Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Desa Harus Jadi Tempat Aman Anak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Desa Harus Jadi Tempat Aman Anak

Nugroho P.
Last updated: September 18, 2026 1:50 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
RAMAH ANAK. Lingkungan tempat anak tumbuh ikut menentukan rasa aman dan perkembangan mereka. Karena itu, desa tidak cukup hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga perlu menghadirkan ruang yang nyaman bagi anak untuk belajar, bermain, bergaul, dan menyampaikan pendapat.
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Lingkungan tempat anak tumbuh ikut menentukan rasa aman dan perkembangan mereka. Karena itu, desa tidak cukup hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga perlu menghadirkan ruang yang nyaman bagi anak untuk belajar, bermain, bergaul, dan menyampaikan pendapat.

Pesan tersebut disampaikan Kapolres Banjarnegara AKBP Dr. Aruma Chandra Dewi, SIK, M.Krim saat kegiatan sosialisasi desa ramah anak dan parenting di Kampung Ilmu, Desa Sered, Kecamatan Madukara, Kamis (17/9/2026).

Menurut Aruma, menciptakan desa ramah anak bukan pekerjaan satu pihak. Keluarga, sekolah, pemerintah desa, masyarakat, hingga kepolisian perlu jalan bareng agar anak terlindungi dari kekerasan, eksploitasi, penelantaran, maupun berbagai ancaman lain.

“Desa ramah anak, perlindungan anak menjadi salah satu pilar utama. Anak perlu mendapatkan perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, maupun penelantaran,” kata Aruma.

Ia meminta masyarakat dan kader desa ikut peka melihat perubahan atau tanda-tanda ketika seorang anak sedang menghadapi persoalan. Jika ditemukan masalah, penanganan dan pelaporan perlu dilakukan secepatnya agar anak mendapat pendampingan yang aman.

Selain perlindungan, menurutnya, kebutuhan pendidikan dan kesehatan juga tidak boleh luput dari perhatian. Setiap anak memiliki bakat, minat, potensi, dan cara belajar yang berbeda sehingga lingkungan yang dibangun harus aman sekaligus inklusif.

“Upaya pencegahan juga diarahkan pada berbagai persoalan yang dapat mengancam generasi muda, di antaranya penyalahgunaan narkoba, judi online, bullying, dan tawuran,” ujarnya.

Peran orang tua, lanjut Aruma, juga sangat penting dalam membangun benteng perlindungan anak. Komunikasi yang terbuka perlu dibiasakan agar anak merasa nyaman bercerita ketika menghadapi masalah.

Orang tua juga diminta tidak lepas tangan terhadap aktivitas dan pergaulan anak. Penggunaan media sosial perlu diawasi secara bijak, sementara rutinitas keluarga yang positif bisa menjadi ruang bagi anak untuk tumbuh dengan lebih sehat.

Kapolres menegaskan, tugas Polri dalam persoalan anak tidak berhenti pada penegakan hukum. Kepolisian juga berupaya hadir melalui pendekatan yang lebih dekat dengan anak dan keluarga.

“Program Polisi Sahabat Anak, patroli sekolah, serta bimbingan hukum menjadi bentuk kehadiran Polri yang humanis, ramah, dan peduli terhadap anak,” jelasnya.

Masyarakat yang mengetahui atau menemukan persoalan yang melibatkan anak diminta tidak tinggal diam. Laporan dapat disampaikan kepada Polri melalui layanan 110 atau dengan mendatangi Polsek terdekat.

Menurut Aruma, desa ramah anak hanya bisa terwujud jika semua pihak ikut ambil bagian. Kolaborasi keluarga, sekolah, masyarakat, pemerintah desa, dan Polri menjadi kunci agar perlindungan anak tidak berhenti sebagai slogan.

“Dengan lingkungan yang aman, perhatian yang nyata, serta ruang bagi anak untuk tumbuh dan berpartisipasi, diharapkan tercipta generasi yang sehat, percaya diri, bertanggung jawab, dan mampu menjadi bagian dari kemajuan masyarakat,” tandasnya. (*)

You Might Also Like

Polisi Tangkap Rampok Sadis Boyolali di Kudus, Keluarga Korban Curiga Motif Utang Piutang

Haji 2026 Tetap Berangkat, Meski Timur Tengah Lagi Panas-Panasnya

Oplosan Elpiji Beromzet Miliaran Terbongkar di Semarang

Pesta Makan Lebaran Usai, Dinkes Semarang Ingatkan Ancaman Diare hingga Lonjakan Gula Darah

ISPA Karhutla Tembus 283 Ribu, DPR Desak KLB Nasional

TAGGED:banjarnegaradesakapolres banjarnegaraparentingtempat aman anak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PASTIKAN LAYANAN ANDAL - Dewan Komisaris PLN Icon Plus bertemu dan berdialog langsung dengan insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, untuk melihat dan memantau langsung dinamika di regional, serta memastikan layanan PLN Icon Plus tetap andal. Komisaris PLN Icon Plus Sambangi SBU Jawa Bagian Tengah, Pastikan Layanan Andal untuk Pelanggan
Next Article Zhang Yiming Bos Tik Tok Terkaya Se Asia, Harta Tembus Rp1.857 Triliun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jalan Sehat di Alun-alun Ngawi, Hadiah Umrah hingga Motor Jadi Rebutan

Ilustrasi hujan deras.

Waspada Cuaca Ekstrem di Semarang: 2-4 Hari Tak Hujan Justru Bisa Jadi Pertanda Bahaya

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wabug Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat memberi keterangan kepada awak media di Gedung Gradhika Kota Semarang, Senin (2/11/2026). (dul)

Gus Yasin Minta Penanganan Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo Berjalan Transparan

BANJIR SEMARANG: Warga berjalan menerjang banjir di wilayah Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang, Rabu (29/10/2025). (bae)

Bagaimana Prediksi Banjir di Genuk Tahun Ini? Begini Penjelasan BPBD Kota Semarang

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sudah lapuk di makan usia. (Ist)

Mengapa JPO Semarang Mangkrak Tak Terpakai? Djoko Setijowarno Soroti Infrastruktur Tak Inklusif

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SESAJI REWANDA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama anggota DPR RI, Samuel Wattimena saat menghadiri acara Sesaji Rewanda di Goa Kreo, Gunungpati, beberapa waktu lalu. (Foto: Humas Pemkot)
Info

Goa Kreo Makin Seru! Ada Sajian Musik Gratis Tiap Minggu Sepanjang Juni 2026

Juni 3, 2026
Ketua Apindo Jateng, Frans Kongi (kiri).
Ekonomi

Apindo Jateng Kecewa UMP 2026 Naik Tinggi, Bikin Pengusaha Megap-megap

Desember 25, 2025
Anggota Komisi VII DPR RI, Andhika Satya Wasistho. (ist)
Info

Ojol Bakal Masuk UMKM, Mas Dewan RI Andhika Minta Pemerintah Perhatikan Jaminan Sosial Pengemudi

Agustus 13, 2026
Olahraga

Sambut MU dengan Respek, Kapten ASEAN XI Tegaskan Siap Bikin Repot

Mei 28, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Desa Harus Jadi Tempat Aman Anak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?