Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Gerak Kilat Saat Musibah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jateng Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Gerak Kilat Saat Musibah

Jateng punya "stok" bencana yang nyaris lengkap. Mulai dari banjir, rob, longsor, gunung meletus, hingga kekeringan. Karena itu, Gubernur Ahmad Luthfi menyebut Jateng layaknya "minimarket bencana".

T. Budianto
Last updated: Agustus 2, 2026 4:07 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PELANTIKAN PMI JATENG: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menghandiri pelantikan pengurus PMI Jateng masa bakti 2026-2031, Jumat (31/7/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meminta Palang Merah Indonesia (PMI) memperkuat respons cepat dalam penanganan bencana di wilayahnya.

Menurut Luthfi, Jateng merupakan salah satu provinsi dengan potensi bencana yang sangat beragam, sehingga kehadiran PMI menjadi bagian penting dalam setiap operasi kemanusiaan.

“Jateng merupakan ‘minimarket’ bencana, mulai dari banjir, rob, tanah longsor, gunung meletus, dan lain sebagainya. Maka, tugas Palang Merah Indonesia adalah sebagai backbone (tulang punggung) untuk kegiatan kemanusiaan dan penanganan bencana di wilayah kita,” kata Luthfi saat menghadiri pelantikan Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah masa bakti 2026-2031, Jumat (31/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla melantik Ahmad Luthfi sebagai Pelindung PMI Jawa Tengah, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen sebagai Ketua Dewan Kehormatan, serta anggota DPR RI Haryanto sebagai Ketua PMI Jawa Tengah bersama jajaran pengurus lainnya.

Baca juga: Sepanjang 2025 Jateng Diterpa 361 Bencana

Luthfi menegaskan, tugas PMI tidak hanya sebatas mengelola donor darah. Organisasi kemanusiaan itu juga harus menjadi garda terdepan ketika terjadi bencana, mulai dari membuka dapur umum, memberikan pertolongan pertama, hingga membantu masyarakat terdampak.

“Dengan pengurus baru ini, diharapkan nanti kita melakukan quick response atau penanganan cepat. Jadi, dalam penanganan awal terkait bencana, PMI harus hadir,” ujarnya.

Ia berharap kepengurusan baru mampu melahirkan berbagai inovasi dalam penanganan bencana, mulai dari tahap mitigasi sebelum bencana, penanganan saat bencana berlangsung, hingga proses pemulihan setelah bencana. Menurutnya, selama ini PMI Jawa Tengah telah menjadi salah satu mitra strategis pemerintah dalam berbagai aksi kemanusiaan.

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, mengingatkan bahwa tugas utama PMI adalah mengurangi penderitaan masyarakat akibat bencana alam maupun peristiwa kemanusiaan lainnya. Karena itu, seluruh jajaran PMI dituntut selalu siap siaga.

“PMI tidak mempunyai kantor, tetapi mempunyai markas. Markas itu seperti markas polisi, kita siap 24 jam kalau ada apa-apa. PMI siap membantu masyarakat kapan pun kejadiannya,” kata Jusuf Kalla.

Rawan Bencana

Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi hal mutlak karena Indonesia berada di kawasan yang rawan bencana. Relawan PMI harus dibekali pelatihan yang memadai, didukung logistik yang cukup, serta peralatan yang siap digunakan sewaktu-waktu.

Ia juga mengingatkan bahwa kekuatan PMI sangat bergantung pada kepercayaan masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha. “Ada tangan di atas yang membantu, ada tangan di bawah yang menerima bantuan, dan kita berada di tengah. Hal itu hanya bisa terjadi kalau ada kepercayaan, baik dari masyarakat maupun pemerintah,” jelasnya.

Jusuf Kalla juga menyoroti ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino yang mulai dirasakan di sejumlah daerah. Menurutnya, dampaknya tidak hanya mengganggu sektor pertanian, tetapi juga menyebabkan masyarakat kesulitan memperoleh air bersih.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, PMI telah menyiapkan sekitar 200 truk tangki air yang siap didistribusikan ke berbagai wilayah terdampak di Indonesia.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Ada Korban Bencana yang Telantar

Sementara itu, Ketua PMI Jawa Tengah, Haryanto, melaporkan bahwa operasi kemanusiaan menghadapi kekeringan telah dilakukan di 14 kabupaten/kota.

Sebanyak 2,2 juta liter air bersih telah disalurkan melalui 433 kali pengiriman menggunakan 18 truk tangki. Bantuan tersebut menjangkau 88 desa di 48 kecamatan dengan total penerima manfaat mencapai 109.317 jiwa.

Meski demikian, Haryanto mengakui distribusi air bersih masih menghadapi kendala karena belum seluruh PMI kabupaten dan kota memiliki armada truk tangki sendiri.

“Setelah dilantik, kami bersama pengurus akan melaksanakan tugas pengabdian kemanusiaan, bersinergi dengan pemerintah daerah untuk membantu program-program di bidang kebencanaan, sosial, kesehatan, pembinaan generasi muda maupun relawan, dan pemenuhan kebutuhan dasar,” pungkasnya.

Kalau Jateng disebut “minimarket” bencana, semoga yang selalu buka 24 jam bukan cuma musibahnya. Tapi juga kesiapsiagaan para relawan yang datang lebih dulu sebelum warga kehilangan harapan. (tebe)

You Might Also Like

Sampah Jateng Tembus 6,4 Juta Ton Per Tahun, Baru 30 Persen Terurus

MBG: Keren di Konsep, “Anyep” di Lapangan, Akademisi Spill Masalahnya

KPK Balik Serang Sudewo, Sebut Eksepsi Bupati Pati Nonaktif Salah Kamar

DIY Dikepung Longsor: 59 Titik Terdampak

Semarang Nggak Mau Ada Warga Lapar

TAGGED:ahmad luthfiheadlinepemprov jatengPMI Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Agustusan di Semarang: Ada Layanan Gratis, Diskon Pajak hingga Pesta Rakyat Sepanjang Bulan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Gerak Kilat Saat Musibah

Agustusan di Semarang: Ada Layanan Gratis, Diskon Pajak hingga Pesta Rakyat Sepanjang Bulan

Agustina Ajak Warga Semarang Semarakkan Agustusan

Bayar Pajak Kendaraan Tak Jauh Lagi, Samsat Corner Juwana Resmi Dibuka

Lompatan Guru Makin Ngebut, Capai Rekor Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Rupiah Lagi Loyo, Jateng Pilih Rawat UMKM

Juni 8, 2026
HukumInfo

Siber Polda Jateng – FBI Bongkar Penipuan Pig Butchering di Solo: Targetkan Korban Warga Amerika Serikat, Kerugian Puluhan Miliar

Juni 1, 2026
Hukum

Niat Meniru Konten Dewasa, Guru SD Kini Tersandung Kasus

Juni 25, 2026
KOLASE FOTO TERSANGKA KORUPSI MBG - Kiri ke kanan: Eks-Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung.
Hukum

Korupsi MBG! Selain Dadan, 2 Purnawirawan Jenderal Ikut Ditahan Kejagung

Juni 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Gerak Kilat Saat Musibah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?