Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Stok Beras di Jateng Melimpah Tapi Harga Naik
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Stok Beras di Jateng Melimpah Tapi Harga Naik

Di atas kertas, stok beras Jateng sebenarnya aman, bahkan bisa dibilang melimpah. Sampai Agustus 2026, stok mencapai 4,34 juta ton, sementara kebutuhan hanya sekitar 2,8 juta ton. Artinya, ada surplus lebih dari 1,5 juta ton. Tapi ada satu hal yang bikin dahi berkerut: harga beras di pasar justru naik.

T. Budianto
Last updated: September 8, 2026 6:44 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
CEK STOK: Pimpinan Wilayah Bulog Jateng, Basirun mengecek stok beras di gudang Sumberejo, Kendal, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gubernur Jateng,  Ahmad Luthfi meminta kepada dinas terkait agar persediaan beras di Jateng bisa terdistribusi secara lancar hingga konsumen.  Sebab,  berdasarkan hasil pemantauan harga pada 2-6 September 2026 menunjukkan terjadi kenaikan harga beras di tingkat pengecer.

Karenanya, Luthfi menginstruksikan kepada Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) dan Bulog setempat untuk memperbanyak gerakan pangan murah dan intervensi pasar.

“Stok kita masih ada. Untuk antisipasi kenaikan harga beras, siapkan Satgas dan lakukan dengan cara yang sebelumnya seperti gerakan pangan murah, penyaluran bantuan pangan, penyaluran beras SPHP, dan memperbanyak kios pangan murah,” kata Luthfi saat menerima audiensi dengan Pimpinan Bulog Jateng dan Kepala Dishanpan Jateng di Semarang pada, Selasa, (8/9/2026).

Baca juga: Jateng Surplus Beras 1,5 Juta Ton

Pantauan di sejumlah pasar sudah dilakukan di Pasar Johar Semarang, Pasar Raya Kota Salatiga, Pasar Bandarjo Ungaran, Pasar Projo Ambarawa, Pasar Kendal, dan Pasar Jungke Karanganyar. Hasil pantauan menunjukkan terjadi kenaikan harga beras rata-rata sebesar 2,5 persen.

Di antaranya beras medium non-SPHP, harga naik 0,74 persen sampai 11,11 persen di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), dengan harga sekitar Rp14.000 sampai Rp15.000 per kilogram.

Beras premium naik 0,67 persen sampai 14,09 persen di atas HET, dengan harga sekitar Rp15.000 sampai Rp17.000 per kilogram. Beras SPHP, harganya relatif stabil, yaitu sekitar Rp60.000 sampai Rp62.000 per kemasan 5 kilogram.

Faktor Pemicu

Faktor pemicu kenaikan harga beras diduga karena harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani rata-rata Rp7.300 per kilogram, sedangkan Gabah Kering Giling (GKG) di tingkat penggilingan rata-rata Rp8.666 per kilogram.

Ditengarai distributor, sub-distributor, grosir, agen, hingga pengecer menahan penjualan karena tidak mau mengalami kerugian, akibat kenaikan harga GKP dan terhimpit dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditentukan pemerintah.  “Jangan sampai kenaikan harga beras menyulitkan masyarakat dan memicu inflasi. Segera lakukan intervensi, koordinasi dengan Bulog,” tegas Luthfi.

Kepala Dishanpan Jateng, Widi Hartanto menambahkan, pemantauan harga pasar terus dilakukan dengan dinas terkait. Operasi pasar juga teruss dilakukan untuk menjaga distribusi dan pergerakan beras. Salah satunya dengan memberikan bantuan pangan dan Gerakan Pangan Murah (GPM). “GPM saat ini sudah 1.083 kali dengan omzet Rp24,9 miliar,” ujar Widi.

