Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mengenang Mgr Soegijapranata, SCU Gaungkan Semangat “Perjumpaan yang Mengubah”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Mengenang Mgr Soegijapranata, SCU Gaungkan Semangat “Perjumpaan yang Mengubah”

Memperingati 62 tahun wafatnya Mgr Albertus Soegijapranata, Soegijapranata Catholic University (SCU) menyerukan pentingnya meneladani nilai-nilai perjuangan sang uskup pribumi pertama yang dikenal dengan semangat kebangsaan dan kemanusiaannya.

T. Budianto
Last updated: Juli 22, 2025 5:14 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
TABUR BUNGA: Rektor Soegijapranata Catholic University (SCU), Dr Ferdinandus Hindiarto melakukan tabur bunga di pusara Mgr Soegijapranata di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang, Selasa (22/7). (Foto: Ist)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG- Soegijapranata Catholic University (SCU) mengajak semua pihak untuk meneladani semangat dan perjuangan Monsinyur (Mgr) Albertus Soegijapranata. Diketahui, Mgr Soegijapranata merupakan seorang uskup pribumi pertama sekaligus pahlawan nasional yang memiliki andil besar dalam mendukung kemerdekaan Indonesia melalui jalur diplomasi.

Terhitung hari ini, Selasa (22/7) genap 62 tahun kepergian Mgr Soegijapranata. Ia wafat pada 22 Juli 1963 di Belanda.  Sivitas akademika SCU bersama Pemuda Katolik, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), dan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) mengikuti Perayaan Ekaristi.

Perayaan Ekaristi di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang, Selasa (22/7) yang dipimpin Rm Marcellinus Tanto, Pr, Rm Sebastianus Prasetya Aditama N, Pr, Rm Paulus Erwin Sasmita, Pr, dan Rm Bernadus Himawan, Pr.

Rektor SCU, Dr Ferdinandus Hindiarto mengatakan, pihaknya saban tahun rutin mengadakan misa untuk memperingati wafatnya Mgr Soegijapranata sebagai patron universitas. “Terus mewarisi, menggali, dan menghidupi nilai-nilai beliau. Salah satunya yang kami tekankan tiga tahun terakhir, bagaimana setiap perjumpaan yang beliau lakukan bersama siapapun bisa mengubah dan menggerakkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Ferdinand, semangat tersebut sejalan dengan perhatian kampus dalam mendidik mahasiswa dan melatar belakangi tema besar Dies Natalis ke-43 SCU. Adapun Dies Natalis kali ini mengusung tema “Spiritualitas Perjumpaan: Pendidikan Personal dan Iklusif yang Mengubah dan Menggerakkan.”

“Kami ingin ‘perjumpaan yang mengubah’ selalu ada untuk menggerakkan mahasiswa menjadi pribadi yang lebih matang. Sehingga, kampus, khususnya Perguruan Tinggi Katolik, bukan hanya sebatas ruang perkuliahan, melainkan ruang terciptanya ‘perjumpaan’ itu,” harapnya.

Sekilas Perjuangan

Saat menjabat sebagai Vikaris Apostolik Semarang (1940) dan Uskup Keuskupan Agung Semarang (1949), Mgr Soegijapranata memainkan peran penting dalam masa Revolusi Fisik. Pada masa itu, ia menjembatani komunikasi antara pemimpin nasional dengan dunia internasional, serta menggunakan kapasitasnya untuk meredam konflik dan mendukung diplomasi.

Salah satu langkah strategis yang beliau lakukan adalah mengirim surat resmi kepada Vatikan, meminta agar Indonesia diakui kemerdekaannya. Langkah ini terbukti memperkuat posisi Indonesia di mata dunia internasional saat itu.

Selain itu, ia juga mendorong para misionaris dan umat Katolik asing untuk mendukung perjuangan Indonesia. Sementara di dalam negeri, Uskup kelahiran Surakarta, 25 November 1896 itu mempromosikan dialog antar agama untuk memperjuangkan hak rakyat.

Sempat mengenyam pendidikan di Belanda, ia dikenal sebagai uskup yang cerdas dan berwawasan luas, namun rendah hati. Dikenal juga dengan semboyan khasnya, “100 Persen, Katolik 100 Persen Indonesia”.

Beliau juga memperjuangkan inklusivitas dan keterlibatan umat Katolik dalam membangun bangsa. Slogan tersebut juga tercermin ketika ia menjadikan Gereja sebagai tempat perlindungan bagi pengungsi dan korban perang akibat agresi militer Belanda. (bae)

You Might Also Like

Pengen Kaya Cepat? Coba Amalkan Doa Ini

Akses Logistik Terisolasi, 4.000 Warga Enggano Hidup Tanpa Kepastian

Kibarkan Bendera One Piece, Rumah Warga Tuban ‘Diserbu’ Aparat Gabungan

Keluarga dr Aulia Minta Karier 3 Dokter Tersangka Bullying PPDS Undip Disetop

Aipda Robig Minta Maaf kepada Ayah Korban Penembakan di Hadapan Hakim

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lawan Beras Oplosan, Pemkot Andalkan Srikandi Pangan
Next Article Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Tuban, Jawa Timur, ditutup sehari setelah diresmikan. Padahal KDMP Pucangan adalah Koperasi Merah Putih Percontohan Bikin Geger! Baru Sehari Diresmikan, Koperasi Merah Putih Percontohan di Tuban Langsung Tutup

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Begini Nasib Anggota DPRD Jember yang Ngrokok dan Main Game saat Sidang

Lomba Mau Diulang, Sekolah Ini Pilih Mundur Terhormat Saja

Jangan Asal Goreng, Ternyata Ada Telur Ayam Yang Bahaya Dikonsumsi

Film Pesta Babi, Pemerintah Bilang Jangan Keburu Panik Dulu

Bukan Cuma Buat Mudik, Jasela Didorong Jadi Jalur Pangan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

EkonomiPlesir

Jateng Ngebut Siapkan Wisata Ramah Muslim

Maret 8, 2026
Unik

Ngaku Kerja di Pelayaran, Ternyata Pelaku Penganiayaan di Sleman Hanya Staf Admin Pelabuhan

Juli 8, 2025
Ilustrasi Negara Tuvalu di kawasan Pasifik yang terancam tenggelam karena perubahan iklim. (AI)
Unik

Tuvalu Terancam Tenggelam karena Perubahan Iklim, Warga Difasilitasi Migrasi ke Australia

Juni 29, 2025
Tips

Niat Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadhan, Biar Hati Siap, Belum Telat Kok

Februari 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mengenang Mgr Soegijapranata, SCU Gaungkan Semangat “Perjumpaan yang Mengubah”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?