Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kemarau Belum Puncak, Pemprov Sudah Guyur 3,2 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kemarau Belum Puncak, Pemprov Sudah Guyur 3,2 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Musim kemarau baru berjalan, tapi kran bantuan sudah dibuka lebar. Pemprov Jateng mencatat lebih dari 3,2 juta liter air bersih telah didistribusikan ke wilayah-wilayah yang mulai terdampak kekeringan.

T. Budianto
Last updated: Juli 16, 2026 4:46 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BANTUAN AIR BERSIH: Sebuah truk tanki menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang daerahnya mengalami kesulitan air bersih, beberapa waktu lalu. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BATANG, BACAAJA– Pemprov Jateng terus mempercepat penanganan dampak musim kemarau 2026. Hingga pertengahan Juli, lebih dari 3,2 juta liter air bersih telah disalurkan ke daerah-daerah yang mengalami krisis air.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, seluruh pemerintah kabupaten dan kota telah memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Para bupati dan wali kota sudah membuat mapping. Sudah dipetakan mana daerah-daerah yang kekeringan,” ujar Luthfi usai menghadiri Tasyakuran HUT ke-27 PP Polri Cabang Batang, belum lama ini.

Menurutnya, hasil pemetaan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah provinsi bersama dinas terkait untuk menentukan langkah penanganan sesuai kebutuhan masing-masing daerah. “Prinsipnya, bupati dan wali kota sudah punya data. Tinggal kita mengeksekusi kegiatannya,” katanya.

Baca juga: Kemarau Mulai Ngegas, Delapan Desa Cilacap Kebagian Kiriman Air Bersih

Berdasarkan data BPBD Jawa Tengah, hingga saat ini terdapat 16 kabupaten/kota yang telah menetapkan status siaga kekeringan, yakni Sukoharjo, Demak, Temanggung, Brebes, Kendal, Sragen, Banjarnegara, Purbalingga, Grobogan, Kabupaten Semarang, Pemalang, Wonosobo, Purworejo, Wonogiri, Kota Salatiga, dan Kota Tegal.

Sementara itu, sejak 5 Juni hingga 14 Juli 2026, distribusi bantuan air bersih telah mencapai 3.258.000 liter atau setara 660 tangki. Bantuan tersebut telah menjangkau 30.378 kepala keluarga atau sekitar 81.297 jiwa di 15 kabupaten, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Sragen, Grobogan, Jepara, Demak, Kabupaten Semarang, dan Pemalang.

Kolaborasi

Penyaluran air bersih tidak hanya dilakukan oleh Pemprov Jateng. Pemkab/Pemkot, BPJS Kesehatan, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak, hingga BUMD Tirta Satria turut berkolaborasi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Selain penanganan darurat, Pemprov juga telah menerbitkan Surat Edaran Gubernur tentang Antisipasi Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan sejak 9 Juni 2026 sebagai pedoman bagi seluruh pemerintah daerah selama musim kemarau.

Luthfi menegaskan, pembahasan teknis penanganan kekeringan masih terus dilakukan bersama pemerintah kabupaten dan kota agar distribusi bantuan dapat berjalan efektif.

Baca juga: Antisipasi Kekeringan, Puan Minta Pemerintah Siaga Air Bersih

Tak hanya mengandalkan dropping air bersih, pemerintah juga menyiapkan langkah jangka menengah dan panjang melalui pemeliharaan sumur bor komunal, penguatan infrastruktur air bersih, peningkatan manajemen logistik, konservasi sumber daya air, hingga edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak menggunakan air selama musim kemarau.

Air bersih memang bisa dikirim dengan truk tangki. Tapi kalau kemarau makin panjang, yang dibutuhkan bukan hanya distribusi bantuan, melainkan juga cara agar krisis air tak selalu datang sebagai tamu tahunan. (tebe)

You Might Also Like

Rumah Hangus, Solidaritas Tetangga Justru Jadi ‘Aset’ Paling Berharga

Wali Kota Resmikan Taman Agro Eduwisata Masjid Agung

Jateng Jadi “Anak Kesayangan” Pusat Soal Halal

Tiga Orang Meninggal karena Banjir Semarang

Dialek Semarangan Ternyata Cuma Hidup di Lima Kecamatan

TAGGED:headlinekekeringanpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Rosok di Jalur Masuk Kota Lama Semarang Ditertibkan Satpol PP
Next Article Viral Dugaan Pelecehan Seksual Online, Kampus Undip Bergerak

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

Pencabutan Hak Politik Fadia Arafiq Harga Mati, KPK Tak Mau Negosiasi

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kapolda Jateng Respons Kabar OTT KPK Tangkap Bupati Klaten

Jateng Borong Tiga Gelar Terbaik Anugerah Legislasi Daerah

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

Kronologi Bupati Klaten Hamenang Terjaring OTT KPK: Dijemput di Rumah Dinas, Dibawa ke Mapolresta Klaten

Ahmad Luthfi saat ditemui di Gedung Gradhika, Kota Semarang, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kata Luthfi Ihwal Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

WISUDA UPGRIS: Mahasiswa didampingi orang tua mengikuti Wisuda Ke-84 UPGRIS di gerung Balairung, Selasa (13/10/2026). (bae)
Info

Wisuda UPGRIS Kukuhkan 1.255 Sarjana dan Magister

Oktober 13, 2026
Nasional

Hercules Indonesia Hujani Gaza dengan 28 Ton Bantuan Kemanusiaan

Agustus 19, 2025
ATAS PERMINTAAN APARAT - Bank Mandiri, melalui akun IG resmi mereka menyatakan pemblokiran rekening Supriyono alias Botok, warga Pati, atas permintaan aparat. Namun, Mandiri tak menjelaskan instirusi aparat negara tersebut.
Info

Teguh Pati Pertanyakan Rekening Bank Mandiri Botok Diblokir: Kami Ini Salah Apa?

Agustus 24, 2026
Info

Peduli Kesehatan Mental, Respati akan Tambah Psikolog dan Upgrade Posyandu Plus di Solo

Februari 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kemarau Belum Puncak, Pemprov Sudah Guyur 3,2 Juta Liter Bantuan Air Bersih
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?