BACAAJA, BANYUMAS – Sebuah mobil operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Ajibarang–Bumiayu, tepatnya di Desa Ciberung, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jumat (10/7/2026) siang. Kendaraan itu terguling setelah hilang kendali dan masuk ke selokan di pinggir jalan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Lokasi kecelakaan berada sekitar 200 meter di sebelah selatan pertigaan Ciberung.
Mobil pikap bermerek Mahindra itu diketahui sedang melaju dari arah Bumiayu menuju Ajibarang dengan kecepatan sedang. Namun di tengah perjalanan, kendaraan tiba-tiba oleng ke sisi kanan.
Tak mampu dikendalikan lagi, mobil keluar dari badan jalan dan terperosok ke selokan dengan kedalaman sekitar tiga meter. Benturan keras membuat kendaraan terguling dan mengalami kerusakan pada beberapa bagian.
Petugas Satlantas Polresta Banyumas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga sempat diatur agar tidak terjadi kemacetan.
Hasil pemeriksaan awal mengarah pada faktor kelalaian pengemudi. Polisi menduga sopir kehilangan konsentrasi karena mengantuk saat mengemudikan kendaraan.
Pengemudi berinisial DD (44), warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berhasil selamat dari insiden tersebut. Meski kendaraan mengalami kerusakan cukup serius, korban tidak mengalami luka berat.
DD hanya mengalami luka lecet pada bagian tangan kiri. Setelah mendapatkan pemeriksaan medis, kondisinya dinyatakan cukup baik dan diperbolehkan menjalani rawat jalan.
Tidak ada korban jiwa maupun pengguna jalan lain yang terlibat dalam kecelakaan ini. Karena merupakan kecelakaan tunggal, penyelidikan difokuskan pada penyebab hilangnya kendali kendaraan.
Akibat insiden tersebut, mobil operasional Koperasi Merah Putih mengalami kerusakan yang diperkirakan menimbulkan kerugian material sekitar Rp10 juta.
Polisi mengingatkan para pengendara agar tidak memaksakan diri berkendara ketika tubuh mulai lelah atau mengantuk. Kondisi fisik yang kurang prima dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.
Pengemudi disarankan segera mencari tempat istirahat jika mulai kehilangan fokus selama perjalanan, terutama saat menempuh rute yang cukup jauh.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bahwa rasa kantuk saat mengemudi tidak boleh dianggap sepele. Beristirahat beberapa saat jauh lebih aman dibanding memaksakan perjalanan yang justru bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Petugas juga mengimbau seluruh pengendara untuk selalu memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan serta menjaga konsentrasi penuh selama berkendara agar perjalanan tetap aman hingga tujuan. (*)

