Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ada yang Beda! Pulang Haji Jemaah Sulawesi Selatan Pakainnya Warna Warni Banget
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Ada yang Beda! Pulang Haji Jemaah Sulawesi Selatan Pakainnya Warna Warni Banget

Deretan gamis, abaya, dan pakaian muslim dengan aneka warna cerah terlihat mendominasi rombongan. Ada yang mengenakan warna ungu, hijau, merah muda, biru langit hingga kuning keemasan. Perpaduan warna tersebut menghadirkan kesan meriah yang sulit untuk tidak diperhatikan oleh siapa pun yang melintas.

Nugroho P.
Last updated: Juni 7, 2026 9:01 pm
By Nugroho P.
6 Min Read
Share
Jamaah haji asal Sulawesi Selatan mengenakan baju warna warni yang menyedot perhatian.
SHARE

BACAAJA, JEDDAH – Suasana kepulangan jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, kembali menghadirkan pemandangan yang menarik perhatian banyak orang. Di tengah lalu lalang penumpang dari berbagai negara, rombongan jemaah asal Sulawesi Selatan tampil mencolok dengan busana muslimah berwarna-warni yang membuat suasana bandara terasa lebih hidup.

Deretan gamis, abaya, dan pakaian muslim dengan aneka warna cerah terlihat mendominasi rombongan. Ada yang mengenakan warna ungu, hijau, merah muda, biru langit hingga kuning keemasan. Perpaduan warna tersebut menghadirkan kesan meriah yang sulit untuk tidak diperhatikan oleh siapa pun yang melintas.

Pemandangan ini bahkan sudah menjadi cerita yang berulang hampir setiap musim haji. Ketika jemaah Sulawesi Selatan bersiap kembali ke Tanah Air, mereka kerap tampil kompak dengan busana khas yang dibeli selama berada di Arab Saudi. Tak jarang, rombongan tersebut terlihat seperti peserta peragaan busana yang sedang berjalan bersama menuju ruang keberangkatan.

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan tradisi tersebut sudah lama melekat pada jemaah asal Sulawesi Selatan. Menurutnya, selama pakaian yang dikenakan tetap sesuai syariat dan tidak melanggar ketentuan agama, tradisi itu tidak menjadi persoalan.

Ia menilai kehadiran busana warna-warni justru menghadirkan suasana yang lebih hangat di tengah padatnya aktivitas pemulangan jemaah. Banyak orang yang tersenyum melihat kekompakan rombongan tersebut karena memberikan warna tersendiri setelah musim haji yang penuh perjuangan.

Bagi sebagian jemaah, membeli pakaian khas Arab Saudi memang menjadi agenda yang hampir tidak pernah terlewatkan. Saat memiliki waktu luang, mereka mengunjungi pusat perbelanjaan untuk mencari gamis, abaya, kerudung, hingga berbagai aksesori khas Timur Tengah yang dianggap menarik untuk dibawa pulang.

Tradisi berbelanja ini bukan sekadar mengikuti tren. Banyak jemaah menganggap pakaian yang dibeli di Tanah Suci memiliki nilai kenangan tersendiri karena menjadi bagian dari perjalanan spiritual yang sangat berharga dalam hidup mereka.

Ketika hari kepulangan tiba, pakaian-pakaian baru itu pun dikenakan secara bersamaan. Karena jumlahnya cukup banyak dan modelnya cenderung seragam, rombongan jemaah Sulawesi Selatan langsung mudah dikenali di antara kelompok jemaah dari daerah lain.

Momen tersebut sering mengundang perhatian petugas bandara maupun sesama jemaah dari berbagai negara. Beberapa bahkan terlihat mengamati dengan penasaran karena warna-warna cerah yang dikenakan para jemaah Indonesia memberikan kesan berbeda dibanding rombongan lainnya.

Meski tampil mencolok, para jemaah tetap menjaga sikap santun selama berada di area bandara. Mereka berjalan tertib, saling membantu sesama anggota rombongan, serta tetap menunjukkan keramahan yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

Banyak jemaah mengaku mengenakan pakaian baru itu sebagai bentuk rasa syukur setelah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Setelah menjalani perjalanan panjang dan penuh tantangan, mereka ingin merayakan kebahagiaan tersebut dengan cara yang sederhana.

Selain itu, busana yang dibeli di Arab Saudi juga menjadi simbol kenangan yang akan terus mengingatkan mereka pada pengalaman beribadah di Tanah Suci. Setiap kali pakaian itu dikenakan kembali di kampung halaman, ada cerita dan pengalaman spiritual yang ikut terbawa.

