Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Selatan Masih Diguyur Hujan hingga Akhir April
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jateng Selatan Masih Diguyur Hujan hingga Akhir April

T. Budianto
Last updated: April 24, 2026 12:12 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
POHON TUMBANG: Petugas BNPB Banyumas membersihkan pohon tumbang di Jl Raya Baturraden, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Purwokerto Utara, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, CILACAP- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ngasih sinyal waspada buat wilayah Jateng bagian selatan. Sampai akhir April 2026, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih cukup tinggi.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo bilang, kondisi ini masih dipengaruhi musim hujan yang belum benar-benar selesai.

Baca juga: BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih “Kering dari Biasanya”

“Seluruh wilayah Jateng masih dalam periode musim hujan, jadi potensi hujan lebat masih ada,” jelasnya, Kamis (23/4/2026). Untuk tanggal 23 April, hujan lebat diprediksi mengguyur wilayah barat Kabupaten Cilacap. Mulai dari Dayeuhluhur, Kedungreja, sampai Majenang dan sekitarnya.

Nggak cuma itu, beberapa wilayah di Banyumas seperti Sumbang, Baturraden, dan Kedungbanteng juga masuk radar. Begitu juga sebagian daerah di Purbalingga dan Banjarnegara.

Pusat Hujan

Lalu di periode 24-26 April, “pusat hujan” diperkirakan bergeser ke Cilacap bagian tengah hingga timur. Daerah seperti Kroya, Maos, sampai Cilacap Kota berpotensi kena guyuran intens. Wilayah lain yang juga perlu waspada antara lain Kemranjen, Sumpiuh, dan Tambak di Banyumas, serta Ayah dan Rowokele di Kebumen.

Kabar agak lega, mulai 27 sampai 30 April, BMKG belum melihat potensi hujan lebat di wilayah Jateng. Tapi tetap, selama beberapa hari ke depan, risiko bencana hidrometeorologi masih cukup tinggi.

Baca juga: BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat

Banjir dan tanah longsor jadi ancaman utama, terutama di daerah perbukitan atau yang drainasenya kurang oke. BMKG juga mengingatkan warga untuk rutin update info cuaca lewat aplikasi InfoBMKG atau kanal resmi lainnya, biar nggak ketinggalan perkembangan terbaru.  Selain itu, pemerintah daerah juga diminta bersiap melakukan langkah mitigasi supaya dampaknya bisa ditekan.

Cuaca sekarang kayak lagi “overthinking”, nggak jelas kapan reda, tapi intens terus. Jadi kalau langit mulai gelap, jangan cuma mikir estetik buat story… siapa tahu itu tanda buat siap-siap evakuasi, bukan sekadar cari angle. (tebe)

You Might Also Like

Lewat Perangko, Agustina Ajak Publik Rawat Sejarah Bangsa

Kebakaran TPA Jatibarang Gak Padam Diguyur Hujan, Masih Ada 2 Titik Asap

Saat Anak Muda Semarang Diajak Bikin Film

Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit, Warga Miskin Juga Dibela

Meet & Greet Densus Siap Keliling Sekolah-sekolah di Jateng, Disdik: Ini Sangat Penting!

TAGGED:bmkghujanprovinsi jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Anggota Polrestabes Semarang, Aipda Robig Zaenudin (baju putih) diperiksa sebagai terdakwa penembakan dalam sidang di PN Semarang, Selasa (17/6/2025). (bai) Kecurigaan Publik Terbukti! Aipda Robig Pembunuh Gamma Simpul Jaringan Sabu-sabu
Next Article Misi Kas Hartadi: Selamatkan PSIS!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

CEK ADUAN: Petugas sedang mengecek aduan masyarakat yang masuk via situs laporsemar.semarangkota.go.id. (ist)

Pemkot Semarang Klaim Selesaikan Ribuan Aduan dari Penerangan hingga Jalan Rusak

Ilustrasi babi hutan alias celeng.

Cerita Celeng Masuk Mimbar Masjid di Blora: Ditembak Mati, Dagingnya Dibuat Pesta Warga

Diduga Tipu Rp 380 Juta Bermodus PMB, Kuasa Hukum Desak Penyidikan

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan, dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). (dul)

BPBD Jateng: Penggunaan Api di Gunung Perlu Dikendalikan untuk Cegah Karhutla

CUCU PENDIRI NU - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Irfan Yusuf adalah cucu dari pendiri NU KH Hasyim Asy'ari. Ayah Gus Ifran, KH Yusuf Hasyim, adalah putra bungsu KH Hasyim Asy'ari dan Ny Nafiqah.

Menhaj Gus Irfan Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Akademisi: Ngono Ya Ngono, Neng Ojo Ngono, Gus . . .

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pemprov Dorong Percepatan Penyelesaian Sengketa Lahan di Jateng

April 13, 2026
EVAKUASI KORBAN - Tim gabungan berupauya mencari dan mengevakuasi korban gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Info

Info Terkini: Gempa NTT Renggut 47 Nyawa dan 5.000 Orang Mengungsi

Agustus 16, 2026
Ilustrasi kecelakaan bus penumpang. (grafis/wahyu)
Info

BREAKING NEWS: Bus Cahaya Trans Terguling di Tol Semarang, 15 Orang Tewas

Desember 22, 2025
SIDANG KORUPSI--Majelis hakim menyidangkan terdakwa korupsi Sudewo, Bupati Pati nonaktif, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (24/6/2026). (bae)
Hukum

KPK Balik Serang Sudewo, Sebut Eksepsi Bupati Pati Nonaktif Salah Kamar

Juni 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Selatan Masih Diguyur Hujan hingga Akhir April
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?