Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Zhang Yiming Bos Tik Tok Terkaya Se Asia, Harta Tembus Rp1.857 Triliun
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Teknologi

Zhang Yiming Bos Tik Tok Terkaya Se Asia, Harta Tembus Rp1.857 Triliun

Nugroho P.
Last updated: September 18, 2026 2:09 pm
By Nugroho P.
6 Min Read
Share
Zhang Yiming
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Peta orang superkaya di Asia berubah lagi. Pendiri ByteDance perusahaan teknologi yang menaungi TikTok, Zhang Yiming, kini menempati posisi teratas setelah kekayaannya melesat hingga menyentuh 105 miliar dollar AS atau sekitar Rp1.857 triliun.

Contents
TikTok Bukan Satu-satunya Mesin UangTekanan TikTok AS Mulai MeredaLima Orang Terkaya di Asia

Angka tersebut berdasarkan Bloomberg Billionaires Index per 16 September 2026. Dengan nilai kekayaan yang sama-sama berada di level 105 miliar dollar AS, Zhang unggul dari miliarder India Gautam Adani karena pertumbuhan hartanya dalam beberapa waktu terakhir jauh lebih cepat.

Lonjakan kekayaan Zhang bahkan mencapai 40,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp712 triliun. Kenaikan tersebut membuat pria berusia 43 tahun itu untuk pertama kalinya tercatat sebagai orang terkaya di Asia.

Secara global, Zhang berada di peringkat ke-18 dalam daftar miliarder Bloomberg. Sementara itu, Gautam Adani berada dua tingkat di bawahnya, yakni posisi ke-20 dunia.

Sebelum menduduki posisi teratas di Asia, Zhang sudah lebih dulu dikenal sebagai orang terkaya di China. Kekayaannya kini meningkat lebih dari delapan kali lipat dibanding Maret 2019.

Pada saat itu, Bloomberg pertama kali mencatat kekayaan Zhang sekitar 13 miliar dollar AS. Perkembangannya kemudian melaju seiring membesarnya nilai ByteDance, perusahaan teknologi yang menaungi TikTok.

Kenaikan terbaru juga terjadi cukup cepat. Dalam waktu sekitar satu bulan saja, kekayaan Zhang bertambah lebih dari 12 miliar dollar AS setelah Bloomberg memperbarui valuasi ByteDance.

Valuasi tersebut mengacu pada penilaian sejumlah perusahaan investasi global, termasuk BlackRock, Fidelity Investments, dan T. Rowe Price. Perubahan nilai perusahaan akhirnya ikut berdampak langsung pada estimasi kekayaan sang pendiri.

Kondisi itu membuat Zhang mampu melewati posisi Adani. Kekayaan Adani sebelumnya sempat berada di kisaran 120 miliar dollar AS pada Juni, sebelum mengalami penurunan.

Perubahan bobot saham dalam indeks MSCI turut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi posisi kekayaan Adani. Pelemahan pasar yang dikaitkan dengan kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi juga ikut menjadi sorotan.

TikTok Bukan Satu-satunya Mesin Uang

Sebagian besar kekayaan Zhang memang masih berkaitan dengan ByteDance. TikTok menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan perusahaan berkat jumlah pengguna dan jangkauannya yang sudah meluas ke berbagai negara.

Namun, ByteDance kini tidak cuma mengandalkan bisnis video pendek. Perusahaan tersebut semakin agresif masuk ke sektor kecerdasan buatan atau AI.

ByteDance telah mengembangkan sejumlah produk berbasis AI. Salah satunya Doubao, chatbot yang cukup populer di China, serta Seedance yang dikembangkan sebagai model untuk menghasilkan video.

Masuknya ByteDance ke bisnis AI membuka jalur pertumbuhan baru setelah kesuksesan TikTok. Perusahaan kini punya peluang mengembangkan teknologi di luar ekosistem video pendek.

Lian Jye Su, kepala analis perusahaan riset Omdia, menilai Zhang masih mempertahankan fokus terhadap investasi AI. Pandangan tersebut muncul ketika TikTok masih menghadapi berbagai tantangan regulasi dan geopolitik, terutama di Amerika Serikat.

Menurut Su, pengembangan AI yang terus digenjot ByteDance dapat menjadi langkah strategis bagi perusahaan. ByteDance juga memiliki kumpulan data dari platform media sosial yang secara teori bisa dimanfaatkan untuk pengembangan dan pelatihan model AI.

