Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng-Jatim Jabat Tangan, Kerja Sama Dagang Tembus Rp2,9 Triliun
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Jateng-Jatim Jabat Tangan, Kerja Sama Dagang Tembus Rp2,9 Triliun

Kalau dua provinsi besar duduk satu meja, yang pindah bukan cuma kartu nama, tapi juga duit triliunan rupiah. Itulah yang terjadi di Semarang, saat Jateng dan Jatim sepakat bikin ekonomi jalan bareng, bukan adu cepat sendiri-sendiri.

T. Budianto
Last updated: Januari 30, 2026 3:27 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
KERJA SAMA DAGANG: Wagub Jateng, Taj Yasin bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indrar Parawansa menandatangani kesepakatan kerja sama antara kedua provinsi di Hotel Po. Semarang, Kamis (29/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng dan Pemprov Jatim resmi menguatkan kolaborasi ekonomi lintas daerah lewat gelaran Misi Dagang dan Investasi Jateng-Jatim di PO Hotel Semarang, Kamis (29/1/2026).

Forum temu bisnis antarprovinsi ini dihadiri Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen yang mewakili Gubernur Ahmad Luthfi, serta Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Hadir pula jajaran OPD, perbankan, Bank Indonesia, OJK, hingga asosiasi pengusaha dari kedua provinsi.

Taj Yasin menilai misi dagang ini jadi momentum penting, terutama bagi pelaku IKM dan UMKM, untuk memperluas pasar sekaligus memperkuat jejaring usaha lintas provinsi.

“Melalui misi dagang ini, potensi unggulan Jatim bisa semakin dikenal dan dimanfaatkan di Jateng sesuai kebutuhan daerah. Begitu juga sebaliknya, produk unggulan Jateng bisa jadi referensi pengembangan di Jatim,” ujarnya.

Baca juga: Realisasi Investasi Jateng Capai Rp 21,8 Triliun

Pemprov Jateng, lanjut Taj Yasin, berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif agar kerja sama yang terbangun tak berhenti di seremoni semata. “Kami berharap sampai penutupan acara, transaksi yang tercapai bisa signifikan dan memberi dampak nyata bagi perekonomian kedua provinsi,” katanya.

Misi dagang ini melibatkan 218 pelaku usaha dari kedua provinsi. Sejumlah sektor strategis pun langsung tancap gas dengan nilai transaksi jumbo. “Transaksi di sektor kopi, gula, dan komoditas lainnya bahkan ada yang nilainya tahunan di atas Rp100 miliar. Potensi sebesar ini memang harus terus difasilitasi pemerintah,” ujar Taj Yasin.

Langkah Positif

Sementara itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyebut misi dagang ke Jateng ini sebagai langkah awal yang sangat positif. “Ini pertama kalinya kami melakukan misi dagang dan investasi ke Jateng. Hingga pukul 13.00 WIB, nilai transaksi yang tercatat sudah mencapai Rp2,9 triliun,” kata Khofifah.

Dari angka tersebut, Jatim menjual produk senilai Rp2,658 triliun, membeli dari Jateng Rp184 miliar, serta mencatat investasi Jatim di Jateng sebesar Rp96 miliar. “Investasi ini salah satunya untuk mendukung program nasional. Di Jatim, lahan sawah yang dilindungi sudah terbatas, sehingga kami berinvestasi di Jateng,” jelasnya.

Khofifah merinci, transaksi mencakup komoditas kayu, telur, ikan, cengkeh, dan tembakau. Sementara Jatim memasok beras, kopi, daging ayam, hingga fillet dori ke Jateng. “Yang paling signifikan, sektor peternakan mencapai Rp1,1 triliun dan sektor perikanan Rp378 miliar. Ini starting point yang sangat baik untuk kerja sama kedua provinsi,” ujarnya.

Baca juga: Jateng Tawarkan Iklim Investasi Kondusif, 15 Proyek Strategis Siap Digarap

Sejumlah transaksi besar turut tercatat, mulai dari kerja sama penyediaan 1.800 ton jagung lokal kuning, pembelian beras oleh jaringan ritel senilai Rp126,5 miliar, hingga transaksi produk perikanan mencapai Rp142,8 miliar. Di sektor industri, transaksi besar juga terjadi, seperti industri hasil tembakau senilai Rp192 miliar dan kerja sama komoditas gula senilai Rp105 miliar.

Acara ini ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemprov Jateng dan Pemprov Jatim, serta komitmen kerja sama dan transaksi dari delapan pelaku usaha dan organisasi lintas provinsi.

Di tengah isu ekonomi yang sering bikin dahi berkerut, Jateng dan Jatim memilih cara sederhana: duduk bareng, saling beli, saling tanam modal. Hasilnya? Triliunan rupiah bergerak. Ternyata, kalau kolaborasi jalan, ekonomi nggak perlu banyak drama. (tebe)

You Might Also Like

Next Indonesia: Perluasan Jargas Jadi Kunci Tekan Subsidi LPG

BREAKING NEWS: Apindo Jateng Berduka, Frans Kongi Meninggal Dunia

Ratusan SD di Kudus Tanpa Kepsek, Guru Diajak Naik Level

Urusan Pajak, Jateng Naik Podium Nasional

Sudah Berlaku! Seks di Luar Nikah dan Living Together Bisa Bikin Masuk Penjara

TAGGED:headlinekerja sama dagangkhofifah indrar parawansapemprov jatengpemprov jatim
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mahesa Jenar Bertekad Revans
Next Article Ilustrasi jambret beraksi dengan mengendarai sepeda motor. Keluarga Jambret Gak Ridho Dunia-Akhirat, Komisi III Hentikan Kasus Hogi Minaya Sleman

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena saat konferensi pers, Kamis (5/3/2026). (ist)
Hukum

Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Naik Penyidikan, Siapa jadi Tersangka?

Maret 5, 2026
Daerah

Ribuan Perangkat Desa se-Indonesia Kumpul di Boyolali

Januari 6, 2026
Kondisi banjir rob yang menggenang di sebagian wiayah pesisir Kota Semarang dan Kabupaten Demak yang terus mengalami peningkatan dalam setiap tahunnya. Banjir dan rob ini, terjadi karena selain faktor alam (perubahan iklim) juga karena faktor kesalahan manusia mengelola alam. Foto: ilustrasi banjir Semarang
Info

“Solusi Gila” Undip Atasi Rob di Semarang: Ubah Air Rob Jadi Layak Minum

Oktober 30, 2025
Info

Lagi Cari Jodoh: Tiga Orang Utan Jantan Semarang Zoo Masih Jomblo

Januari 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng-Jatim Jabat Tangan, Kerja Sama Dagang Tembus Rp2,9 Triliun
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?