Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Next Indonesia: Perluasan Jargas Jadi Kunci Tekan Subsidi LPG
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Next Indonesia: Perluasan Jargas Jadi Kunci Tekan Subsidi LPG

Subsidi LPG 3 kg makin bikin dompet negara megap-megap, dan solusinya ternyata bukan sekadar potong anggaran. Direktur Eksekutif Next Indonesia Center, Christiantoko, bilang kuncinya ada di dua hal: perluasan jaringan gas rumah tangga (jargas) dan reformasi subsidi biar lebih tepat sasaran.

T. Budianto
Last updated: Oktober 12, 2025 12:54 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PERIKSA PIPA: Pekerja memeriksa pipa minyak booster station 27 milik PT Pertamina Gas Operation Central Sumatera Area (OCSA), Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (19/9). PT Pertamina Gas Operation Central Sumatera Area (OCSA) melalui Distrik Palembang mengoperasikan Booster Station KM 27 yang berfungsi menjaga kelancaran operasional sekaligus kehandalan penyaluran minyak mentah. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Pemerintah disebut lagi kena “pukulan ganda” gara-gara subsidi LPG yang terus membengkak, sementara impor gas juga naik-turun nggak karuan. Direktur Eksekutif Next Indonesia Center, Christiantoko menilai, satu-satunya jalan keluar adalah memperluas jaringan gas (jargas) dan membenahi cara subsidi disalurkan.

“Memperluas jaringan gas serta mereformasi mekanisme subsidi menjadi lebih tepat sasaran merupakan langkah penting untuk keluar dari jebakan ‘pukulan ganda’,” kata Christiantoko, Minggu (12/10).

Data yang dikumpulkan Next Indonesia Center nunjukin, subsidi LPG 3 kg sempat tembus Rp100,4 triliun di 2022 sebelum turun jadi Rp74,3 triliun pada 2023 dan naik lagi ke Rp80,2 triliun tahun ini. Di sisi lain, nilai impor gas juga fluktuatif, dari Rp37,6 triliun (2020) melonjak ke Rp72,7 triliun (2022), lalu turun sedikit di tahun-tahun berikutnya.

“Pemerintah terus berusaha jaga agar harga LPG tetap terjangkau, tapi beban subsidi dan impor ini saling menekan,” jelasnya.

Tambahan Anggaran

Saat ini, Kementerian ESDM udah dapat tambahan anggaran Rp8,55 triliun buat memperluas jargas rumah tangga dan eksplorasi batubara. Sementara itu, data penerima subsidi LPG masih terus dimatangkan, disinkronkan lewat BPS dengan data dari Kemensos, PLN, Pertamina, dan pihak terkait lain biar subsidi nggak salah sasaran.

Selain dua langkah utama itu, Christiantoko juga minta pemerintah buka peluang investasi infrastruktur gas dan dorong produksi domestik supaya ketergantungan impor bisa dikurangi.

“Transparansi perdagangan gas juga perlu ditingkatkan biar nggak ada celah buat aliran dana ilegal (illicit financial flow),” tambahnya.

Kalau langkah-langkah ini jalan bareng, bukan cuma beban subsidi yang bisa ditekan, tapi juga bikin energi nasional makin mandiri dan tahan gejolak harga global.  (*)

You Might Also Like

Megawati Main Kartu Uno, Hasto Balik Jadi Sekjen

Kongres Terutup PDI Perjuangan 2025: Strategi atau Ketakutan?

Kota Lama Makin Hidup, Bodjong Night Market Buka Sampai Subuh

Jangan Sampai Kehabisan! Ramadan Belum Mulai, KAI Udah Mulai Jual Tiket Mudik Lebaran

Jateng Panen Penghargaan: Layanan Kesehatan Ngebut, Warga Desa Ikut Ketularan Sehat

TAGGED:headlinekementerian esdmnext indonesia centerpertaminasubsidi elpiji
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dorong Inklusi, Nawal Yasin Minta Program Difabel Masuk ke Kecamatan Berdaya
Next Article Langit Tak Selalu Muram di Tangan Lek Joko Sang Pawang Hujan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Suami di Kebumen Ngamuk: Istri dan Mertua Tewas Dianiaya

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pemprov Gelar Cek Kesehatan Sopir Bus

Maret 11, 2026
Daerah

Kawin Anak di Semarang Kini Nggak Bisa Asal Gas

Januari 23, 2026
Alissa Wahid (kanan) dan eks-Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, berdialog tentang Prahara Agustus yang menimbulkan korban di berbagai daerah. (bae)
Hukum

Alissa Wahid Tantang Polisi Buka CCTV: Biar Kasus Kematian Iko Unnes Terang Benderang

September 11, 2025
Ekonomi

Semarang Masih Sepi Koperasi Merah Putih, Baru Satu Jalan Duluan

Mei 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Next Indonesia: Perluasan Jargas Jadi Kunci Tekan Subsidi LPG
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?