Meski begitu, jalan ByteDance di industri AI bukan tanpa tantangan. Persaingan pasar AI di China semakin ramai dengan banyak perusahaan yang juga menggelontorkan investasi besar.

Produk AI memang bisa menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ByteDance. Namun, perusahaan tetap harus berhadapan dengan para pemain teknologi lain yang berlomba mengembangkan model dan layanan serupa.

Tekanan TikTok AS Mulai Mereda

Faktor lain yang ikut membantu mengerek valuasi ByteDance adalah mulai meredanya ketidakpastian terkait bisnis TikTok di Amerika Serikat. Isu tersebut selama beberapa waktu menjadi salah satu tekanan besar bagi perusahaan.

Pada awal 2026, ByteDance mengalihkan sebagian operasi TikTok di AS kepada investor Amerika. Langkah tersebut membuat sebagian tekanan terhadap keberadaan TikTok di negara tersebut berkurang.

Bloomberg sendiri memperhitungkan risiko ketika menentukan nilai kekayaan Zhang. Karena ByteDance merupakan perusahaan swasta, indeks tersebut menerapkan diskon risiko sebesar 10 persen terhadap valuasi perusahaan.

Kenaikan harta Zhang juga mencerminkan perubahan dalam peta kekayaan Asia. Kekayaan dari sektor teknologi dan AI kini mulai bersanding dengan nama-nama besar yang selama ini dikenal lewat energi, infrastruktur, ritel, dan bisnis konvensional lainnya.

Di China, pengembangan AI juga terus mendapat suntikan investasi. Pemerintah Beijing menempatkan teknologi tersebut sebagai salah satu bagian penting dalam persaingan teknologi dengan Amerika Serikat.

Lima Orang Terkaya di Asia

Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index per 16 September 2026, lima nama teratas dalam daftar orang terkaya Asia adalah:

  1. Zhang Yiming – Pendiri ByteDance, China: 105 miliar dollar AS atau sekitar Rp1.857 triliun.
  2. Gautam Adani – Adani Group, India: 105 miliar dollar AS atau sekitar Rp1.857 triliun.
  3. Mukesh Ambani – Reliance Group, India: 81,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp1.438 triliun.
  4. Tadashi Yanai – Pendiri Uniqlo, Jepang: 63,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp1.127 triliun.
  5. Masayoshi Son – Pendiri SoftBank, Jepang: 53,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp953 triliun.

Dari lima nama tersebut, Zhang menjadi sosok yang kekayaannya paling lekat dengan perkembangan bisnis teknologi dan AI. Perubahan posisi ini sekaligus memperlihatkan bagaimana ledakan industri AI mulai ikut membentuk wajah baru kekayaan di Asia. (*)

You Might Also Like

Izin TikTok Dibekukan Komdigi, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

HP Xiaomi Mulai Lemot? Cek Sisa Umurnya

Cuma Modal HP Bekas, Rumah Bisa Aman 24 Jam: Ini 5 Aplikasi CCTV Gratisan yang Wajib Dicoba

Seberapa Bersih Udara yang Kita Hirup di Dalam Rumah?

153 Juta Data SIM Warga Dijual, FBI Bergerak

TAGGED:orang terkaya asiatiktokZhang Yiming
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Desa Harus Jadi Tempat Aman Anak
Next Article Guru China Gugat Posisi Bahasa Inggris di Sekolah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Razia Pajak ke Rumah Akhir September, Hoaks?

HP Xiaomi Mulai Lemot? Cek Sisa Umurnya

Guru China Gugat Posisi Bahasa Inggris di Sekolah

Zhang Yiming Bos Tik Tok Terkaya Se Asia, Harta Tembus Rp1.857 Triliun

Desa Harus Jadi Tempat Aman Anak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo.
Nasional

Kebebasan Berekspresimu Terancam Dibatasi, Komdigi akan Panggil TikTok dan Meta Buntut Demo di DPR

Agustus 28, 2025
Teknologi

HP Murah Makin Seret, Harga Memori Jadi Biang

Agustus 25, 2026
HP Infinix Note 60 yang bisa tersambung dengan satelit saat sinyal hilang.
Teknologi

Infinix Note 60: HP Murah Gak Bikin Kamu Tersesat, Bisa Nyambung Satelit Anti-Lost Contact!

Januari 20, 2026
Politik

Dana UMKM Diduga Tertahan Rp3 Triliun, Andhika Satya Desak DPR Panggil TikTok

Juli 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Zhang Yiming Bos Tik Tok Terkaya Se Asia, Harta Tembus Rp1.857 Triliun
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?