Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Update OTT KPK Cilacap: Bupati dan Sekda Resmi Jadi Tersangka, Langsung Ditahan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Update OTT KPK Cilacap: Bupati dan Sekda Resmi Jadi Tersangka, Langsung Ditahan

R. Izra
Last updated: Maret 14, 2026 9:43 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Cilacap akhirnya naik level. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan dua pejabat penting di Pemkab Cilacap sebagai tersangka.

Mereka adalah Syamsul Auliya Rachman dan Sadmoko Danardono.

Penetapan tersangka ini diumumkan setelah keduanya menjalani pemeriksaan intensif selama 1×24 jam usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

Bacaaja: Siapa Tersangka OTT KPK di Cilacap? 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Termasuk Bupati dan Sekda
Bacaaja: BREAKING NEWS: Giliran Bupati Cilacap Kena OTT KPK

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan, penyidik menemukan cukup bukti terkait dugaan korupsi berupa pemerasan dan penerimaan uang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

“Berdasarkan kecukupan alat bukti, KPK menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan dan menetapkan dua orang sebagai tersangka,” kata Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

Setelah resmi jadi tersangka, Syamsul dan Sadmoko juga langsung ditahan.

KPK menahan keduanya untuk 20 hari pertama, terhitung mulai 14 Maret hingga 2 April 2026. Mereka kini mendekam di Rumah Tahanan Cabang Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.

Kasus ini bermula dari OTT yang dilakukan KPK pada Jumat (13/3). Dalam operasi tersebut, Syamsul dan Sadmoko ikut diamankan bersama sejumlah pihak lainnya.

Sebelum diterbangkan ke Jakarta, Syamsul sempat dibawa ke Polresta Banyumas untuk menjalani pemeriksaan awal oleh tim KPK.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, kasus ini diduga berkaitan dengan penerimaan uang yang berhubungan dengan proyek-proyek di Kabupaten Cilacap.

“Diduga ada penerimaan yang dilakukan oleh pihak bupati berkaitan dengan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Cilacap,” ujar Budi.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kasus ini pun menambah daftar kepala daerah yang tersandung OTT KPK dalam beberapa waktu terakhir. Kini, publik tinggal menunggu perkembangan penyidikan lebih lanjut dari lembaga antirasuah tersebut. (*)

You Might Also Like

Suspek Campak di Jateng Tembus 2.000 Kasus

Karpet Merah Prabowo untuk Prancis, Investasi Listrik Tenaga Nuklir di Indonesia

Catur Cina Nggak Main-main: Kudus Jadi Arena, Anak-anak Jadi Jagoan

Jaksa Nggak Mau Bebaskan Terdakwa Korupsi Kakao UGM

PSIS Masuk Fase Krusial: Tiga Laga Tandang, Satu Kandang

TAGGED:Bupati CilacapcilacapheadlineOTT KPKsekda cilacaptersangka
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Banjir merendam Kampung Mayangsari, Kalipancur, Semarang, Sabtu (14/3/2026). (ist) Banjir Kanal Barat Meluap setelah Hujan Deras, Permukiman Semarang Terendam
Next Article Jalur Tengah Jateng Siap Jadi Favorit Pemudik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo (baju batik) bicara dengan penasihat hukumnya saat sidang di Tipikor, Senin (15/6/2026). (bae)

Ngeri! Sudewo Tak Cuma Terima Gratifikasi Uang, Keris Nogososro Juga Diembat

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Mensesneg Sebut Anggaran MBG Dipangkas, Menkeu Purbaya: Belum Tentu

SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo (baju batik) ikuti sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (15/6/2026). (bae)

Ngeri Ya! Tak Cukup Korupsi di Pati, Sudewo Juga Terima Rp3,8 M dari Proyek Jalur Kereta

Gempita Piala Dunia 2026: Ketika Semarang Ikut Bermain di Luar Lapangan

Pajak 40 Persen Bikin Pengusaha Hiburan Deg-degan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

BRT Mogok-Mogok? Wali Kota: Servis Total Mulai Sekarang!

Desember 2, 2025
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat meninjau dapur MBG di Kabupaten Bandung Jawa Barat. Foto: dok.
Nasional

Skandal Dapur Fiktif dan Isu Minyak Babi di Wadah Makan MBG: DPR Desak Transparansi Total

September 22, 2025
KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
Hukum

Kiai Pati Ngaku Wali Cabuli 50 Santriwati: Digilir di Samping Kamar Istri, Mayoritas Korban Yatim-Piatu

Mei 4, 2026
Info

PAD Naik, Kepala Daerah Dapat Bonus? Usulan Tito Bikin Publik Garuk Kepala

Juni 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Update OTT KPK Cilacap: Bupati dan Sekda Resmi Jadi Tersangka, Langsung Ditahan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?