Baca juga: Cuaca Lagi Galak, Sekda Jateng Bilang: Tenang, Beras Masih Aman

Wakil Pemimpin Wilayah Bulog Jateng, Gandi Prarista mengatakan,  penyaluran beras SPHP di wilayahnya sudah 100 persen. Penyerapan beras juga sudah 100 persen dari target. Untuk antisipasi elnino, ada tambahan target dari Bulog pusat untuk penyaluran 90 ribuan bantuan pangan selama tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.

“Secara umum ketersediaan beras masih cukup. Stok Bulog Jateng ada sekitar 300 ribu ton, dikurangi bantuan pangan itu maka akhir tahun masih ada 200 ribu ton, ini untuk beras medium. Masih ada untuk beras premium,” ujarnya.

Jadi persoalannya bukan berasnya habis. Berasnya ada, bahkan surplusnya banyak. Yang perlu dipastikan sekarang adalah jalannya: dari petani, gudang, distributor, sampai ke piring warga. Jangan sampai stok melimpah di data, tapi harga tetap bikin dompet megap-megap. (tebe)

You Might Also Like

Sawah Jangan Sampai Hilang, Jateng Minta Pusat Turun Tangan

Kasus Bullying Muncul Lagi, Sekolah Diminta Introspeksi

Data Akurat Jadi Dasar Kebijakan, Gubernur Dorong Sinergi Pemda dan Pelaku Usaha Dukung BPS

Petugas Irigasi Jateng Demo (Lagi), Tuntut Diangkat Jadi PPPK

Tanggul Jebol, 254 Warga Pekalongan Masih “Nginap” di Pengungsian

TAGGED:ahmad luthfibulogheadlinepemprov jatengstok beras jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article LAYANAN TERINTEGRASI - Kehadiran PLN Hub di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hadirkan layanan yang terintegrasi bagi pelanggan. PLN Hub di Kantor PLN UID DIY, Hadirkan Layanan Terintegrasi PLN Group
Next Article Imigrasi Sidak Kawasan Industri Kendal, Dua WNA Dideportasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Api Sumbing Padam, PR Berikutnya Pulihkan Hutan dan Saluran Air

Warga Mangunharjo Panen Melon Premium, Agustina Minta Kampung Lain Ikutan

Gunung Slamet Jadi Medan Tempur Atlet Trail Run Jateng

UCAPAN DUKA - Atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, meninggal saat berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026, di perairan Semarang Barat, Minggu (25/10/2026).. HADIRKAN SOLUSI - PLN Icon Plus hadirkan solusi digital dan ekosistem hijau dalam Simposium Teknologi Informasi (TI) Hulu Migas 2026, yang digelar Asosiasi IT Minyak dan Gas (AIMG) di Yogyakarta Marriott Hotel, 30 September–2 Oktober 2026.

Perkuat Kolaborasi Industri Hulu Migas, PLN Icon Plus Hadirkan Solusi Digital dan Ekosistem Hijau

UCAPAN DUKA - Atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, meninggal saat berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026, di perairan Semarang Barat, Minggu (25/10/2026)..

Tragis! Atlet Selam Jepara Meninggal saat Berlaga di Porprov Jateng 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Daya Tampung Siswa Baru Kota Semarang Naik 15 Persen

Maret 9, 2026
PERSETUJUAN RAPERDA - DPRD Jateng menyetujui Raperda Perlindungan Pekerja Informal dalam rapat paripurna, Rabu (17/6/20226). (dul)
Info

Kabar Gembira buat Ojol dan Pekerja Lepas, DPRD Jateng Setujui Raperda Perlindungan Pekerja Informal

Juni 17, 2026
SMPN 1 Trenggalek yang lagi viral.
Info

Guru SMPN 1 Trenggalek Dipukuli setelah Sita HP Siswa, Polisi Turun Tangan

November 4, 2025
Info

Tol Trans Jawa Masih Lengang tapi Polisi Udah Siaga

Desember 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Stok Beras di Jateng Melimpah Tapi Harga Naik
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?