Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bukan Cuma MTQ, Semarang Mau Ajak Tamu Jalan-Jalan Susuri Jejak Para Wali
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Bukan Cuma MTQ, Semarang Mau Ajak Tamu Jalan-Jalan Susuri Jejak Para Wali

Kalau biasanya peserta MTQ pulang membawa pengalaman lomba, tahun depan Semarang ingin memberi oleh-oleh yang berbeda: cerita. Cerita tentang makam para ulama, masjid tua yang masih berdiri kokoh, gang-gang bersejarah, hingga wajah kota yang sejak dulu hidup dalam keberagaman.

T. Budianto
Last updated: Juni 2, 2026 6:55 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
ZIARAH MAKAM: Warga berziarah ke makam KH Sholeh Darat di TPU Bergota Semarang, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026, Kota Semarang tak hanya sibuk menyiapkan panggung lomba dan penginapan peserta.

Ada agenda lain yang sedang dirancang serius: mengajak para tamu “berjalan” menelusuri sejarah Islam dan keberagaman yang tumbuh di Kota Atlas. Pemkot Semarang menggandeng Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) untuk menyiapkan program heritage tour wisata religi yang akan menjadi bagian dari pengalaman peserta dan tamu MTQ selama berada di ibu kota Jateng tersebut.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan, MTQ bukan sekadar ajang membaca dan memahami Alquran. Lebih dari itu, momen ini menjadi kesempatan mengenalkan Semarang sebagai kota yang dibangun oleh banyak peradaban dan budaya.

“Semarang adalah kota yang dibangun oleh banyak peradaban. Melalui heritage tour religi ini, kami ingin para tamu MTQ pulang membawa cerita tentang jejak ulama, sejarah penyebaran Islam, dan semangat kerukunan yang hidup di Kota Semarang hingga hari ini,” ujar Agustina, Senin (1/6/2026).

Baca juga: Jelang MTQ Nasional, Agustina “Sowan Tour” ke Ulama

Dalam paket wisata tersebut, peserta akan diajak mengunjungi sejumlah destinasi religi yang punya nilai sejarah kuat. Mulai dari Makam Sunan Terboyo, Makam KH Sholeh Darat, Makam Ki Ageng Pandanaran, hingga Masjid Kauman Semarang yang menjadi salah satu saksi perkembangan Islam di kota ini.

Namun perjalanan tidak berhenti di sana. Asita juga menyiapkan paket wisata heritage yang menghubungkan berbagai ikon sejarah Semarang seperti Kota Lama, Lawang Sewu, Gereja Blenduk, hingga Pura Agung Giri Natha.

Keberagaman Budaya

Rute ini sengaja dirancang untuk menunjukkan bagaimana keberagaman agama dan budaya telah menjadi bagian dari identitas Semarang sejak lama. Konsep tersebut menjadi bagian dari strategi hospitality MTQ Nasional XXXI. Pemkot ingin para tamu tidak hanya merasa nyaman selama mengikuti perlombaan, tetapi juga mendapatkan pengalaman budaya yang berkesan.

Sementara itu, pelaksanaan MTQ Nasional XXXI akan memanfaatkan berbagai venue yang tersebar di sejumlah titik kota. Beberapa lokasi yang disiapkan antara lain Masjid Baiturrahman, Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Auditorium Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Kampus UIN Walisongo, Universitas Diponegoro, serta sejumlah gedung pemerintahan dan fasilitas publik lainnya.

Melalui kolaborasi dengan Asita, Pemkot Semarang berharap MTQ Nasional XXXI bukan hanya sukses dari sisi penyelenggaraan lomba, tetapi juga mampu memperkenalkan wajah Semarang yang kaya sejarah, kuat dalam syiar, dan terbuka terhadap keberagaman.

Baca juga: Semarang Bersiap Jadi Panggung MTQ Nasional 2026

Karena pada akhirnya, sebuah kota tidak hanya dikenang dari gedung yang dikunjungi, tetapi dari cerita yang berhasil dibawa pulang oleh para tamunya.

Kadang kita terlalu sibuk membangun panggung untuk sebuah acara, sampai lupa memperkenalkan rumah tempat acara itu digelar. Semarang tampaknya memilih jalan yang berbeda. Sebab MTQ akan selesai dalam hitungan hari, tetapi cerita tentang ulama, masjid tua, dan harmoni yang ditemui sepanjang perjalanan bisa tinggal jauh lebih lama di kepala para tamu daripada spanduk-spanduk penyambutan yang nanti akan diturunkan. (tebe)

You Might Also Like

Cerita Sampah yang Malah Bikin Untung di Bulusan

Pimpin HNSI Jateng, Bambang Wuragil Angkat Isu Kesejahteraan Nelayan

Hakim Belum Siap, Sidang May Day Ditunda

Transportasi Hijau? Semarang Pilih Bus Listrik!

Dadan Dikabarkan Ditangkap saat Kantor BGN Digeledah Kejagung, 2 Tokoh Lain Turut Diperiksa

TAGGED:agustina wilujengheadlineMTQ 2026pemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BEKAS ARTIS - Mantan artis ibu kota berinisial F, jadi tersangka penipuan investasi bodong dengan modus love scamming. Jaringan internasional yang berkantor di Solo Raya ini dibongkar oleh Polda Jateng. (ist) Bikin Bule AS Klepek-klepek, Mantan Artis Indonesia Terseret Love Scamming Rp41 Miliar
Next Article Mahasiswa Internasional Ikut Nongkrong di Perpustakaan Desa Campuranom

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Sudah 615 Kali Kebakaran, Pemprov Siagakan Relawan Kebencanaan

MTQ Tinggal Hitungan Hari, Tinggal Bikin Simpang Lima Kinclong

MENUNGGU KERETA--Penumpang menunggu kereta api berhenti di Stasiun Semarang Tawang. (ist)

KAI Semarang Tambah Kereta ke Jakarta Antisipasi Lonjakan Penumpang Imbas Erupsi

Erupsi Anak Gunung Krakatau, Belasan Penerbangan Semarang Terganggu

Rudal Iran Bikin Kapal Perang AS Terancam

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pemprov-Baznas Salurkan 8.000 Paket Sembako

Maret 14, 2026
Info

Balikpapan Setop MBG saat Libur Sekolah, Daerah Lain Kapan Nyusul?

Desember 23, 2025
Hukum

Usik Toraja, Pandji Kena Denda Kerbau Sebanyak Ini

November 5, 2025
HADIRKAN BERDAYA - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah membawa Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BERDAYA ke SMA SLB B Yakut Purwokerto, Rabu (5/8/2026) kemarin. PLN Icon Plus dorong siswa mengenali dunia industri dan teknologi komunikasi.
Info

Program BERDAYA PLN Icon Plus Hadir di SLB B Yakut Purwokerto, Kenalkan Dunia Industri dan Teknologi Telekomunikasi

Agustus 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bukan Cuma MTQ, Semarang Mau Ajak Tamu Jalan-Jalan Susuri Jejak Para Wali
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?