Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Soal MBG, Zulhas: Kalau Basi, Komplain Langsung ke SPPG, Nggak Usah Drama di Medsos
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Soal MBG, Zulhas: Kalau Basi, Komplain Langsung ke SPPG, Nggak Usah Drama di Medsos

Program makan bergizi gratis (MBG) lagi disorot, tapi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas, punya pesan simpel: kalau ada yang nggak beres, langsung komplain, bukan update status. Di hadapan siswa SMAN 1 Semarang, Zulhas ngomong blak-blakan soal menu, protes, sampai fenomena “curhat ke medsos”.

T. Budianto
Last updated: April 23, 2026 4:17 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KUNJUNGAN ZULHAS: Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan saat berkunjung ke SMAN 1 Semarang, Kamis (23/4/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menegaskan kalau sekolah punya hak penuh buat “review” menu MBG. Kalau bosan atau ngerasa menunya itu-itu aja, kepala sekolah bisa langsung minta variasi.

“Kalau menunya sama terus, bisa request. Mau apa, bilang aja,” kata Zulhas saat berkunjung ke SMAN 1 Semarang, Kamis (23/4/2026). Menurutnya, menu MBG sekarang juga sudah lebih kekinian. Nggak melulu makanan “jadul”, tapi sudah menyesuaikan selera generasi sekarang.

Baca juga: Semarang Siap Jadi “Dapur Ide” Program MBG

“Sekarang ada teriyaki chicken, dulu zaman saya belum ada,” celetuknya, yang langsung disambut reaksi antusias siswa. Tapi bukan cuma soal variasi, Zulhas juga menekankan kualitas.

Kalau makanan yang disajikan bermasalah misalnya, kurang protein atau bahkan nasi basi, pihak sekolah diminta nggak diam.

Kena Sanksi

Langsung komplain ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Bahkan, kalau laporan sampai tiga kali diabaikan, SPPG terkait bisa kena sanksi. “Kalau nggak ditanggapi sampai tiga kali, bisa kami suspend,” tegasnya.

Meski begitu, Zulhas juga nyenggol kebiasaan yang sekarang sering terjadi: apa-apa diunggah ke media sosial. “Kalau ada masalah, jangan akting di medsos. Sampaikan ke SPPG,” ujarnya.

Selain sosialisasi, suasana juga sempat cair saat Zulhas ngajak siswa kuis dadakan soal gizi. Empat siswa yang berani maju dan jawab, langsung dapat hadiah tablet Android.

Baca juga: Dapur MBG di Semarang Upgrade Skill, Belajar Ngolah Makanan Halal dan Aman dari Ahlinya!

Momen ini jadi campuran antara edukasi, hiburan, dan sedikit “kode keras” soal cara menyampaikan keluhan yang lebih efektif.

Di era semua hal bisa viral dalam hitungan detik, ternyata komplain soal nasi basi pun diminta tetap “offline dulu”. Mungkin pesannya jelas: nggak semua masalah butuh panggung, kadang cukup disampaikan ke yang memang punya kuasa memperbaiki. Tapi ya, namanya juga zaman sekarang… yang panas bukan cuma nasinya, timeline juga. (tebe)

You Might Also Like

Semarang Kebanjiran Lagi, Wali Kota: Soal Drainase Nggak Bisa Kerja Sendirian

Tujuh Pejabat Cilacap Dipanggil KPK, Kasus Eks Bupati Melebar

Kantor Bupati Disisir KPK, Empat Ruangan Penting Pemkab Pekalongan Ikut Digeledah

Atap Seng Gak Indah, Prabowo Gulirkan ‘Gentengisasi’ di Penjuru Indonesia, Duit Siapa?

Ihwal Unjuk Rasa Pelajar, Disdikbud Jateng: Demo Boleh tapi Jangan Gampang Kena Hasutan

TAGGED:headlineMBGpemkot semarangsma 1 semarangsppgzulhas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Stand Indonesia Diserbu di Yordania: dari Wayang sampai Es Cendol, Semua Laris Manis!
Next Article Semarang Punya Seniman, Tapi Ekosistemnya Masih “Nyari Bentuk”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Berangkat Mancing Tak Pulang, Bocah Ditemukan Tak Bernyawa 

Fortuner Dikepung Warga, Aksi Pecah Kaca Hebohkan Sore Tanah Abang

Venus dan Jupiter Bakal Berdekatan, Catat Tangggalnya

Cari Bunglon, Dua Anak jadi Korban Ledakan

Dari Bali Sampai Madura, Sekolah Rakyat Terus Bertambah Cepat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Cuaca Lagi Galak, Sekda Jateng Bilang: Tenang, Beras Masih Aman

Januari 20, 2026
Pegawai Ditjen Pajak, Bursok Anthony Marlon, secara terbuka meminta Prabowo-Gibran dan Menkeu Purbaya mundur dari jabatan mereka masing-masing.
Viral

Viral! Pegawai Ditjen Pajak Kirim Surat ke Istana Minta Prabowo-Gibran dan Purbaya Mundur

April 22, 2026
Warga Wonogori membentangkan spanduk di depan kantor DLHK Jateng, spanduk berisi kritik pendirian pabrik semen. (dokumentasi warga)
Ekonomi

Warga Wonogiri Semakin Keras Tolak Pendirian Pabrik Semen di Pracimantoro

Juni 2, 2025
Wali Kota Solo Respati Ardi pukul gong sebagai tanda lanching program Jaksa Sayang Anak oleh Kejaksaan Negeri Surakarta, Rabu (4/3/2026).
Info

Ikut Launching ‘Jaksa Sayang Anak’ di Solo, Respati: Jangan Ada Lagi Kekerasan Anak

Maret 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Soal MBG, Zulhas: Kalau Basi, Komplain Langsung ke SPPG, Nggak Usah Drama di Medsos
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?