Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tak Ada Pejabat Temui Massa Aksi, PMII Semarang: Mengecewakan! Kami Datang Bawa Kajian
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tak Ada Pejabat Temui Massa Aksi, PMII Semarang: Mengecewakan! Kami Datang Bawa Kajian

Capek-capek demo dan bawa kajian, nyatanya mahasiswa PMII yang demo di depan kantor gubernuran dan kantor DPRD Jateng, sama sekali tak ditemui pejabat.

R. Izra
Last updated: Juni 17, 2026 8:44 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
MAHASISWA MENGGUGAT - Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Semarang berjalan kaki menuju gedung DPRD Jateng, menuntut evaluasi total dan penghentian program MBG, Rabu (17/6/2026). (dul)
MAHASISWA MENGGUGAT - Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Semarang berjalan kaki menuju gedung DPRD Jateng, menuntut evaluasi total dan penghentian program MBG, Rabu (17/6/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Aksi mahasiswa PMII Kota Semarang di depan DPRD Jawa Tengah ternyata nggak cuma berisi orasi dan tuntutan politik. Massa aksi juga datang membawa hasil kajian akademik yang disusun selama hampir dua pekan oleh mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Semarang.

Namun, upaya untuk menyampaikan kajian tersebut secara langsung kepada para pengambil kebijakan belum berjalan sesuai harapan.

Ketua Korps PMII Putri (Kopri) Kota Semarang, Fardha Nihayatul Ulum, ngungkapin bahwa mahasiswa sebenarnya ingin berdialog langsung dengan pemerintah daerah maupun DPRD Jawa Tengah.

Bacaaja: PMII Semarang Turun Jalan Soroti MBG, Isyaratkan Gelombang Demo Belum Selesai
Bacaaja: Curhat Aktivis Undip: Bangun-bangun Ditangkap Polisi, Dibilang Tolol Ikut Aksi Demonstrasi

Bahkan sebelum turun ke jalan, mereka mengaku sudah hampir dua minggu mengumpulkan data, masukan, dan hasil kajian dari 15 komisariat PMII yang tersebar di berbagai kampus.

“Kami ingin berdialog secara langsung. Sebelum aksi ini berlangsung, kami sudah hampir dua minggu mengumpulkan kajian dari 15 kampus yang ada di Kota Semarang,” ujar Fardha, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, kehadiran mahasiswa di depan gedung DPRD bukan untuk bikin kericuhan atau sekadar menggelar aksi simbolis. Mereka ingin menyampaikan rekomendasi dan masukan yang disusun berdasarkan hasil penelitian dan diskusi akademik.

Karena itu, Fardha mengaku cukup kecewa saat tidak ada satu pun perwakilan pemerintah maupun DPRD yang menemui massa aksi hingga demonstrasi berlangsung.

“Sampai saat ini belum ada respons dari gubernur, wakil gubernur, wali kota, wakil wali kota maupun DPR. Padahal kami datang membawa kajian dan hasil penelitian,” katanya.

Bagi PMII, dialog antara mahasiswa dan pemangku kebijakan penting dilakukan agar kebijakan yang dibuat pemerintah nggak jauh dari realitas yang dirasakan masyarakat di lapangan.

Apalagi, kata Fardha, mahasiswa berusaha datang dengan pendekatan yang berbasis data dan hasil kajian, bukan sekadar menyampaikan kritik tanpa dasar.

Karena belum mendapat kesempatan berdialog, PMII memastikan aksi kali ini belum menjadi akhir dari gerakan mereka.

Mereka mengaku masih akan menunggu ruang komunikasi dibuka. Namun jika tidak ada respons dari pihak yang dituju, aksi lanjutan berpotensi kembali digelar dalam waktu dekat.

“Kami akan menunggu sampai bisa masuk dan menyampaikan kajian kami. Kalau tidak ada tanggapan, kemungkinan akan ada aksi lanjutan,” tegasnya.

