Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PSIS Ogah Degradasi, Persela Siap Ganggu Pesta
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

PSIS Ogah Degradasi, Persela Siap Ganggu Pesta

Kadang hidup itu soal bertahan. Kadang juga soal jangan sampai jatuh terlalu dalam. Buat PSIS Semarang, laga lawan Persela Lamongan bukan cuma soal tiga poin. Ini soal gengsi, soal harga diri, dan yang paling penting: soal ogah masuk lubang playoff degradasi.

T. Budianto
Last updated: Februari 15, 2026 10:36 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
JUMPA PERS: Pelatih PSIS, Andri Ramawi didampingi gelandang Mahesa Jenar, Tegar Infantrie memberikan keterangan dalam sesi jumpa pers jelang laga putaran ketiga kontra Persela Lamongan di Stadion Jatidiri, Sabtu, (14/2/2026). (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gelandang Mahesa Jenar, Tegar Infantrie alias Fantrie, ngomong blak-blakan jelang duel panas di Stadion Jatidiri, Minggu (15/2/2026). Pesannya simpel tapi dalem: tim sudah paham maunya pelatih baru, sistem sudah klik, sekarang tinggal buktiin di lapangan.

“Teman-teman sudah tahu karakter pelatih. Sistemnya bagus. Semoga ini jadi pacuan buat menang di round ketiga,” kata Fantrie di sesi jumpa pers, Sabtu, (14/2/2026).

Bukan rahasia lagi, PSIS Semarang lagi ada di posisi nggak nyaman. Peringkat sembilan Grup Timur, poin 18, dan bayang-bayang playoff degradasi mulai kelihatan dari kejauhan. Belum jatuh, tapi sudah di bibir jurang.

Baca juga: Andri Ramawi Pelatih PSIS: Misi Bertahan Dimulai

Masuknya pelatih anyar Andri Ramawi dengan dukungan Direktur Teknik Angel Alfredo Vera diharapkan jadi shock therapy. Perombakan skuad juga sudah dilakukan. Energi baru, wajah baru, harapan baru.

Adaptasi jadi kata kunci. Nggak ada waktu buat pelan-pelan. Putaran ketiga ini ibarat episode penentuan: lanjut aman atau masuk babak tambahan yang bikin jantung copot.

Fantrie tegas, targetnya cuma satu: bertahan tanpa drama. “Target utama kami jelas. Bertahan tanpa harus lewat babak tambahan. Adaptasi cepat jadi senjata utama,” ujarnya.

Rekor Oke

Secara head-to-head, PSIS pantas pede. Dalam sepuluh pertemuan terakhir, Mahesa Jenar lebih dominan atas Laskar Jaka Tingkir. Bahkan Januari 2026 lalu, PSIS menang 1-0. Tapi sepak bola bukan soal nostalgia. Statistik nggak bisa cetak gol.

Di sisi lain, kubu Persela juga datang nggak main-main. Asisten pelatih Ragil Sudirman memastikan 26 pemain diboyong ke Semarang. Targetnya jelas: curi poin dan balas kekalahan.

Artinya? Ini bukan sekadar laga biasa. Ini duel dua tim dengan misi berbeda: satu ingin menjauh dari zona merah, satu lagi ingin jaga posisi di papan atas.

PSIS sendiri masih inkonsisten musim ini. Catatan 3 menang, 2 seri, dan belasan kekalahan jadi alarm keras. Tapi justru di titik inilah biasanya mental diuji.

Baca juga: PSIS Kunci Skuad: Thaufan-Kristof Jadi Puzzle Terakhir

Latihan difokuskan pada transisi cepat dari bertahan ke menyerang. Mental pemain juga dibenahi. Karena kadang yang bikin kalah bukan taktik, tapi rasa takut duluan. Laga di Jatidiri nanti bisa jadi titik balik. Atau malah jadi pengingat pahit kalau sepak bola itu kejam.

Dan di tengah semua strategi, statistik, dan janji kebangkitan, satu kalimat Fantrie terasa paling jujur: mereka cuma nggak mau masuk lubang playoff. Karena di kasta kedua, bertahan itu bukan cuma target. Kadang itu satu-satunya cara supaya mimpi nggak benar-benar terdegradasi. (tebe)

 

You Might Also Like

Saat 2.500 Langkah Sunyi Menghidupkan Solo

Temuan ICW: MBG Nguntungin Prabowo, Kerugian Ditanggung Publik

Rupiah Makin Keok! Tembus Rp17.926 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Jateng Kejar 970 Ribu Hektare Lahan Hijau

Pesawat ATR Indonesia Air Transport Rute Jogja-Makassar Hilang Kontak di Maros

TAGGED:datu nova fatmawatiheadlineMahesa Jenarpanser birupersela lamonganPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Andri Ramawi Pelatih PSIS: Misi Bertahan Dimulai
Next Article Warga yang membungkus air warna warni buat gebyuran Bustaman. Minggu (15/02/2026). (dul) Gebyuran Bustaman 2026: Ragam Tradisi Unik Sambut Ramadan di Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bidan Ngada Berjuang Terangi Persalinan Pakai HP

Kenapa Perempuan Lebih Rentan Cedera ACL?

Kenapa Bayi Tersenyum Saat Tidur? Ini Kata Dokter

Anak Ketahuan Bohong? Jangan Langsung Dimarahi

5 Kalimat Simpel Bikin Anak Makin Pede

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Polisi melihat TKP kecelakaan truk keramik di pertigaan Kertek, Wonosobo, Sabtu (27/12/2025).
Info

Detik-detik Kecelakaan Truk Keramik di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, 5 Orang Terluka

Desember 27, 2025
SAMPAIKAN TUNTUTAN - Peserta aksi massa memanjat gerbang kantor Gubernuran Jateng, di Semarang, Senin (13/6/2026). Massa menyampaikan 5 tuntutan rakyat, serta menyorot peran TNI-Polri yang banyak menduduki jabatan sipil, sebagai bagian dari gejala militerisme. (dul)
Info

Ribuan Mahasiswa Semarang Raya Kepung Gubernuran, Sampaikan Panca Tuntutan Rakyat

Juni 15, 2026
Daerah

Buruh Semarang Ngudoroso UMR, Wali Kota: Tenang, Tak Kawal…

November 25, 2025
Ilustrasi perang modern dengan alutsista canggih.
Info

Fakta Mengejutkan! Pakar Rusia Bilang Perang Dunia III Sudah Meledak, tapi Gak Disadari

April 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PSIS Ogah Degradasi, Persela Siap Ganggu Pesta
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?