Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ditelepon Warga, Wagub Langsung Datangi Lokasi Banjir
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ditelepon Warga, Wagub Langsung Datangi Lokasi Banjir

Di saat banjir sudah 17 hari dan air tak kunjung pamit, warga Tirto, Pekalongan, akhirnya ambil jalur cepat: telepon Wakil Gubernur. Tak disangka, panggilan itu bukan cuma nyambung, tapi langsung ditindaklanjuti. Gus Yasin datang sendiri, lihat tanggul, dan janji alat berat segera bergerak.

T. Budianto
Last updated: Februari 2, 2026 2:23 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
MENINJAU SUNGAI: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen meninjau Sungai Sengkarang di Desa Mulyorejo, Minggu (1/2/2026). Kapasitas yang menyusut ditambah tingginya debit air menyebabkan sungai kerap meluap.(Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, PEKALONGAN- Pengaduan warga soal banjir berkepanjangan di Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, langsung direspons Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen. Begitu menerima laporan, ia tak menunggu rapat panjang. Lokasi didatangi, kebutuhan dicek, dan penanganan darurat disiapkan.

Gus Yasin mengaku, laporan itu ia terima saat sedang berada di Pekalongan untuk agenda lain. Salah satu warga kemudian menghubungkannya dengan empat kepala desa terdampak banjir: Mulyorejo, Tegaldowo, Karangjompo, dan Pacar.

Dari komunikasi tersebut, diketahui banjir sudah menggenangi wilayah itu selama 17 hari. Air tak cuma menghambat aktivitas, tapi juga bikin warga kelelahan secara fisik dan mental.

Baca juga: Lima Ribuan Tiket Kereta Api Dikembalikan Imbas Banjir Pekalongan

“Yang dibutuhkan sebenarnya tidak banyak, hanya alat berat untuk meninggikan tanggul. Ini bagian dari normalisasi sungai sekaligus membangun tanggul,” ujar Gus Yasin saat meninjau Sungai Sengkarang di Desa Mulyorejo, Minggu (1/2/2026).

Menurutnya, peninggian tanggul dan normalisasi sungai jadi langkah darurat yang masuk akal agar luapan air tak terus berulang setiap hujan datang. Ia juga menyoroti faktor lain penyebab banjir, yakni aktivitas di bantaran sungai.

Mudah Melimpas

Pemanfaatan yang tak terkendali membuat elevasi tepi sungai menurun, sehingga air lebih mudah melimpas saat debit naik. Salah satu warga Desa Tegaldowo, Harmonis, mengaku memberanikan diri menghubungi Wagub karena tahu Gus Yasin sedang berada di Pekalongan, tepatnya menghadiri acara di Pondok Pesantren Roudhlotul Qur’an, Wonopringo.

“Telepon pertama memang nggak diangkat, tapi beliau nelpon balik,” kata Harmonis. Menurutnya, kebutuhan warga jelas: tanggul ditinggikan supaya banjir tak jadi langganan.

Kepala Desa Tegaldowo, Budi Junaidi menegaskan, banjir sudah sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Ia berharap normalisasi Sungai Sengkarang segera dilakukan, karena luapan air terbesar berasal dari sungai tersebut. “Airnya meluap dari Sengkarang. Itu yang paling krusial,” ujarnya.

Baca juga: Banjir Kepung Pekalongan, Wagub Soroti Penanganan Berlapis

Sementara itu, relawan setempat Muhammad Nizar menjelaskan, banjir dipicu banyak faktor sekaligus. Mulai dari hujan lokal, kiriman debit air besar dari wilayah selatan, hingga limpasan Sungai Sengkarang. Kondisi rob di pesisir makin memperparah karena pembuangan air ke laut terhambat.

Meski pompa banjir sudah dioperasikan, kapasitasnya belum mampu menandingi volume air. “Pompa jalan terus, tapi debit airnya terlalu besar. Belum bisa 100 persen,” katanya. Relawan bersama warga kini membentuk posko darurat. Evakuasi difokuskan pada kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak, sementara pemuda memilih bertahan menjaga rumah.

Kasus Tirto membuktikan satu hal: kadang birokrasi bisa kalah cepat dari satu panggilan telepon. Tinggal dijaga saja, semoga setelah alat berat datang, banjirnya yang pergi, bukan cuma janjinya. (tebe)

You Might Also Like

Sampah di Jateng Mau Diolah Jadi Bahan Bakar Pabrik Semen, Gimik Atau Realita?

Kota Lama Paling Laris Selama Libur Nataru, Gratisan Memang Juara

BREAKING NEWS: Prabowo ‘Pecat’ Kepala BGN Dadan, 2 Purnwirawan Jenderal Ikut Dicopot

Mau Dagang Kok Minta Izin Dulu? DPR Sentil ART Prabowo-Trump

5 Tempat Sahur Murah dan Ramai di Semarang, Mana yang Kamu Suka?

TAGGED:banjir pekalonganheadlinepemprov jatengwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemprov Terjunkan Dokter Speling ke Lokasi Bencana
Next Article Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin. Foto: Dok. Polda Jateng. Diperiksa Polres Blora, Pria Penendang Kucing hingga Mati Terancam 1,5 Tahun Penjara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pikap Koperasi Merah Putih Masuk Selokan di Banyumas Hingga Terguling

Juli 10, 2026
Hukum

Kasus Pungli Batam Meledak, Pejabat Imigrasi Langsung Dicopot

April 8, 2026
Info

Daging Ikan Sapu-sapu Dimakan Boleh Nggak Sih? Ini Jawaban Jujurnya Banget

April 16, 2026
Sepak Bola

Manajer Timnas Buka Suara Soal Rencana Uji Coba Selama TC di Bali

Mei 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ditelepon Warga, Wagub Langsung Datangi Lokasi Banjir
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?