Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Polisi Buru Narkoba hingga Septic Tank
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Polisi Buru Narkoba hingga Septic Tank

Mau ngilangin barang bukti pakai cara ekstrem? Buang ke septic tank. Tapi ternyata, strategi itu nggak cukup licin buat lolos dari kejaran polisi. Di Semarang, aksi “buang sabu ke kloset” justru berujung bongkar total, dan hasilnya, tetap keangkat juga.

T. Budianto
Last updated: April 9, 2026 9:15 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BARANG BUKTI: Petugas Ditresnarkoba Polda Jateng dibantu tukang sedot WC mencari barang bukti narkoba di sebuah septic tank, Sabtu (4/4/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dengan cara yang bisa dibilang nggak biasa. Pelaku sempat berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang sabu ke dalam septic tank, tapi upaya itu gagal total.

Petugas nggak tinggal diam. Mereka sampai harus bongkar kloset, panggil jasa sedot WC, dan ngulik isi septic tank demi memastikan barang bukti nggak lenyap. Hasilnya? Empat paket besar dan satu paket kecil sabu dengan total 21,47 gram, plus 25 butir ekstasi berhasil ditemukan.

Kasus ini terungkap pada Jumat, (3/4/2026) dini hari. Dua tersangka diamankan: RAW, pria asal Banyumanik, dan DAZ, perempuan dari Gunungpati. Keduanya diketahui pasangan yang tinggal bareng di rumah kontrakan.

Awalnya, polisi dapat laporan warga soal dugaan aktivitas narkoba di wilayah tersebut. Dari situ, penyelidikan dilakukan sampai akhirnya RAW ditangkap saat lagi beraksi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik.

Baca juga: BNN Jateng Gerebek 8 Tempat Hiburan Malam di Semarang, 5 Orang Positif Narkoba

Dari penangkapan awal, polisi sudah mengamankan 5 gram sabu dan 3 butir ekstasi yang siap edar. Nggak berhenti di situ, pengembangan kasus membawa petugas ke rumah kontrakan mereka yang ternyata jadi “markas kecil” aktivitas peredaran.

Peran keduanya juga kebagi jelas. RAW jadi kurir sekaligus pengedar, sementara DAZ bantu simpan sekaligus buang barang bukti (yang sayangnya gagal total). Bahkan diketahui, RAW bukan pemain baru, dia residivis di kasus serupa.

Barang Bukti

Total barang bukti yang diamankan cukup banyak: 28,29 gram sabu, 28 butir ekstasi, alat-alat seperti timbangan digital, plastik klip, pipet kaca, sampai dua handphone dan satu motor Honda.

Polisi juga masih ngejar satu nama lain, MD, yang diduga sebagai pemasok. Saat ini statusnya masih DPO. Menariknya, dari bisnis ilegal ini, pelaku cuma dibayar Rp300 ribu per 5 gram sabu yang diedarkan. Bonusnya? Bisa pakai narkoba gratis.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, Kombes Pol Yos Guntur YS Susanto menegaskan, cara licik seperti apapun nggak bakal menghentikan penyelidikan.

Baca juga: Luthfi: Perang Narkoba Jangan Cuma Seremoni!

“Membuang ke septic tank bukan berarti aman. Kami tetap kejar sampai ketemu. Ini bukti keseriusan kami memberantas narkotika,” tegasnya. Pihaknya juga memastikan kasus ini masih terus dikembangkan untuk membongkar jaringan yang lebih luas.

Pada akhirnya, sepintar-pintarnya nyimpen rahasia di tempat paling “nggak kepikiran”, tetap aja kebongkar kalau niatnya dikejar serius. Karena di urusan narkoba, yang dibuang ke bawah belum tentu hilang, bisa jadi malah naik lagi  lengkap dengan borgol di tangan. (tebe)

You Might Also Like

Sopir Program MBG Kejebak Sabu, Warga Depok Ikut Geger

JK Geram Tanahnya Diserobot, Menteri ATR Ngaku BPN Salah Fatal

Jaksa Ungkap Kejamnya AKBP Basuki: Teman Wanitanya Sekarat, Eh Malah Ditinggal Tidur

Niat Ingin Cepat Sampai, Malah Nyasar ke Hutan

Polda Jateng Minta Maaf, Sebut Nama Ormas saat Rilis Kasus Premanisme

TAGGED:ditresnarkoba polda jatengnarkobapolda jatengpolisi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemkot Semarang Siapkan Tiga SPPG Jadi Role Model
Next Article Masuk Musim Kemarau, Luthfi Cek Embung dan Irigasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rumah Bau Wangi Malah Tikus Kabur, Ramuan Dapur Jadi Andalan

Getah Karet Bawa Petaka, Bikin Kakek Mujiran Masuk Penjara 

Orang Berkurban Apa Boleh Makan Daging Kurbannya Sendiri?

Bikini Dulu Bikin Geger, Kini Malah Jadi Fashion Pantai Dunia

Sakit Kepala Gak Selalu Sepele, Otak Kadang Kasih Kode Pelan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Resbob (dua dari kiri) saat ditangkap petugas kepolisian.
Hukum

Pelarian Youtuber Resbob Berakhir, Penghina Suku Sunda Ditangkap di Semarang

Desember 17, 2025
Keluarga korban penembakan didampingi kuasa hukumnya, Zainal Petir, memberi pernyataan usai mendengar sidang tuntutan terdakwa Robig Zaenudin di PN Semarang, Selasa (872025). (bae)
Hukum

Robig di Pusaran Narkoba, Petir: Kenapa Seolah Sejak Awal Dilindungi?

April 24, 2026
HukumInfo

Pengadaan IFP Digitalisasi Pembelajaran Sekolah: Kejaksaan Periksa Sekda Provinsi Jateng

Maret 16, 2026
Hukum

Sat-set, Setahun Polres Banjarnegara Bongkar Ratusan Kasus Kriminal

Desember 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Polisi Buru Narkoba hingga Septic Tank
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?