BACAAJA, SEMARANG- PSIS Semarang kembali menambah amunisi jelang menghadapi kompetisi musim 2026/27. Kali ini, Mahesa Jenar resmi mengikat bek senior Fabiano Beltrame yang diharapkan menjadi tembok kokoh sekaligus pemimpin di lini belakang.
Pemain yang telah berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) sejak 2019 itu bukan sosok asing di sepak bola nasional. Sepanjang kariernya, Fabiano pernah memperkuat sejumlah klub besar seperti Persela Lamongan, Madura United, Persib Bandung, Persija Jakarta, hingga Barito Putera.
Meski sudah menginjak usia 43 tahun, kualitas Fabiano dinilai belum luntur. Pada kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 bersama Barito Putera, ia masih tampil konsisten dan beberapa kali dinobatkan sebagai Player of the Match. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa pengalaman yang dimilikinya masih dibarengi performa yang kompetitif.
Baca juga: PSIS Semarang Degradasi, Yoyok Klaim Keuangan Mahesa Jenar Sehat
Asisten Manajer PSIS, Moch Reza Handhika mengatakan, perekrutan Fabiano bukan sekadar karena nama besarnya, melainkan karena performanya yang masih layak bersaing di level tertinggi.
“Selamat datang kepada Fabiano Beltrame di keluarga besar PSIS Semarang. Fabiano adalah pemain yang memiliki pengalaman luar biasa di sepak bola Indonesia. Namun yang menjadi pertimbangan utama kami bukan hanya pengalaman tersebut, melainkan performanya yang hingga saat ini masih berada di level yang sangat baik,” ujar Reza.
Pemain Muda
Menurutnya, Fabiano diharapkan tidak hanya memperkuat sektor pertahanan, tetapi juga menjadi mentor bagi para pemain muda di dalam skuad Mahesa Jenar.
“Musim lalu ia menunjukkan konsistensi yang luar biasa bersama Barito Putera. Kehadirannya kami harapkan tidak hanya memperkuat lini pertahanan, tetapi juga menjadi sosok pemimpin di dalam tim yang dapat membantu perkembangan para pemain lainnya. Dengan karakter, profesionalisme, dan kualitas yang dimilikinya, kami optimistis Fabiano akan memberikan kontribusi besar bagi PSIS dalam upaya mewujudkan target promosi ke Super League,” tambahnya.
Kedatangan Fabiano semakin melengkapi komposisi pemain belakang yang sedang dibangun PSIS untuk menghadapi persaingan musim depan. Klub asal Kota Semarang itu terus bergerak aktif di bursa transfer demi membentuk skuad yang siap bersaing merebut tiket promosi.
Baca juga: Balik Lagi! Thaufan Hidayat Pilih Tetap Berseragam PSIS
Kalau sepak bola cuma soal umur, mungkin Fabiano sudah lama berhenti. Tapi di lapangan, yang dihitung bukan angka di KTP, melainkan tekel yang bersih, duel yang dimenangkan, dan pengalaman yang tak bisa dibeli di bursa transfer. (tebe)

