Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Soal Normalisasi Kali Plumbon, Pemkot Tunggu Pemerintah Pusat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Soal Normalisasi Kali Plumbon, Pemkot Tunggu Pemerintah Pusat

Belum sempat ayam berkokok, warga Mangkang Kulon sudah kebagian “alarm” air bah. Tanggul Kali Plumbon jebol dini hari, air masuk ke rumah-rumah. Pemkot Semarang langsung gerak cepat bersihin lumpur. Tapi urusan perbaikan permanen? Masih nunggu pusat.

T. Budianto
Last updated: Maret 5, 2026 9:37 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BERI KETERANGAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memberikan keterangan kepada media. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng angkat bicara soal jebolnya tanggul Kali Plumbon di Mangkang Kulon, Rabu (4/3/2026) dini hari. Air sempat meluap ke pemukiman warga sebelum akhirnya surut dan menyisakan lumpur.

Menurut Agustina, urusan fisik sungai sebenarnya jadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Tapi karena dampaknya dirasakan langsung warga Kota Semarang, Pemkot nggak tinggal diam. “Jam 2 pagi tadi, sekarang sudah tinggal lumpurnya, ya itu sudah dibersihkan,” ujarnya.

Baca juga: 351 KK di Semarang Terendam Banjir, Dampak Tanggul Plumbon Jebol

Artinya, tim langsung turun tangan buat pembersihan dan perbaikan darurat sarana-prasarana warga terdampak. Skemanya? Berbagi tugas. BBWS urus sungainya, Pemkot bantu beresin dampaknya di permukiman.

Agustina juga menyinggung proyek normalisasi Kali Plumbon yang sempat tertunda sejak pandemi Covid-19. Harapannya jelas: kalau anggaran dari pusat sudah siap, perbaikan permanen jangan ditunda lagi.

Tunggu Realisasi

“Mudah-mudahan kalau tahun ini bisa diperbaiki,” katanya. Ia menyebut kehadiran Kementerian PUPR dan BBWS di lokasi jadi sinyal awal, tinggal realisasi anggaran yang ditunggu.

Nggak cuma Mangkang, wilayah Rowosari juga masuk radar perhatian. Secara kontur, kawasan itu lebih rendah seperti mangkok. Kalau debit air naik, potensi genangan lebih besar.

Solusinya? Penguatan tanggul dan penataan ulang struktur. Dari gambar teknis yang dilihat, ada bagian yang dibuat miring dalam prosesnya. Ke depan, Pemkot ingin langkah antisipatif lebih matang.

Baca juga: Banjir Mangkang, Sinyal Riskannya Infrastruktur Semarang

Selain urusan tanggul, Pemkot berencana memperlebar saluran drainase di titik-titik rawan. Tujuannya simpel: air kembali ke “jalurnya”, nggak mampir ke ruang tamu warga. “Karena jalur air itu tetap jalur air,” tegas Agustina.

Buat warga, yang penting bukan cuma lumpur cepat dibersihkan, tapi juga solusi jangka panjang benar-benar kejadian. Soalnya, kalau tiap musim hujan harus siap-siap jadi langganan banjir, bisa jadi yang paling kuat bukan tanggulnya, tapi kesabaran warganya. (tebe)

You Might Also Like

Bupati Kena OTT, Gubernur: Layanan Publik Harus Tetap Jalan

Polda Jateng Bongkar Praktik Oplosan Gas Melon di Semarang

Singapura Negara Terkaya Nomor 1 Dunia, Indonesia? Sama Malaysia Aja Kalah Jauh

Persibangga Bidik Liga 2: Wabup Purbalingga Optimis dengan Kepengurusan Baru

Ketika Warga Lebih Percaya Damkar daripada Polisi, Ada Apa? 

TAGGED:headlinekali plumbonpemkot semarangtanggu jebol
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dulu Kayak Jalur Offroad, Sekarang Mulus: Warga Sragen Kini Bisa Bernapas Lega
Next Article Utusan bos rokok HS Muhammad Suryo menjenguk pengendara Jupiter MX yang terlibat kecelakaan di Kulon Progo, Selasa (3/3/2026). Bos Rokok HS VC Korban Kecelakaan: Minta Maaf dan Janji Biayai Kuliah hingga Sarjana

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Semarang Zoo Kasih HTM 10 Ribu + Pelajar Masuk Gratis

Ilustrasi mobil diesel dan pesawat terbang. Harga avtur atau BBM untuk pesawat saat ini lebih mahal dari harga solar non-subsidi. (ai)

Avtur Lebih Murah dari Harga Solar, Terbang Jadi Lebih Hemat dari Naik Mobil Diesel?

Fenomena “Trial by Netizen” dan Krisis Etika di Ruang Digital

Turnamen FF, Event Clash Squad 4v4, yang digelar di Warmindo Mayoritas, Semarang, diserbu ratusan peserta.

Mode Clash Squad Kian Ngetren, Turnamen FF 4v4 di Warmindo Mayoritas Dipenuhi Peserta

Ganjar Pranowo menjadi pembicara dalam seminar nasional di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Samarinda.

Pesan Tegas Ganjar Pranowo: Jangan Takut Bersuara, Akal Sehat Harus Tetap Terjaga!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kondisi hutan yang sudah diubah menjadi lahan sawit. Sayangnya, lahan-lahan ini dikuasai oligarki dan sekarang dalam kondisi mangkrak. Menteri Nusron hanya menonton?. Foto: Greenpeace Indonesia
Nasional

3,1 Juta Hektar Lahan Sawit Ilegal Dibiarkan Mangkrak! Menteri Nusron Cuma Nonton?

September 10, 2025
Wali Kota Solo, Respati Ardi, menerima cedera mata dari Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di Loji Gandrung, Jumat (14/1/2026).
Daerah

Sajikan Kuliner Khas Solo, Respati Jajaki Kolaborasi Kota Berseri Bareng Wakil Walkot Bogor

Januari 16, 2026
Ilustrasi anak-anak main game online.
Tumbuh

Hati-Hati! Jaringan Terorisme Sasar Anak-anak Lewat Game Online

Januari 2, 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.
Hukum

BREAKING NEWS: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Langsung Digiring ke Jakarta

Maret 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Soal Normalisasi Kali Plumbon, Pemkot Tunggu Pemerintah Pusat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?