Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Ngebut Siapkan Wisata Ramah Muslim
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
EkonomiPlesir

Jateng Ngebut Siapkan Wisata Ramah Muslim

Wisata halal bukan lagi sekadar tren, tapi sudah jadi pasar besar dunia. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun mulai tancap gas menyiapkan diri. Targetnya jelas: tahun 2027 Jateng jadi salah satu pusat wisata ramah muslim. Tapi kata Gubernur Ahmad Luthfi, persiapannya nggak perlu menunggu lama, mulai sekarang juga langsung jalan.

T. Budianto
Last updated: Maret 8, 2026 6:59 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PELANTIKAN PENGURUS: Pengurus HIPMI Syariah Jawa Tengah masa bakti 2026-2029 dilantik di Wisma Perdamaian, Semarang, Jumat (6/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyiapkan berbagai langkah untuk mengembangkan wisata ramah muslim dan wisata halal di wilayahnya. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan ekosistem industri halal, mulai dari kewajiban sertifikasi halal untuk berbagai produk hingga pengembangan wirausaha berbasis pesantren.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, pengembangan wisata halal sudah masuk dalam peta jalan pembangunan daerah beberapa tahun ke depan. “Road map kita di Jawa Tengah, 2025 fokus infrastruktur, 2026 swasembada pangan, dan 2027 pariwisata serta ekonomi syariah. Tidak usah menunggu, sekarang dimulai,” kata Luthfi saat menghadiri pelantikan pengurus HIPMI Syariah Jawa Tengah masa bakti 2026-2029 di Wisma Perdamaian, Semarang, Jumat (6/3/2026).

Baca juga: Jateng Bidik Wisatawan Timur Tengah

Menurutnya, Jawa Tengah punya peluang besar untuk masuk ke pasar wisata ramah muslim tingkat internasional. Apalagi, banyak negara dengan kultur serumpun yang potensinya belum tergarap maksimal. “Kita punya wisata ramah muslim, wisata halal. Jangan hanya mikro dan kecil, tapi juga menengah. Ada banyak negara serumpun yang belum tergarap,” ujarnya.

Untuk mendukung target tersebut, pemerintah juga menjalankan berbagai program penguatan industri halal, di antaranya: sertifikasi halal untuk makanan, minuman, bahan baku, kosmetik, dan produk gunaan.

Kemudian ada program santripreneur yang mendorong wirausaha dari kalangan santri serta fasilitasi sertifikasi halal bagi Industri Kecil Menengah (IKM). Selain itu masih ada program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) untuk UMKM yang berlangsung hingga 17 Oktober 2026.

Pemprov Jateng juga menggandeng berbagai pihak untuk mempercepat pengembangan ekosistem ekonomi syariah, salah satunya melalui kolaborasi dengan HIPMI Syariah Jateng.

Perkuat Investasi

Ketua HIPMI Syariah Jateng, Muhammad Sabiq Kamalul Haq mengatakan, organisasinya siap mendukung program pemerintah, khususnya dalam memperkuat investasi dan sertifikasi halal bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

“Ke depan kami akan membantu pemerintah menuju program wisata halal dan wisata ramah muslim 2027, termasuk dari sisi investasi maupun sertifikasi halal bagi UMKM,” ujarnya. Saat ini HIPMI Syariah Jawa Tengah memiliki sekitar 50 pengurus dan 500 anggota yang tersebar di berbagai daerah. Organisasi tersebut juga menaungi sekitar 350 UMKM.

Selain itu, mereka juga siap membantu pesantren yang ingin mengembangkan unit usaha melalui akses permodalan koperasi syariah. Sabiq menambahkan, HIPMI Syariah juga mendorong lahirnya wirausaha muda berbasis kepedulian sosial atau social entrepreneur.

Baca juga: Pemprov Jateng Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

“Menjadi pengusaha tidak hanya mencari uang, tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial. Social entrepreneur justru menjadi program utama kami,” katanya. Dengan potensi wisata alam, budaya, hingga kuliner yang sudah terkenal, Jawa Tengah sebenarnya tinggal menambahkan satu hal: ekosistem halal yang kuat.

Kalau semuanya berjalan sesuai rencana, bukan tidak mungkin nanti wisatawan datang ke Jateng bukan cuma cari pemandangan atau kuliner enak, tapi juga karena merasa liburannya lebih nyaman, halal, dan ramah untuk semua. (tebe)

You Might Also Like

Kemarau Belum Puncak, Pemprov Sudah Guyur 3,2 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Halalbihalal Pemprov Jateng Jadi Ajang Konsolidasi Kepala Daerah

PRPP Jateng Konsisten Catatkan Kerugian, Pemprov Ungkap Faktor Ini

Bulog-Polda Jateng Gelontorkan 78 Ton Beras Murah

Bikin Naik Bus Makin Praktis, Pemprov Luncurkan Sistem Pembayaran Digital Trans Jateng

TAGGED:ahmad luthfiHIPMI Syariah Jatengpemprov jatengwisata halal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ojol Perempuan di Jateng Bakal Punya “Tameng Digital”
Next Article Bima Arya Sentil Bupati Pekalongan: Ngaku Tak Paham Hukum Kok Mau Jadi Kepala Daerah?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Samuel Wattimena Ingatkan Ancaman El Nino, Pariwisata dan UMKM Diminta Siaga

Kuota Hangus? DPR Bilang Saatnya Operator Lebih Ramah ke Pelanggan

Widodo C Putro Puas Agresivitas dan Komunikasi Pemain

RAIH PENGHARGAAN - PLN Icon Plus meraih penghargaan Fastest Rising Internet Service Provider dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026.

PLN Icon Plus Catat Prestasi di SBBI Awards 2026, Raih Penghargaan Fastest Rising Internet Service Provider

Soal Kriminalisasi Petani, Luthfi: Pemprov Siap Beri Pendampingan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

KSPN Desak Kenaikan UMK 2026 Minimal 10 Persen

November 10, 2025
Hukum

Sekda Jateng: Inspektorat Harus Jadi “Alarm Dini” Korupsi

Maret 31, 2026
Ilustrasi desa tertinggal di Jateng, tak mempunyai akses jalan yang layak dilintasi.
Info

Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Jateng, Tapi Rob dan Akses Masih Jadi PR

Juli 21, 2026
Pendidikan

Luthfi: Sekolah Bukan Cuma Tempat Belajar, Tapi “Jalan Keluar” dari Kemiskinan

Maret 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Ngebut Siapkan Wisata Ramah Muslim
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?