Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pesan Megawati saat Resmikan Monumen Kudatuli: Jangan Sampai Terulang Lagi!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Pesan Megawati saat Resmikan Monumen Kudatuli: Jangan Sampai Terulang Lagi!

R. Izra
Last updated: Juli 28, 2026 3:12 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
PERESMIAN MONUMEN KUDATULI - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama putra sulungnya Muhammad Prananda Prabowo, saat meresmikan monumen Kudatuli, Senin (27/7/2026).
PERESMIAN MONUMEN KUDATULI - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama putra sulungnya Muhammad Prananda Prabowo, saat meresmikan monumen Kudatuli, Senin (27/7/2026).
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996 ata sering disebut Kudatuli, menjadi sejarah kelam bangsa Indonesia dalam menggapai asa demokrasi. Peristiwa penyerangan kantor PDI itu menjadi salah satu pelanggaran HAM berat di Indonesia.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan agar tragedi Kudatuli 27 Juli 1996 tidak pernah terulang. Baginya, peristiwa itu menjadi pengingat pahit ketika kekuasaan lebih diutamakan daripada keselamatan rakyat.

Pesan tersebut disampaikan Megawati saat meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

Bacaaja: Megawati: “Kudatuli Bukan Debu Sejarah, Itu Luka Demokrasi yang Belum Selesai”
Bacaaja: 30 Tahun Kudatuli, Sekjen PDIP Desak Pemerintah Bongkar Kasus hingga Tuntas: Jangan Tutup Mata!

Megawati mengaku hingga kini masih sulit melupakan penyerbuan Kantor DPP PDI yang terjadi 30 tahun lalu. Ia menilai peristiwa itu seharusnya tidak pernah terjadi.

“Jangan terjadi lagi hal-hal yang terjadi seperti waktu 30 tahun itu. Hati saya miris. Mengapa pada waktu itu hanya kekuasaan yang dipikirkan? Mana kalian menyayangi rakyatmu?” kata Megawati.

Dalam kesempatan itu, Presiden ke-5 RI tersebut juga menyampaikan pesan kepada TNI dan Polri. Menurutnya, aparat negara lahir dari rakyat dan memiliki tugas utama melindungi masyarakat.

“Hai TNI, hai Polisi, kalian sebenarnya anak rakyat yang diberi kesempatan untuk membela rakyatmu. Camkan kata-kata saya ini,” ujarnya.

Megawati juga mengingatkan bahwa suara rakyat tidak akan pernah benar-benar bisa dibungkam. Ia meyakini rakyat akan selalu bangkit meski pernah mengalami tekanan.

“Akar rumput itu mau diinjak, mau dibunuh, pasti suatu saat akan kembali timbul,” tegasnya.

Monumen Jadi Pengingat Sejarah

Peresmian monumen dilakukan bertepatan dengan 30 tahun peristiwa Kudatuli atau Kerusuhan 27 Juli 1996.

Kudatuli merupakan penyerbuan terhadap Kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, di tengah konflik kepengurusan partai pada masa Orde Baru.

Berdasarkan data Komnas HAM, tragedi tersebut menyebabkan lima orang meninggal dunia, 149 orang mengalami luka-luka, dan 23 orang dinyatakan hilang.

Bagi PDIP, monumen ini menjadi simbol penghormatan kepada para korban sekaligus pengingat agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di Indonesia. (*)

You Might Also Like

Balikan Sama Mantan, PSIS Gandeng Riors buat Musim Baru

Reshuffle atau Rechef? Saat Dapur Kabinet Prabowo Mulai Kebakaran Gas Politik

Urus Kesehatan Nggak Pakai Ribet, Semarang Tekan Angka Stunting

Derita Warga Temanggung, 20 Tahun Kerja di Malaysia Gak Digaji

Macan Asia Beneran! Xi Jinping Pecat 9 Jenderal Busuk di Lingkaran Elit China

TAGGED:headlinekudatulimegawatimonumen kudatulipdipPrananda Prabowo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ANTAN PUNGGAWA TIMNAS - Kendal Tornado FC mendatangkan wing back M Fatchu Rochman. Mantan punggwa timnas U-19 itu berambisi membawa Kendal Tornado berlaga di Liga 1 pada musim depan. Kentod FC Datangkan Eks-Timnas Indonesia U-19, Bidik Target Besar Naik Liga 1
Next Article Viral Ayah Tewas Gara-Gara Ayam, Legislator Semarang: “Butuh Ayam? Ambil Saja di Rumah Saya”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MAKAN MBG--Siswa SDN Pendrikan Lor 02 Semarang menyantap MBG di bawah ruang kelas yang atapnya ambrol, Selasa (28/7/2026). (bae)

Siswa SDN Perdikan Semarang Makan MBG dengan ‘Lauk’ Was-was Ketiban Atap Ambrol

Viral Ayah Tewas Gara-Gara Ayam, Legislator Semarang: “Butuh Ayam? Ambil Saja di Rumah Saya”

PERESMIAN MONUMEN KUDATULI - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama putra sulungnya Muhammad Prananda Prabowo, saat meresmikan monumen Kudatuli, Senin (27/7/2026).

Pesan Megawati saat Resmikan Monumen Kudatuli: Jangan Sampai Terulang Lagi!

ANTAN PUNGGAWA TIMNAS - Kendal Tornado FC mendatangkan wing back M Fatchu Rochman. Mantan punggwa timnas U-19 itu berambisi membawa Kendal Tornado berlaga di Liga 1 pada musim depan.

Kentod FC Datangkan Eks-Timnas Indonesia U-19, Bidik Target Besar Naik Liga 1

BELAJAR PERTANIAN - Emak-emak Semarang bersama Yayasan El Wahid Foundation belajar pertanian hidroponik yang tak membutuhkan lahan luas.

Emak-emak Semarang Belajar Pertanian Hidroponik: Gak Perlu Lahan Luas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Kerusakan Jalan Pascabanjir di Silayur Langsung Diperbaiki

Mei 16, 2026
Hukum

Pocong Keliling Cari Gift, Endingnya Dijemput Polisi

Mei 28, 2026
TERDAKWA KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang. (bae)
Info

Sudewo Pengin Jadi Bupati Pati Lagi, Minta Doa Pendukung

Juli 21, 2026
Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Semarang berdiri megah di Jalan Suratmo Semarang. (bae)
Hukum

Berkas Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Masuk Tipikor Semarang

Juli 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pesan Megawati saat Resmikan Monumen Kudatuli: Jangan Sampai Terulang Lagi!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?