Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kemarau Mulai Ngegas, Delapan Desa Cilacap Kebagian Kiriman Air Bersih
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Kemarau Mulai Ngegas, Delapan Desa Cilacap Kebagian Kiriman Air Bersih

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap pun bergerak menyalurkan bantuan air bersih ke daerah-daerah yang terdampak kekeringan.

Nugroho P.
Last updated: Juli 4, 2026 9:36 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi antrian air bersih.
SHARE

BACAAJA, CILACAP – Musim kemarau mulai terasa di sejumlah wilayah Kabupaten Cilacap. Debit sumber air yang menurun bikin warga di beberapa desa kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak sampai mencuci.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap pun bergerak menyalurkan bantuan air bersih ke daerah-daerah yang terdampak kekeringan.

Hingga 2 Juli 2026, total air bersih yang sudah didistribusikan mencapai 117 ribu liter atau setara dengan 24 tangki. Bantuan itu menjangkau delapan desa yang tersebar di enam kecamatan.

Secara keseluruhan, ada 1.063 keluarga atau sekitar 3.942 warga yang menerima bantuan tersebut. Sebagian besar merupakan daerah yang mengandalkan sumber mata air alami yang kini debitnya terus menurun.

Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Taryo, mengatakan distribusi bantuan dilakukan berdasarkan laporan dan hasil kaji cepat bersama pemerintah desa setempat.

“Hingga Kamis (2/7/2026), distribusi terbanyak diberikan ke Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruklegi, sebanyak 10 tangki. Sementara Desa Cinangsi, Cimrutu-Rawaapu, dan Ujungalang masing-masing menerima tiga tangki, sedangkan Desa Klumprit dan Kedungbenda dua tangki, serta Desa Karangbenda satu tangki,” kata Taryo.

Menurut hasil pemantauan BPBD, penyebab utama krisis air bersih kali ini adalah menurunnya debit sumber air yang selama ini menjadi andalan masyarakat.

Akibatnya, warga harus mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Di beberapa lokasi, jarak tempuh untuk mendapatkan air bersih bahkan menjadi lebih jauh dibanding biasanya.

Kondisi itu salah satunya dirasakan warga Dusun Bondan, Desa Ujungalang, Kecamatan Kampunglaut. Wilayah yang berada di kawasan pesisir tersebut menghadapi tantangan tersendiri ketika musim kemarau datang.

Taryo menjelaskan, sebagian warga Dusun Bondan harus menggunakan perahu untuk mengambil air bersih dari lokasi lain karena sumber air di sekitar permukiman sudah tidak mencukupi.

“Sebagian warga terdampak kekeringan di Dusun Bondan RT 04 RW 01, Desa Ujungalang, Kecamatan Kampunglaut, harus mengambil air dari lokasi yang lebih jauh dengan menggunakan perahu,” ujarnya.

Situasi tersebut membuat distribusi bantuan air menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas warga tetap berjalan normal di tengah musim kemarau.

Di Dusun Bondan sendiri, krisis air bersih berdampak pada sekitar 70 keluarga atau 250 jiwa. Mereka terdiri dari berbagai kelompok usia, termasuk warga lanjut usia, ibu hamil, hingga balita.

Data BPBD mencatat ada 100 laki-laki, 100 perempuan, 20 lansia, tiga ibu hamil, dan 25 balita yang terdampak kekeringan di wilayah tersebut.

“Krisis air bersih di Dusun Bondan berdampak kepada 70 keluarga atau 250 jiwa yang terdiri atas 100 laki-laki, 100 perempuan, 20 lanjut usia, tiga ibu hamil, dan 25 balita, sehingga kami mendistribusikan bantuan pada Kamis (2/7) ke wilayah tersebut,” kata Taryo.

Selain menyalurkan bantuan, BPBD juga mengajak pemerintah desa dan masyarakat untuk aktif melaporkan kondisi di lapangan apabila mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Laporan yang cepat dinilai penting agar penanganan bisa segera dilakukan sebelum kondisi semakin parah dan berdampak lebih luas terhadap kehidupan warga.

Musim kemarau tahun ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Karena itu, kesiapsiagaan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi faktor penting untuk menghadapi potensi kekeringan yang lebih besar.

BPBD memastikan distribusi bantuan air bersih akan terus dilakukan sesuai kebutuhan dan laporan yang masuk dari desa-desa terdampak.

“Kami mengimbau pemerintah desa dan masyarakat segera melaporkan apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar bantuan dapat segera disalurkan secara cepat dan tepat sasaran,” tutup Taryo. (*)

You Might Also Like

Semarang Ngebut Mau Bebas TBC 2028, Layanan Kesehatan Canggih Udah Nongol di Puskesmas

Nyanyi Dulu, Beban Hidup Belakangan: Puluhan Warga Pedurungan Adu Suara

Solo Bakal Punya Wali Jogo Kali, Respati Resik-resik Sungai setelah Olahraga Pagi

Siapa Tersangka OTT KPK di Cilacap? 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Termasuk Bupati dan Sekda

Lawan Stunting Lewat Peran Ayah, Wonosobo Gas Program Keluarga Hangat Bersama

TAGGED:bpbdcilacapkekeringan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Aroma Wewangian Misterius di Kuta Bikin Turis India Kehilangan Uang Puluhan Juta
Next Article Wali Kota Solo Respati Ardi. Sekolah Negeri Lagi Diuji, Respati Ajak Warga Solo Balik Percaya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Belum Resmi Masuk Musim Hujan, Petani Diminta Waspadai Hujan Tipuan

Produksi Jagung Jateng Tembus 2,68 Juta Ton

Gol Tunggal Hamdi Bawa PSIS Tembus Tiga Besar Klasemen

Tiga Kelurahan Semarang Jadi Pilot Project Kampung Perdamaian

35 Peserta Lolos Tes Potensi Calon Komisi Informasi Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Lagi Panas di Pansus Angket, Bupati Sudewo Tiba-tiba Nongol di Acara Pramuka

Agustus 23, 2025
Daerah

Luthfi Klaim Tak Ada Desa Tertinggal di Jateng

Januari 15, 2026
Daerah

BPKP Jateng Fokus Awasi Pengadaan Barang dan Jasa yang Rawan Korupsi

Juli 9, 2025
Daerah

DPRD Jateng Sahkan RPJMD dan SOTK Baru

Juli 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kemarau Mulai Ngegas, Delapan Desa Cilacap Kebagian Kiriman Air Bersih
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?