Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Viral Rusak, Dibilang Cuma Lumut, Drama Panggung Sanggabuwana Bikin Netizen Bingung
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Viral Rusak, Dibilang Cuma Lumut, Drama Panggung Sanggabuwana Bikin Netizen Bingung

Baru direvitalisasi, eh sudah viral lagi. Panggung Sanggabuwana jadi bahan omongan, ada yang bilang rusak, ada juga yang santai: “itu cuma lumut, biasa kok.” Jadi, ini masalah serius atau sekadar efek musim hujan?

T. Budianto
Last updated: April 7, 2026 9:11 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Panggung Sanggabuwana Keraton Surakarta. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA- Riuh soal kondisi Panggung Sanggabuwana makin ramai setelah video yang memperlihatkan dugaan kerusakan beredar luas di media sosial. Mulai dari isu atap bocor, cat mengelupas, sampai kayu yang disebut-sebut mulai lapuk.

Tapi versi berbeda datang dari pihak Badan Pelestarian Kebudayaan Wilayah X. Kepala BPK Wilayah X, Manggar Sari Ayuati bilang kalau yang terlihat itu kemungkinan cuma lumut, dan itu dianggap wajar.

Baca juga: Pemerintah Dorong Keraton Solo “Naik Level”

“Ini kan musim hujan, wajar kalau ada lumut sedikit. Apalagi bangunannya terbuka dan dominan warna putih, jadi kelihatan banget kalau ada noda,” ujarnya.

Menurut Manggar, saat kunjungan Menteri Kebudayaan beberapa waktu lalu, memang sempat terlihat ada lumut. Tapi kondisinya masih dalam batas normal, bukan kerusakan serius.

Pasca Revitalisasi

Soal isu lain kayak kebocoran atau kerusakan struktural, pihaknya mengaku belum menerima laporan resmi. Jadi, sampai sekarang belum bisa memastikan kondisi real di lapangan pasca-revitalisasi.

Di sisi lain, kubu Keraton lewat juru bicara KPA Singonagoro justru bilang kondisi di video itu nyata adanya. Bahkan ia menyayangkan jika revitalisasi yang niatnya bagus malah terkesan dikerjakan asal-asalan.

Baca juga: Menbud: Udah Didandani Masa Nggak Dipamerin? Keraton Kulon Mau Dibuka, Tapi Nggak Semua Setuju

Sementara itu, versi lain datang dari Lembaga Dewan Adat. Mereka menyebut video yang viral itu adalah dokumentasi lama, sebelum revitalisasi dilakukan. Kondisi sekarang, diklaim sudah jauh lebih baik dan terus dirawat.

Soal air yang disebut bocor, LDA bilang itu cuma tampias hujan yang masuk dari celah jendela, bukan kebocoran dari atap utama. Di tengah silang pendapat antara “cuma lumut” dan “sudah rusak”, publik cuma dapat satu hal yang pasti: kebenaran kadang ikut licin, seperti lumut di musim hujan. (tebe)

You Might Also Like

Praktisi PAUD: Fungsi Eksekutif Anak Dibentuk dari Pengalaman Hidup

Sekali Jalan Rp200 Ribu, Risiko Seumur Hidup Bui

Akhirnya Kena Juga, Sopir Bus Laka Krapyak Resmi Tersangka

Bupati Pati Sudewo Dilempari Massa saat Temui Demonstran: Saya Mohon Maaf

Kursi Masih Banyak Kosong, SMPN 3 Plered Ungkap Penyebab Sebenarnya

TAGGED:headlinekeraton solopanggung sanggabuwana
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ada-ada Saja, Aksi Lansia Bikin Heboh, Ratusan Batako Dihancurkan Tanpa Sebab
Next Article Ngobrol Santai Tapi Berat: Luthfi-Gus Yusuf Bedah Kemiskinan Sampai Isu BBM

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMBACAAN PUTUSAN - Suasana sidang pengucapan putusan sengketa Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres, di Ruang Sidang MK, Jakarta, Selasa (6/1/2026).

MK Nyatakan Tak Ada Bukti Gibran Punya Ijazah tapi Gak Bisa Memakzulkan, Kenapa?

Redam Debu Sisa Kebakaran, Jalan Sekitar Jatibarang Disiram

SERU - Ilustrasi nonton bareng (nobar) partai final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia melawan Thailand di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (5/10/2026) malam

Gila! Parkir Motor Nobar di Gubernuran Digetok Rp10.000, Pemprov Jateng Angkat Bicara

MBG Prasmanan Diuji, Siswa Bisa Nambah Sesuai Selera

DIGIRING PETUGAS: Seorang dosen, Mei Sulistyoningsih (kerudung putih), digirimg petugas dari ruang tahanan PN Semarang ke mobil tahanan, Selasa (6/10/2026). (bae)

Dosen Semarang Diadili dalam Kasus Penipuan Lomba Tari Piala Gubernur

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

AKRAB - Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri bersama GKR Hemas, Butet Kartaredjasa, dan Rano Karno, menikmati pameran seni rupa Mata Hati Soekarno, di Le Gareca Space, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (6/6/2026).
Info

Megawati-GKR Hemas Buka Pameran Mata Hati Soekarno: “Jangan Warisi Abunya, Warisi Apinya”

Juni 7, 2026
Sepeda motor remuk dihantam KA Harina di perlintasan Kokrosono, Semarang, Jumat (3/4/3306) sore. (ist)
Info

Sudah Diperingatin Tetap Nekat, Pemotor Tewas Ketabrak KA Harina di Kokrosono Semarang

April 3, 2026
Daerah

Lima Hari yang Nggak Boleh Cuma Jadi Seremoni

Oktober 16, 2025
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang. (ist)
Info

Sejumlah Sekolah di Jateng Ramai-ramai Tolak MBG, BGN Pasrah: Boleh Kok!

Maret 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Viral Rusak, Dibilang Cuma Lumut, Drama Panggung Sanggabuwana Bikin Netizen Bingung
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?