisme

Hendi dan Benny sepakat agar generasi mudah tidak kehilangan optimisme terhadap masa depan bangsa hanya karena belum ada perubahan yang terlihat. Menurut mereka, generasi muda harus lebih peka terhadap permasalahan sosial di sekitarnya, alih-alih bersikap apatis.  Kepekaan tersebut kemudian mesti didukung dengan keberanian dalam menyampaikan gagasan dengan cara yang bertanggung jawab.

Ketua Dies Natalis, Fidelis Aggiornamento Saintio menyebut forum itu digelar berangkat dari kegelisahan kampus menghadapi tantangan kebangsaan. Hal tersebut kemudian dirumuskan dalam tema Dies Natalis.

“Kampus ingin menghadirkan ruang perjumpaan kepada siapapun, khususnya antara mahasiswa dan masyarakat. Harapannya bisa menyalakan api semangat untuk tetap berkontribusi di tengah ketidakpastian,” tuturnya.

Baca juga: Mengenang Mgr Soegijapranata, SCU Gaungkan Semangat “Perjumpaan yang Mengubah”

Pada kesempatan ini juga, SCU bersama Ikatan Alumni Unika Soegijapranata (IKA Soepra) turut memberikan bakti sosial kepada tenaga kebersihan dan keamanan kampus. Bakti sosial diserahkan secara simbolis oleh Rektor SCU Robertus Setiawan Aji Nugroho bersama Ketua Umum IKA Soepra, Krisseptiana alias (Tia Hendi) diikuti jajaran pengurus.

Di era ketika jempol begitu cepat mengetik komentar di media sosial, justru keberanian menyampaikan gagasan yang membangun terasa makin langka. Padahal perubahan tak pernah lahir dari mereka yang hanya diam. Sebab bangsa ini tidak kekurangan penonton, tetapi masih butuh lebih banyak anak muda yang berani naik ke panggung. (eks)

You Might Also Like

Lowongan Kerja Kekinian di Jawa Tengah? Intip AyoKerjo Jateng, Solusi Cari Kerja Anak Muda

7,26 Juta Penumpang Padati Jalur KAI Semarang dalam Enam Bulan

300M Viral? KPK Bantah Isu Pinjem Bank

Zaman Gini Warnet Masih Laku di Semarang, Polisi Bilang Ada Indikasi untuk Judol

DPU vs Sampah: Duel di Tengah Hujan

TAGGED:headlinemahasiswascu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article JALUR SESAR--Peta geologi milik Dinas ESDM Jateng yang mengacu pada Van Bemmelen, menunjukkan jalur sesar di Kota Semarang. (bae) Waspada! Tiga Jalur Sesar Membentang di Kota Semarang, Ini Wilayah yang Dilewati
Next Article MENIKMATI MALAM - Kawasan Candi Tugu kini jadi magnet spot wisata untuk menikmati Kota Semarang dari ketinggian. (dul) Angkringan Monspace Jadikan Kawasan Candi Tugu Magnet Wisata Malam Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jangan Asal Klik! Anak SMP Temanggung Diingatkan, Radikalisme Bisa Menyelinap Lewat Medsos dan Gim Online

Jelang Penetapan UMP-UMK 2027, Buruh Curhat ke Ahmad Luthfi

DWS Soroti Penyadapan Prabowo, Sebut Mengarah ke Makar jika Unsur Pidana Terpenuhi

Ilustrasi upah buruh yang belum mencukupi kebutuhan hidup layak (KHL).

Buruh Jateng Desak Perubahan Kebijakan 2027: Upah Layak Bukan Bonus!

Kader Posyandu Diminta Bantu Deteksi Stunting dan Anak Putus Sekolah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Sekolah Sepi Murid, Ternyata Bukan Cuma Soal Kelahiran

Juli 13, 2026
Ekonomi

Rumah Baru Nggak Cuma Jual Lokasi, Tapi Juga Gas Gratis?

Mei 8, 2026
Pendidikan

Agustina Minta Tiap Sekolah Punya Forum Anti-Perundungan

Juli 24, 2026
Info

ARMSD Ingatkan Giant Seawall Bisa Jadi Bumerang

Juni 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hendi ke Anak Muda: Jangan Cuma Jago Scroll, Berani Juga Bersuara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?