Dengan kata lain, bagi PMII, demonstrasi kemarin bukan cuma soal turun ke jalan. Mereka juga ingin memastikan hasil kajian yang disusun mahasiswa dari 15 kampus benar-benar sampai ke meja para pengambil kebijakan dan nggak berhenti sebagai tumpukan dokumen semata. (dul)

You Might Also Like

Porprov 2026, KONI Jateng Segera Tentukan Venue Pertandingan

Bripda Rio Ikuti Jejak Satria Kumbara Jadi Tentara Bayaran Rusia, Brimob Aceh Murka

Jelang Paskah, Gereja “Disapu Bersih” Brimob

Sekda Minta Satpol PP Lebih Humanis

Proyek Kakao Fiktif, Tiga Dosen Bergelar Doktor Jadi Terdakwa

TAGGED:headlinekajianmahasiswaMBGpmiiSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MENCERDASKAN ANAK BANGSA - Ilustrasi guru honorer sedang mengajar siswa. Meski mereka berjuang sekuat tenaga mencerdaskan anak bangsa, nasib mereka acap kali terbaikan oleh kebijakan. Anggaran Lagi Diketatkan, Saleh Minta Nasib 1.814 Guru Honorer Jangan Diabaikan
Next Article BERI PENJELASAN - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memberi penjalasan kepada wartawan. (ist) BOP RT Rp25 Juta Segera Cair, Wali Kota Semarang Pastikan Penggunaannya Dikawal Ketat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MAHASISWA MENGGUGAT - Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Semarang menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Jateng, menuntut evaluasi total dan penghentian program MBG, Rabu (17/6/2026). (dul)

Usai Jaga, Dokter Muda Undip Ikut Demo di Semarang: Harga Obat Naik saat Rupiah Lemah

BERI PENJELASAN - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memberi penjalasan kepada wartawan. (ist)

BOP RT Rp25 Juta Segera Cair, Wali Kota Semarang Pastikan Penggunaannya Dikawal Ketat

MAHASISWA MENGGUGAT - Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Semarang berjalan kaki menuju gedung DPRD Jateng, menuntut evaluasi total dan penghentian program MBG, Rabu (17/6/2026). (dul)

Tak Ada Pejabat Temui Massa Aksi, PMII Semarang: Mengecewakan! Kami Datang Bawa Kajian

MENCERDASKAN ANAK BANGSA - Ilustrasi guru honorer sedang mengajar siswa. Meski mereka berjuang sekuat tenaga mencerdaskan anak bangsa, nasib mereka acap kali terbaikan oleh kebijakan.

Anggaran Lagi Diketatkan, Saleh Minta Nasib 1.814 Guru Honorer Jangan Diabaikan

MENGGUGAT MBG - Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Semarang menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Jateng, menuntut evaluasi total dan penghentian program MBG, Rabu (17/6/2026). (dul)

PMII Semarang Turun Jalan Soroti MBG, Isyaratkan Gelombang Demo Belum Selesai

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Truk Sumbu Tiga Dilarang Melintas Saat Mudik

Maret 15, 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penolakannya terhadap rencana Tax Amnesty Jilid III. Ia menilai kebijakan itu bisa merusak kredibilitas pemerintah dan justru memberi insentif bagi wajib pajak nakal.
Ekonomi

Menkeu Purbaya Tolak Tax Amnesty Jilid III: “Udah Dua Kali, Masa Mau Diulang Lagi?”

September 21, 2025
IHSG KEMBALI RONTOK - Ilustrasi bursa saham kembali nyungsep. IHSG kembali rontok.
Ekonomi

IHSG Rontok! Dua Hari Berturut Kena Trading Halt, Ekonomi Indonesia Bakal Ambruk?

Januari 29, 2026
Hukum

Ditolak Balikan Lagi, Suami di Temanggung Bacok Istrinya

Mei 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tak Ada Pejabat Temui Massa Aksi, PMII Semarang: Mengecewakan! Kami Datang Bawa Kajian
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?