Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Natal Bersama di Salatiga, Toleransi Bukan Cuma Slogan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Natal Bersama di Salatiga, Toleransi Bukan Cuma Slogan

Lapangan Pancasila jadi saksi kebersamaan. Orang dari berbagai daerah tumplek blek ikut misa Natal bareng. Pemandangan kayak gini rasanya makin langka, tapi di Salatiga justru jadi hal biasa.

Nugroho P.
Last updated: Desember 25, 2025 10:45 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Natal Bersama di Salatiga, Toleransi Bukan Cuma Slogan
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pesan toleransi terasa kuat di perayaan Natal 2025 di Salatiga. Kota ini lagi-lagi nunjukin kalau hidup rukun itu bisa dipraktikkan, bukan sekadar jargon acara. Datang ribuan orang, ibadah digelar sejak fajar di ruang terbuka.

Lapangan Pancasila jadi saksi kebersamaan. Orang dari berbagai daerah tumplek blek ikut misa Natal bareng. Pemandangan kayak gini rasanya makin langka, tapi di Salatiga justru jadi hal biasa.

Ansyel Wulantika Anthe, mahasiswa asal Maluku Utara, ikut merasakan hangatnya Natal di kota ini. Ini kali pertama dia merayakan Natal bareng di Salatiga. Jauh dari keluarga, tapi nggak merasa sendirian.

Dia datang bareng temannya dari NTT. Sejak pagi mereka sudah di lapangan, ikut ibadah bersama ribuan jemaat. Rindu rumah memang ada, tapi suasana kebersamaan bikin hati adem.

Menurut Ansyel, toleransi di Salatiga bukan cerita karangan. Di kampus dan lingkungan sehari-hari, perbedaan sudah jadi hal lumrah. Nggak ada drama, yang ada saling menghormati.

Cerita serupa datang dari Supardi, warga Salatiga yang sudah puluhan tahun tinggal di kota ini. Natal bersama seperti ini, kata dia, sudah lama berlangsung. Dan selalu ramai, damai, tanpa ribut identitas.

Anak-anak, orang tua, jemaat dari luar kota semua kumpul jadi satu. Nggak ada sekat, nggak ada kecurigaan. Rasanya sederhana, tapi justru itu yang bikin Salatiga beda.

Salatiga sendiri memang baru saja dinobatkan sebagai kota paling toleran di Indonesia. Pengakuan itu terasa masuk akal kalau lihat langsung warganya. Di sini, toleransi bukan proyek pencitraan.

Di tengah banyak kota sibuk pamer slogan persatuan, Salatiga memilih jalan sunyi: memberi contoh. Nggak banyak teriak, tapi konsisten menjaga hidup rukun. Kadang, yang paling dewasa memang yang paling tenang.

Perayaan ini juga dibarengi pembagian ribuan kado Natal untuk anak-anak. Ada juga doa bersama untuk saudara-saudara yang terdampak bencana. Toleransi di sini bukan cuma soal beda iman, tapi juga soal empati.

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), bilang, setiap insan harus memunculkan sikap saling menghormati antar umat beragama. Kebersamaan masyarakat Kota Salatiga jadi contoh nyata.

“Kita saling menghormati, kita saling mendukung, menjaga, dan salah satunya ada di kota Salatiga yang saat ini menjadi kota paling toleran se-Indonesia,” katanya. (bae/*)

You Might Also Like

Ceramah di Kampus Jadi Polemik, JK Terseret Laporan Serius

Aduh!! Viral Siswi SMA Disebut Pelakor Dilabrak Ibu-Ibu, Polisi Bongkar Kronologi Sebenarnya

Unik Banget, Bakal Ada Masjid Dibangun Dari Batu Giok

Tembok Ratapan Solo Viral, Aslinya Ada di Yerusalem Begini Aktifitasnya

Bikin Geger!! Bocah 20 Tahun Punya 41 Dapur MBG, Saipa Sosoknya?

TAGGED:natalnatal bersamasalatiga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Warga Aceh kibarkan bendera putih, mereka nyerah bantuan seret. Parah! Sudah Sebulan setelah Bencana, Ada Kampung di Aceh yang Masih Terisolasi
Next Article Bulog Jamin Stok Beras di Jateng Aman Hingga Juni 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Gunung Semeru Meletus Lagi Pagi Ini, Langit Lumajang Berubah

Desember 11, 2025
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto bersama 2 orang lain saat mendorong mobil mogok di lintasan KA Madukoro Kota Semarang, Selasa (13/1/2026) siang sesaat sebelum KA melintas. Foto: IST
UnikViral

Momen Kabid Humas Polda Jateng Selamatkan Mobil Mogok di Lintasan Rel KA Madukoro Semarang

Januari 15, 2026
Viral

Tiga Hari Dicari, Bocah Wangon Ditemukan di Aliran Sungai Tajum

Maret 3, 2026
Viral

Dua Tragedi Tol Maut Renggut 7 Nyawa di Jateng

Oktober 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Natal Bersama di Salatiga, Toleransi Bukan Cuma Slogan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?