Fenomena ini juga memperlihatkan bagaimana budaya lokal tetap hadir di tengah ibadah yang diikuti umat Islam dari berbagai penjuru dunia. Masing-masing kelompok jemaah memiliki kebiasaan dan tradisi unik yang memperkaya warna pelaksanaan haji setiap tahunnya.

Jemaah asal Sulawesi Selatan dikenal memiliki kekompakan yang kuat. Hal tersebut tercermin tidak hanya dalam kebersamaan saat menjalankan ibadah, tetapi juga ketika mereka mempersiapkan kepulangan menuju Indonesia.

Di sejumlah sudut bandara, rombongan yang mengenakan busana dengan warna senada kerap menjadi latar foto keluarga maupun dokumentasi perjalanan. Banyak anggota keluarga yang ingin mengabadikan momen terakhir mereka sebelum meninggalkan Arab Saudi.

Kehadiran busana warna-warni tersebut juga menciptakan suasana yang lebih ceria di tengah perasaan haru karena akan meninggalkan Tanah Suci. Senyum dan tawa tampak menghiasi wajah para jemaah yang bersiap kembali berkumpul dengan keluarga di rumah.

Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, tradisi ini telah berlangsung cukup lama dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Karena itu, fenomena tersebut tidak lagi dianggap sebagai hal yang aneh, melainkan bagian dari identitas yang melekat pada jemaah daerah tersebut.

Walau demikian, para jemaah tetap mengutamakan nilai kesederhanaan. Busana yang dikenakan lebih dipandang sebagai bentuk ekspresi kebahagiaan dan kenangan perjalanan, bukan untuk menunjukkan kemewahan atau mencari perhatian.

Di tengah ribuan jemaah yang memadati bandara pada musim pemulangan haji, kehadiran rombongan Sulawesi Selatan dengan pakaian berwarna-warni memang menjadi pemandangan yang mudah dikenali. Warna-warna cerah itu seolah membawa energi positif di tengah kesibukan bandara.

Pada akhirnya, tradisi tersebut menjadi bagian dari cerita menarik setiap musim haji. Selain membawa oleh-oleh dan kenangan spiritual dari Tanah Suci, para jemaah juga membawa pulang identitas budaya yang membuat perjalanan mereka terasa semakin berkesan dan penuh warna. (*)

You Might Also Like

Drama Sidang Cerai Ridwan Kamil, Atalia-Emil Hari Ini Absen, Mediasi Gagal?

Joget di Ruang Operasi, Perawat Ini Viral

Pesawat Rusia Jatuh, Awak Pesawat Tewas Semua

Jualan Cilok di Negeri Ginseng, Eh..Viral Banget

Viral! Detik-detik Dokter Selamatkan Nyawa Balita di Pesawat, IDAI Sampaikan Ini

TAGGED:hajijemaah hajiunikviralwarna warni
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BAYI KAPIBARA--Induk kapibara mengasuh dua anaknya yang belum lama lahir di Semarang Zoo. (ist) Semarang Zoo Punya Penghuni Baru, Dua Anakan Kapibara Lahir
Next Article Dari Bali Sampai Madura, Sekolah Rakyat Terus Bertambah Cepat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Sudah 615 Kali Kebakaran, Pemprov Siagakan Relawan Kebencanaan

MTQ Tinggal Hitungan Hari, Tinggal Bikin Simpang Lima Kinclong

MENUNGGU KERETA--Penumpang menunggu kereta api berhenti di Stasiun Semarang Tawang. (ist)

KAI Semarang Tambah Kereta ke Jakarta Antisipasi Lonjakan Penumpang Imbas Erupsi

Erupsi Anak Gunung Krakatau, Belasan Penerbangan Semarang Terganggu

Rudal Iran Bikin Kapal Perang AS Terancam

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras datangi rumah penjual es gabus, Suderajat alias Ajat, ngasih motor dan modal. Ajat viral setelah dianiaya aparat yang menudingnya menjual pangan berbahaya.
Viral

Setelah Viral Ngaku Dianiaya Aparat, Ajat si Penjual Es Gabus Didatangi Polisi dan Dikasih Motor

Januari 28, 2026
Viral

Ketika Warga Lebih Percaya Damkar daripada Polisi, Ada Apa? 

November 25, 2025
Viral

Lagi Viral! Foto Jadi Action Figure Mini, Bisa Bergerak Pula, Ini Caranya!

September 8, 2025
Viral

Cimol Bojot, Jajanan Viral dari Garut yang Bikin Lidah Nggak Berhenti Ngunyah

September 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ada yang Beda! Pulang Haji Jemaah Sulawesi Selatan Pakainnya Warna Warni Banget
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?