Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Masuk Smart City ASEAN, Agustina: Jangan Kebanyakan Aplikasi, Warga Malah Bingung
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Semarang Masuk Smart City ASEAN, Agustina: Jangan Kebanyakan Aplikasi, Warga Malah Bingung

Masuknya Kota Semarang ke jaringan ASEAN Smart City Network (ASCN) bukan cuma soal prestise internasional. Bagi Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, pencapaian ini justru menjadi alarm untuk berbenah

T. Budianto
Last updated: Juni 21, 2026 9:02 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
MEMBUKA FGD: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng saat membuka Focus Group Discussion (FGD) II Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) di Ruang Lokakrida Balai Kota Semarang, Jumat (19/6/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Keberhasilan Kota Semarang bergabung dalam ASEAN Smart City Network (ASCN) menjadi titik awal bagi Pemerintah Kota Semarang untuk membenahi tata kelola kota berbasis teknologi agar lebih efektif dan terintegrasi.

Hal itu disampaikan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng saat membuka Focus Group Discussion (FGD) II Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) di Ruang Lokakrida Balai Kota Semarang, Jumat (19/6/2026).

Menurut Agustina, status sebagai bagian dari jaringan kota cerdas ASEAN harus dibarengi perubahan nyata dalam pelayanan publik. Ia menilai sudah saatnya berbagai aplikasi layanan milik organisasi perangkat daerah tidak lagi berjalan sendiri-sendiri.

“Smart city bukan perlombaan membuat aplikasi sebanyak-banyaknya. Yang paling penting adalah bagaimana data menjadi dasar pengambilan keputusan, teknologi menjadi solusi, dan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Baca juga: Soal Ketahanan Pangan, Semarang Bawa Solusi ke Panggung Nasional

Ia menegaskan, teknologi tidak akan memiliki arti jika hanya berhenti sebagai etalase digital tanpa digunakan masyarakat. Karena itu, Pemkot Semarang kini mempercepat integrasi berbagai layanan ke dalam satu platform utama, yakni Semarang Dalam Genggaman Saya (SDG’s).

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat diharapkan cukup mengakses satu pintu untuk berbagai kebutuhan layanan pemerintah. “Kalau aplikasinya bagus tetapi tidak dipakai warga, ya manfaatnya tidak ada. Makanya terus kami evaluasi supaya benar-benar mudah digunakan dan membantu masyarakat,” katanya.

Perkuat Sektor Ekonomi

Tak hanya pelayanan publik, konsep smart city juga diarahkan untuk memperkuat sektor ekonomi masyarakat. Melalui platform Waras Ekonomi, Pemkot membantu pelaku UMKM mengurus legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), sehingga lebih siap bekerja sama dengan perusahaan maupun investor yang membutuhkan dokumen resmi.

Menurut Agustina, banyak peluang bisnis yang akhirnya gagal bukan karena kualitas produknya kurang baik, melainkan karena pelaku usaha belum memiliki kelengkapan administrasi.

“Teknologi harus mampu menghilangkan hambatan birokrasi. Pemerintah harus hadir supaya UMKM lebih mudah naik kelas,” jelasnya. Ia berharap berbagai masukan dari kalangan akademisi, praktisi, dan anggota Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota dapat menjadi bekal dalam menyusun arah pembangunan smart city yang lebih matang.

Baca juga: Wali Kota Ajak ISEI Semarang Dukung “Waras Ekonomi”

Bagi Agustina, seluruh inovasi digital yang dibangun pada akhirnya harus bermuara pada satu tujuan, yakni menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, tepat sasaran, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Semarang. “Yang terpenting bukan teknologinya, tetapi manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Di era digital, ukuran kota cerdas bukan lagi siapa yang paling banyak bikin aplikasi. Sebab kalau setiap layanan punya aplikasi sendiri, yang pintar mungkin sistemnya, tapi yang bingung tetap warganya.  (tebe)

You Might Also Like

Laut Menghidupi, Digital Menguatkan

Agenda Besar Jokowi: Exit Strategi dan “Menolak Punah”

Hukuman Diperberat, Andhi Pusing Mikir Cara Balikin Rp152 Miliar Duit Korupsi ke Pemda Cilacap

Satu Desa di Jepara Terisolasi, Longsor Brutal Tutup Total Jalur Kajang–Tempur

Piala Dunia Tak Lagi Milik Raksasa Lama, Kekuatan Baru Bermunculan

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangsmart city
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BACA BUKU GRATIS - Dari mahasiswa, ojol, hingga karyawan swasta menjadikan Lapak Baca Gratis di Taman Ngaliyan, Semarang, sebagai tongkrongan 'penuh gizi'. Di Taman Baca Gratis, pengunjung bisa menikmati ragam bacaan, mulai dari buku-buku filsata, novel, hingga komik. (dul) Tongkrongan Mahasiswa sampai Ojol, Lapak Baca Gratis di Taman Ngaliyan Curi Perhatian
Next Article Nusakambangan Tak Cuma Penjara, Kini Panen Udang, Telur hingga Harapan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rektor SCU Soroti Dana MBG: Jangan Sampai Besar Anggaran, Kecil Dampaknya

JALANI SIDANG--Dua terdakwa kasus pencucian uang, Gus Yazid dan Andhi Nur Huda menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (5/8/2026). (bae)

Dituntut 6 Tahun Penjara, Gus Yazid Minta Dibebaskan dari Kasus Pencucian Uang Libatkan Letjen Widi

BERBINCANG SANTAI - Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo berbincang santai bersama BacaAja di depan kandang ayam miliknya. (dul)

Cara Unik Politikus PDIP Semarang Rawat Konstituen, Pelihara Ratusan Ekor Ayam

DEPORTASI WNA--WNA China pelaku love scamming yang sempat diamankan Imigrasi Semarang, akhirnya dideportasi ke negaranya. (ist)

Empat WN China Sindikat Love Scamming Dideportasi

BERI KETERAGAN - Kepala Dinkes Semarang, Abdul hakam, memberi keterangan kepada sejumlah awak media. (dul)

SPPG Karangturi Langgar 16 SOP, Dinkes Ungkap Penyebab Keracunan 707 Siswa-Guru SMKN 6 Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tumbuh

Limbah PLTU Disulap Jadi Paving Premium, Warga Binaan Ikut Cuan

September 9, 2025
Info

Soal Normalisasi Kali Plumbon, Pemkot Tunggu Pemerintah Pusat

Maret 5, 2026
Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Hukum

Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Diperiksa Semalam Suntuk di Mapolresta Solo

Juli 10, 2026
Bajaj, kendaraan roda tiga yang bisa untuk angkut barang maupun penumpang.
Ekonomi

Bajaj Bikin Angkut Barang Jadi Gampang, Bisa Bikin UMKM Tenang

Desember 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Masuk Smart City ASEAN, Agustina: Jangan Kebanyakan Aplikasi, Warga Malah Bingung
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?