Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Angka HIV di Semarang Tembus 240 Kasus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Angka HIV di Semarang Tembus 240 Kasus

Mendengar angka 240 kasus HIV dalam lima bulan mungkin bikin sebagian orang langsung khawatir. Tapi Dinas Kesehatan Kota Semarang punya penjelasan lain.

T. Budianto
Last updated: Juni 3, 2026 5:28 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Ilustrasi HIV/AIDS
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang mencatat sebanyak 240 kasus HIV baru ditemukan selama periode Januari hingga Mei 2026. Namun, tingginya angka temuan tersebut tidak serta merta menunjukkan peningkatan penularan HIV di masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam menjelaskan, peningkatan jumlah kasus yang ditemukan lebih banyak dipengaruhi oleh semakin luasnya kegiatan skrining dan deteksi dini yang dilakukan pemerintah bersama berbagai komunitas dan organisasi pendamping.

Baca juga: Ngeri, Kasus HIV di Jateng Sampe 40 Ribu

“Kalau dulu pendekatannya lebih pasif, sekarang kita aktif turun ke lapangan. Semakin banyak orang yang diperiksa, semakin banyak kasus yang bisa ditemukan lebih awal,” ujar Hakam, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, Dinas Kesehatan tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Petugas kesehatan juga melakukan penjangkauan ke sejumlah titik yang menjadi sasaran pemeriksaan HIV, termasuk kelompok-kelompok yang memiliki faktor risiko lebih tinggi.

Selain itu, Kota Semarang juga memiliki program Lidya Dimari (Layanan Tes HIV dan Layanan ARV di Malam Hari). Program tersebut memberikan akses bagi masyarakat yang kesulitan memanfaatkan layanan kesehatan pada jam kerja untuk melakukan tes HIV maupun mengambil obat antiretroviral (ARV).

Temuan Kasus

Hakam mengungkapkan tingginya temuan kasus juga dipengaruhi banyaknya masyarakat dari luar Kota Semarang yang memanfaatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan HIV di ibu kota Jateng tersebut. “Kalau dihitung secara kasar, hampir 40 sampai 50 persen pasien yang mengakses layanan HIV di Kota Semarang berasal dari luar daerah,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Semarang, kelompok dengan proporsi temuan kasus tertinggi berasal dari laki-laki seks dengan laki-laki (LSL) sebesar 44 persen. Disusul pasien tuberkulosis (12 persen), pasangan risiko tinggi (11 persen), populasi umum (11 persen), pasien infeksi menular seksual (IMS) sebesar 9 persen, pelanggan pekerja seks 5 persen, dan wanita pekerja seks 2 persen.

Baca juga: Leptospirosis di Semarang Masih Tinggi, Dinkes Gelar OTT

Meski demikian, Hakam menegaskan HIV bukan lagi penyakit yang harus ditakuti selama penderita menjalani pengobatan secara rutin. Dengan terapi ARV yang tepat, jumlah virus dalam tubuh dapat ditekan sehingga kualitas hidup penderita tetap terjaga dan risiko penularan bisa diminimalkan.

“Saat ini HIV bisa dikendalikan dengan pengobatan yang tepat dan teratur. Karena itu masyarakat tidak perlu takut melakukan pemeriksaan. Semakin cepat diketahui, semakin baik hasil pengobatannya,” tegasnya.

Dinkes Kota Semarang juga mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan stigma maupun diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV (ODHIV). Sebab HIV tidak menular melalui interaksi sosial sehari-hari seperti berjabat tangan, berpelukan, berbagi peralatan makan, maupun bekerja bersama.

Ironisnya, banyak orang lebih takut mengetahui status kesehatannya daripada penyakit itu sendiri. Padahal HIV yang terdeteksi lebih awal bisa dikendalikan, sementara ketidaktahuan justru sering menjadi jalan pintas menuju masalah yang lebih besar. Kadang yang menakutkan bukan hasil tesnya, melainkan kebiasaan kita menunda untuk tahu. (dul)

You Might Also Like

Hidran Terkubur Cor, PDAM Gas Evaluasi

Pemkot Bangun Dapur Umum, Ribuan Warga Semarang Dapat Makan Gratis Tiap Hari

Pemerintah Sediain Rp60 T untuk Pemulihan Bencana di Sumatera, dari Mana Duitnya?

Road Map Pendidikan Solo 2026: Respati Perhatikan Kesejahteraan Guru dan Kualitas Sekolah

41 Perlintasan Liar di Jateng Resmi “Game Over”

TAGGED:dinkes kota semarangheadlineHIVODHApemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Awas, Polisi Pantau Pengendara yang Akali Plat Nomor
Next Article DADAN DITAHAN - Eks-Kepala BGN Dadan Hindayana langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (3/6/2026). (Tangkapan Layar Kompas TV) BREAKING NEWS: Pulang Haji Jadi Tersangka, Dadan Hindaya Langsung Ditahan Kejagung

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI BARANG BUKTI - Polisi mengevakuasi sepeda motor N-Max yang mengalami kecelakaan menabrak truk yang sedang diparkir di pinggir jalan, di Jalan Arteri Yos Sudarso, kawasan Cipta, Bandarharjo, Semarang Utara, Rabu (3/6/2026). (dul)

Niat Menepi Buat Istirahat, Truk yang Dikemudikan Broto Jadi Sasaran Tabrak N-Max

PUTUSAN SELA--Majelis hakim membacakan putusan sela kasus TPPU terdakwa Gus Yazid di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (3/7/2026). (bae)

TPPU Korupsi BUMD Cilacap: Eksepsi Kandas, Gus Yazid Bersiap Hadapi Saksi dan Bukti Jaksa

LAYANI PELANGGAN--Pelanggan warteg melayani pembeli di Semarang, Rabu (3/7/2026). (bae)

Dolar Melesat Rupiah Ambruk, Pelanggan Warteg Mulai Tinggalkan Lauk Ayam

BERI KETERAGAN - Kepala Dinkes Semarang, Abdul hakam, memberi keterangan kepada sejumlah awak media. (dul)

Jangan Jauhi ODHIV, Dinkes Semarang: HIV Nggak Nular dari Salaman atau Makan Bareng

Jalur Prestasi Kini Punya Racikan Baru, TKA Ikut Menentukan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Lari Pagi, Rebut Mobil Listrik: PSMTI Jateng Gelar Fun Run 2026

Februari 7, 2026
Menteri Purbaya, ya? Mungkinkah dia cuma jadi bayang-bayang Luhut Binsar Panjaitan, ikut-ikutan tanpa suara sendiri? Atau malah jagoannya Luhut yang siap jadi pemain cadangan di panggung besar?. Gambar ilustrasi: Tim Kreatif/dok. 
Ekonomi

Belum Sebulan Jadi Menteri, Ini Polah Menkeu Purbaya yang Bikin Geger

September 29, 2025
Olahraga

PSSI Buka Tender Apparel Timnas, Era Baru Jersey Garuda Segera Dimulai

Juli 2, 2025
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Selasa (16/9/2025).
Info

Wali Kota Agustina Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Candisari Semarang

September 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Angka HIV di Semarang Tembus 240 Kasus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?