Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Puluhan Santri Diduga Keracunan MBG saat Prabowo Kunjungi Cilacap, 22 Orang Rawat Inap
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Puluhan Santri Diduga Keracunan MBG saat Prabowo Kunjungi Cilacap, 22 Orang Rawat Inap

R. Izra
Last updated: Mei 2, 2026 9:27 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)
Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)
SHARE

BACAAJA, CILACAP – Momen kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Cilacap pada Rabu (29/4/2026) diwarnai kabar gak enak. Namun, kabar tersebut tak terungkap ke publik hingga Prabowo menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Cilacap.

Terlebih, kabar gak sedap ini menyangkut program prioritas Presiden Prabowo. Ya, ini terkait Makan Bergizi Gratis (MBG).

Puluhan santri putri di salah satu pondok pesantren di Kelurahan Gumilir, Cilacap Tengah, dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bacaaja: MBG di Klaten Bikin Heboh: Makan Gratis, Bonus Mual?
Bacaaja: Soal MBG, Zulhas: Kalau Basi, Komplain Langsung ke SPPG, Nggak Usah Drama di Medsos

Meski sempat bikin panik, kondisi para santri kini berangsur membaik. Kepala Dinas Kesehatan Cilacap, Hasanuddin, menyebut dari total 40 santri dan 1 pengasuh yang sempat masuk IGD RSUD Cilacap, sebagian besar sudah pulih.

“Dari 22 yang sempat dirawat inap, sekarang sudah 21 orang pulang. Tinggal 1 yang masih dirawat,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Santri yang masih dirawat itu diketahui baru masuk rumah sakit sehari sebelumnya. Ia masih mengeluhkan mual dan pusing, sehingga belum diizinkan pulang.

Gejala yang dialami para santri sendiri relatif sama, mulai dari sakit perut, mual, muntah, hingga diare. Keluhan ini mulai dirasakan sejak Selasa (28/4/2026) malam, tak lama setelah mereka mengonsumsi makanan -atau sehari sebelum kunjungan Presiden Prabowo ke Cilacap.

Dugaan sementara mengarah pada menu MBG yang dikonsumsi para santri. Apalagi, kejadian ini muncul di waktu yang berdekatan dengan agenda kunjungan Presiden di Cilacap, yang juga berkaitan dengan program tersebut.

Meski begitu, penyebab pastinya masih belum bisa dipastikan. Dinas Kesehatan Cilacap sudah mengirim sampel makanan ke Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk diuji lebih lanjut.

“Masih menunggu hasil lab dari Semarang,” kata Hasanuddin.

Ia juga menegaskan, para santri tidak hanya mengonsumsi MBG, tetapi juga makanan lain dari lingkungan pesantren. Hal ini jadi salah satu faktor yang masih ditelusuri dalam proses investigasi.

Saat kejadian, tim dari Dinkes, puskesmas, hingga balai karantina kesehatan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan cepat.

Kini, situasi sudah jauh lebih kondusif. Mayoritas santri sudah kembali ke aktivitasnya, sementara satu santri yang masih dirawat terus dipantau kondisinya.

Diketahui

Presiden Presiden Prabowo Subianto memimpin groundbreaking 13 proyek hilirisasi tahap II saat kunjungan kerja di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). (*)

You Might Also Like

Order Seret, Pabrik Bulu Mata Purbalingga Mulai Lepas Ratusan Karyawannya

Subsidi Motor Listrik Dinilai Salah Sasaran, MTI Desak Pemerintah Alihkan Dana ke Angkutan Umum

Purbaya Spil UU Cipta Kerja Bikinan Jokowi Bikin Negara Boncos Rp 125 Triliun

Heboh Banget Guru ASN Diberhentikan, Ini Alasannya

Malam Panjang di Mangkang: Banjir Datang, Pantura Ikut Tersendat

TAGGED:cilacapheadlinekeracunan MBGkunjungan kerja presidenprabowo subiantosantri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Aksi buruh memperingati May Day di depan kantor Gubernuran, Kota Semarang, Jumat (1/5/2026). (dul) Gubernur Jateng Bersyukur May Day Berjalan Tertib, Luthfi: Sinyal Positif untuk Investasi
Next Article Aksi buruh pada peringatan May Day di Semarang, Jumat (1/5/2026). (dul) Aksi May Day di Semarang, Buruh Usung 15 Isu Krusial: dari Upah hingga Keselamatan Kerja

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAKSI SIDANG--Istri mantan Pangdam IV/Diponegoro Letjen TNI Widi Prasetijono, Novita Permatasari (batik) berdiri usai bersaksi di sidang pencucian uang korupsi BUMD Cilacap, Senin (15/6/2026). (bae)

Perang Jenderal di Pusaran Korupsi BUMD Cilacap, Dibongkar Istri Eks-Pangdam di Sidang

ANTRE LOKET--Penumpang kereta api mengantre di stasiun Daop 4 Semarang. (ist)

Libur Tahun Baru Islam, 198 Ribu Penumpang Serbu KA Daop 4 Semarang

Ilustrasi aksi penganiayaan.

Tiga Tahun Hilang Kabar, Perempuan Bandung Muncul Terluka Parah

Ratusan Calon Dokter Mentok Ujian, Kampus Ikut Disorot

Kontainer Numpuk Bukan Bea Cukai, Importir Malah Santai Dulu

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Tol Jogja-Bawen Dikebut, Siap Bikin Waktu Tempuh Cuma Sejam!

Oktober 18, 2025
Unik

Pemprov Dikasih Alat “Nyedot Air dari Udara”

Mei 5, 2026
Ekonomi

Zulhas: Ngeliat Indonesia Cukup dari Jateng

Maret 4, 2026
ILUSTRASI KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran Pemkab Jepara berupaya melakukan pemadaman api di pabrik bahan baku tas dan sepatu PT Chengqi Industrial Indonesia di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang terbakar, Sabtu (17/1/2026). (Damkar Jepara)
Info

Pabrik Bahan Baku Tas di Jepara Terbakar, Kerugian Capai Rp5 Miliar

Januari 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Puluhan Santri Diduga Keracunan MBG saat Prabowo Kunjungi Cilacap, 22 Orang Rawat Inap
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?